Oknum Guru Cabuli Siswa Laki-laki Berkali-kali, dari Korban Masih SD hingga SMP

Kompas.com - 15/02/2021, 17:53 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCKIlustrasi.

PADANG, KOMPAS.com--Seorang oknum guru Sekolah Dasar (SD) berinisial Z di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam Sumatera Barat ditangkap polisi karena mencabuli dua siswa laki-lakinya.

"Orangtua korban yang tidak terima anaknya dicabuli, melaporkan perbuatan pelaku ke kantor polisi. Pelaku kita tangkap pada Sabtu (13/2/2021) lalu," ujar Kasatreskrim Polres Bukittinggi Chairul Amri Nasution, Senin (15/2/2021) melalui telepon.

Lebih jauh dikatakan Chairul Amri, salah seorang korbannya sudah dicabuli sejak tahun 2013 lalu.

"Salah satu korban sudah berulang kali dicabuli oleh pelaku sejak kelas tiga SD hingga sudah SMP. Sedangkan korban satu laginya baru satu kali pengakuannya. Namun kita masih mendalaminya," ujarnya lagi.

Baca juga: Pelajar SMP Cabuli 4 Anak di Banyumas Ancam Akan Pukul Korban

Warga curiga pelaku sering jemput korban

Modus yang digunakan oleh pelaku adalah mengiming-imingi korbannya dengan uang belanja.

"Pelaku pertama kali melakukan perbuatan cabulnya pada tahun 2013 di rumah dinasnya. Pelaku menjemput korban ke rumahnya yang sebelumnya sudah dihubungi dengan telepon, " sebutnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terbongkarnya perbuatan pelaku karena curiganya ketua pemuda tempat korban tinggal karena pelaku sering menjemput korban.

"Dari kecurigaan tersebut, ketua pemuda itu menanyakan kepada korban apa saja yang sudah dilakukan pelaku kepada korban. Disitulah korban mengakui kalau sudah dicabuli," ujarnya.

Baca juga: Kaget Dengar Jeritan Tengah Malam, Istri Pergoki Suami Cabuli Anak Kandung

Penjara 15 tahun

Pelaku terancam hukuman penjara selama 15 tahun.

"Pelaku kita jerat dengan pasal 82 ayat 1 jo 76E UU No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo UU No. 17 tahun 2016 tentang peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 tahun 2016 tentang perubahan aturan kedua atas UU No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, "ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X