Dua Kakek Cabuli Bocah 8 Tahun Nyaris Diamuk Massa, Perbuatan Terbongkar gara-gara Laporan Teman Korban

Kompas.com - 23/04/2021, 21:44 WIB
Polres Bogor, Jawa Barat, meringkus dua kakek berinisial E (65) dan S (50) setelah mengakui seluruh perbuatan bejatnya di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021). KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSANPolres Bogor, Jawa Barat, meringkus dua kakek berinisial E (65) dan S (50) setelah mengakui seluruh perbuatan bejatnya di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021).

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Kepolisian Resor Bogor menangkap dua pria paruh baya setelah terbukti mencabuli bocah perempuan di Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Dua tersangka tersebut adalah seorang kakek berinisial E (65) dan S (50) yang mengakui seluruh perbuatannya ketika diperiksa polisi.

Korban merupakan perempuan berinisial TF (8) yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

"Tersangka ada dua orang kakek berinisial E dan S," kata Kapolres Bogor AKBP Harun saat konferensi pers di Mapolres Bogor, Cibinong Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (23/4/2021).

Baca juga: Lesu dan Tertunduk, Pelaku Bullying yang Lempar Bocah 10 Tahun ke Kali Minta Maaf

Terbongkar dari laporan teman korban

Harun mengatakan, kasus itu terbongkar setelah teman korban melapor ke ibu korban bahwa telah terjadi pencabulan ke korban oleh seorang kakek.

Kejadian itu sendiri diketahui dilakukan kepada sang anak pada sekitar bulan Maret lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Berawal dari orangtua korban mendapatkan informasi dari teman-teman korban bahwa anaknya sering diajak jalan oleh pelaku E, dimana pelaku E dan S tersebut pernah melakukan perbuatan tidak senonoh," ungkapnya.

Mengetahui informasi tersebut, kata Harun, orangtua korban yaitu RD pun menanyakan kepada anaknya, dan TP pun membenarkan hal tersebut.

Baca juga: Oknum Guru Cabuli Siswa Laki-laki Berkali-kali, dari Korban Masih SD hingga SMP

Kedua pelaku nyaris diamuk massa

Atas kejadian tersebut, orangtua korban kemudian bersama warga mendatangi pelaku E dan S untuk membawanya ke kantor polisi.

Kasus pencabulan tersebut sempat membuat heboh warga hingga kakek nyaris menjadi korban amuk massa.

"Menerima laporan adanya pencabulan itu kami langsung melakukan penyidikan, dimana dari hasil penyidikan E dan S terbukti telah melakukan pencabulan," ucapnya.

Baca selanjutnya: Dua Kakek Cabuli Bocah 8 Tahun, Baru Tahu Cabuli Korban yang Sama Saat Ditangkap

 

Korban diancam dan diberi uang

Saat pemeriksaan, kedua tersangka mengaku bahwa nafsu bejatnya bangkit ketika melihat korban yang sering mondar-mandir di saat malam hari di sekitaran kampung.

Saat melancarkan aksinya, pelaku sering kali membujuk korban dengan janji memberi sejumlah uang dengan nilai variatif sebesar Rp 20.000 sampai Rp 50.000.

Harun juga menyebutkan bahwa para tersangka mengancam akan membunuh korban apabila ia melaporkan kejadian itu kepada ibunya.

"Sementara korban masih satu, hanya masih didalami lagi. Sedangkan TSK langsung dilakukan penahanan," tuturnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan Pasal 81 dan atau Pasal 82 UU No 17 Tahun 2016 tentang perubahan kedua UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 5 miliar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Video Viral, Petugas PLN di Medan Diludahi Pelanggan Saat Menagih Tunggakan Listrik

Video Viral, Petugas PLN di Medan Diludahi Pelanggan Saat Menagih Tunggakan Listrik

Regional
Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar karena Langgar Prokes Covid-19, Ini Kata Danrem 161/Wira Sakti

Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar karena Langgar Prokes Covid-19, Ini Kata Danrem 161/Wira Sakti

Regional
Dandim TTU Minta Maaf kepada Keluarga 2 Pelajar yang Dianiaya Oknum Anggotanya

Dandim TTU Minta Maaf kepada Keluarga 2 Pelajar yang Dianiaya Oknum Anggotanya

Regional
Kronologi Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar di Rumah Korban hingga Babak Belur, Berawal Langgar Prokes Covid-19

Kronologi Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar di Rumah Korban hingga Babak Belur, Berawal Langgar Prokes Covid-19

Regional
Oknum PNS Tendang dan Tampar 2 Warga Tak Bermasker, Pelaku Ngaku Atas Inisiatif Pribadi

Oknum PNS Tendang dan Tampar 2 Warga Tak Bermasker, Pelaku Ngaku Atas Inisiatif Pribadi

Regional
Kepala Dinkes Magetan Gugur Setelah Terpapar Covid-19

Kepala Dinkes Magetan Gugur Setelah Terpapar Covid-19

Regional
Ratusan Orang Menerobos RSUD Kota Mataram untuk Jemput Paksa Jenazah Diduga Covid-19

Ratusan Orang Menerobos RSUD Kota Mataram untuk Jemput Paksa Jenazah Diduga Covid-19

Regional
Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Kilometer demi Vaksin Dapat Hadiah Motor

Kakek yang Kayuh Sepeda 15 Kilometer demi Vaksin Dapat Hadiah Motor

Regional
Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar yang Langgar Prokes Covid-19 hingga Babak Belur

Oknum TNI Diduga Aniaya 2 Pelajar yang Langgar Prokes Covid-19 hingga Babak Belur

Regional
Jokowi Minta Porang Tak Lagi Diekspor Dalam Bentuk Umbi, Ini Alasannya

Jokowi Minta Porang Tak Lagi Diekspor Dalam Bentuk Umbi, Ini Alasannya

Regional
Titik Terang Kasus TKW Cianjur yang Diduga Dianiaya Majikan di Arab Saudi

Titik Terang Kasus TKW Cianjur yang Diduga Dianiaya Majikan di Arab Saudi

Regional
Gara-gara Tersinggung Ditegur, Pria Ini Aniaya 4 Orang, 1 Tewas, 3 Luka-luka

Gara-gara Tersinggung Ditegur, Pria Ini Aniaya 4 Orang, 1 Tewas, 3 Luka-luka

Regional
Jawab Tantangan Ganjar Pranowo, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun Pasien Covid-19

Jawab Tantangan Ganjar Pranowo, Mahasiswa Unsoed Ciptakan Yoghurt Jamu untuk Suplemen Peningkat Imun Pasien Covid-19

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemprov Banten Minta Masyarakat Mau Divaksin Jenis Apapun

Percepat Herd Immunity, Pemprov Banten Minta Masyarakat Mau Divaksin Jenis Apapun

Regional
Kisah Korik Akbar, Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Salah Satunya Mantan Pacar

Kisah Korik Akbar, Menikahi 2 Perempuan Sekaligus, Salah Satunya Mantan Pacar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X