Seorang Pria Ditangkap Usai Lempar Batu ke Pos Jaga Mapolres, Petugas Temukan Kata-kata Permusuhan terhadap Polisi di Ponselnya

Kompas.com - 27/04/2021, 14:58 WIB
Ilustrasi penangkapan Think StockIlustrasi penangkapan

KOMPAS.com - Seorang pria di Tarakan, Kalimantan Utara, ditangkap oleh aparat keamanan usai melemparkan batu ke pos jaga Markas Kepolisian Resor (Polres) Tarakan, Minggu (25/4/2021).

Sewaktu diinterogasi, lelaki berinisial MH (45) ini mengaku punya kebencian terhadap polisi.

Ketika ponselnya diperiksa, petugas menemukan banyak gambar polisi yang diedit dengan tambahan kata-kata kecaman dan permusuhan.

Baca juga: Benci Polisi, Pria Ini Lempar Pos Jaga Mapolres Tarakan dengan Batu dan Teriak Minta Ditembak

MH juga menuturkan, saat ponselnya mengalami masalah, ia menganggap hal tersebut gara-gara perbuatan polisi.

‘’Segitu bencinya dia sama polisi. Padahal, untuk apa polisi menyadap ponselnya, siapa dia saja kita enggak tahu. Apa pentingnya ponselnya disadap?” ujar Kepala Polres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira, Senin (26/4/2021).

Fillol mengatakan, pihaknya sedang mendalami sosok pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas tersebut, termasuk soal kondisi kejiwaannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

‘’Saat ini, kita masih dalami, apakah dia berpaham radikal atau paham lain. Kita sudah koordinasi dengan Polda Kaltara dan Tim Densus 88,” ungkapnya saat dihubungi Kompas.com.

Baca juga: Unggah Tulisan Tak Pantas soal KRI Nanggala-402, Seorang Polisi Ditangkap, Akan Diperiksa Maraton

 

Usai lempar batu, pria ini tantang polisi

Kondisi pos jaga Mapolres Tarakan Kaltara pasca dirusak oleh MH (45). MH disinyalir memiliki kebencian mendalam kepada petugas polisiDok.Fillol Praja Artadhira Kondisi pos jaga Mapolres Tarakan Kaltara pasca dirusak oleh MH (45). MH disinyalir memiliki kebencian mendalam kepada petugas polisi

Fillol menceritakan, peristiwa pelemparan batu ke pos jaga Mapolres Nunukan berlangsung pukul 10.20 Wita.

Pria tersebut masuk dari gerbang depan.

“Dia berlari membawa bongkahan batu. Kebetulan portal depan Polres belum sempat ditutup karena baru saja ada mobil keluar dari dalam, saat itulah dia dari jarak sekitar 3 meter melemparkan batu ke pos jaga,’’ tuturnya.

Baca juga: Usai Di-DM Polisi Virtual, Pemuda Ini Ditangkap, Dinilai Bikin Komentar Negatif Soal Gibran

Karena menemui serangan, dua petugas jaga segera mengambil senjata.

Setelah melemparkan batu, MH kemudian berteriak-teriak menantang dan mengancam polisi sambil memutar-mutar ikat pinggangnya.

‘’Dia teriak teriak menantang petugas, kalau berani bunuh saya, tembak saya,’’ bebernya.

Berhasil dilumpuhkan

Berdasar pengamatan mendetail, petugas yakin pria itu tak membawa senjata.

Petugas lalu melumpuhkan MH tanpa senjata.

Baca juga: Komplotan Pembobol ATM Ditangkap, Pernah Beraksi di 15 Lokasi, Sempat Kuras Rekening WN Jepang

‘’Kita tidak langsung ambil tindakan, lemparan pertama yang ternyata hanya sebuah batu saja yang kita khawatirkan. Dia juga tidak membawa tas, tidak memakai jaket. Karena ikat pinggang dia lepas, celananya melorot, di situlah anggota yakin dia tidak bersenjata. Kita langsung lumpuhkan tanpa senjata saat itu juga,’’ jelas Fillol.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Hanya saja, pecahan kaca melukai tangan salah satu personel.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Nunukan, Ahmad Dzulviqor | Editor: Khairina)

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Mengaku Anggota TNI, Seorang Pria di Klaten Curi Aki Motor

Regional
Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Wanita 25 Tahun yang Sempat Hilang di Kaltim Ternyata Dibunuh Sang Pacar

Regional
Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Tambah 2, Siswa SD Positif Covid-19 di Gunungkidul Jadi 7 Orang

Regional
2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

2 Siswa SMP Positif Covid-19, PTM Terbatas di Wonogiri Resmi Ditunda

Regional
Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Pasar Wage Baru Masuk Nominasi 7 Pasar Pangan Aman Tingkat Nasional, Pemkab Nganjuk Diganjar Penghargaan

Regional
Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Negatif Covid-19, Ibu dan Bayi Laki-laki yang Dilahirkan di RSLI Surabaya Dijemput Keluarga

Regional
5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

5 Warga Curi 2 Ton Kentang Food Estate, lalu Dijual ke Pasar, Ini Kronologinya

Regional
Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Longsor Membuat Akses Jalan Padang-Solok Lumpuh Total

Regional
6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

6 Hari Menghilang di Gunung Guntur, Begini Kondisi Ghibran

Regional
Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Pengakuan Pembentang Poster Saat Kunker Jokowi ke Cilacap: Saya Tidak Ditangkap

Regional
Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Kolaborasi Kompas Gramedia dan Kalbe Farma Hadirkan Vaksinasi untuk Warga

Regional
Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Buntut Penolakan Waduk Lambo, Masyarakat Adat Menutup Kantor Desa

Regional
As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

As Roda Patah, Suzuki Carry Tabrak Isuzu Panther di Ngawi, 6 Orang Terluka

Regional
Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Capaian Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama di Kota Tegal di Atas 90 Persen

Regional
Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Mantri Hewan Ditemukan Tewas Mengenaskan di Sumsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.