Bakal Ada Pos Jaga untuk Adang Pemudik di Perbatasan Kaltim

Kompas.com - 22/04/2021, 05:43 WIB
Gubernur Kaltim, Isran Noor bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Ketua DPRD Kaltim H Makmur HAPK serta jajaran Forkopimda Kaltim, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah di masa Pandemi Covid-19, di Mapolda Balikpapan, Rabu, (21/4/2021). Dok. Biro Humas Pemprov KaltimGubernur Kaltim, Isran Noor bersama Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Ketua DPRD Kaltim H Makmur HAPK serta jajaran Forkopimda Kaltim, menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Bidang Operasional Pengamanan Idul Fitri 1442 Hijriah di masa Pandemi Covid-19, di Mapolda Balikpapan, Rabu, (21/4/2021).

SAMARINDA, KOMPAS.com -Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur akan membangun pos jaga TNI dan Polri di daerah perbatasan untuk mencegah masuknya pemudik selama libur Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pembuatan pos-pos menyasar ke beberapa kabupaten yang berbatasan dengan wilayah di luar Kaltim, seperti Kabupaten Kutai Timur dan Mahakam Ulu, yang berbatasan dengan Malinau,  Kalimantan Utara dan Kabupaten Penajam Paser Utara yang menjadi pintu keluar masuk dari dan ke Kalimantan Selatan.

Aparat TNI/Polri dibantu Dinas Perhubungan berjaga di tiap pos, siap menindak tegas masyarakat yang nekat mudik keluar masuk Kaltim, tanpa alasan penting dan mendesak.

"Intinya 6 Mei hingga 17 Mei tidak ada mudik. Ini sama berlaku bagi orang, masuk dan keluar ke Kaltim dari jalur darat, laut dan udara," kata Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor usai rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolda Kaltim, Balikpapan, seperti ditulis Humas Setprov Kaltim, Rabu (21/4/2021).

Baca juga: Gubernur Kaltim Izinkan Warganya Mudik Lokal, tapi...

Isran hanya memperbolehkan mudik antar daerah di Kaltim yang ia sebut sebagai mudik lokal, asal memenuhi syarat dan memperhatikan protokol Covid-19.

"Kalau ada istilah mudik lokal antar wilayah di dalam Kaltim, belum diatur. Walaupun boleh, ya tetap taati aturan dan harus memenuhi persyaratan," ungkap Isran.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Isran meminta dukungan para bupati dan wali kota dalam upaya mencegah mobilitas masyarakat.

"Saya minta dukungan bupati dan wali kota agar menyampaikan ke masyarakatnya, kita masih kondisi pandemi Covid-19. Segalanya bisa terjadi dan kita tidak inginkan itu terjadi seperti negara India dan Eropa," ucap dia.

Baca juga: Nekat Mudik ke Sleman Tanpa Bawa Dokumen, Karantina Mandiri 5x24 Jam

Sebagai informasi, pemerintah pusat telah menetapkan larangan mudik lebaran mulai 6 hingga 17 Mei 2021 bagi seluruh masyarakat.

Hal ini diberlakukan agar menekan angka kasus penularan virus corona penyebab pandemi Covid-19 di Indonesia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Pria Tepergok Curi Bra di Wajo, Alasannya untuk Koleksi Pribadi

Video Viral Pria Tepergok Curi Bra di Wajo, Alasannya untuk Koleksi Pribadi

Regional
Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTU Meninggal akibat Covid-19

Mantan Ketua DPRD Kabupaten TTU Meninggal akibat Covid-19

Regional
Pemkab Karawang Akan Beri Beasiswa bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Pemkab Karawang Akan Beri Beasiswa bagi Anak Yatim Piatu Korban Covid-19

Regional
Hina Nakes karena Tak Terima Kakak Dinyatakan Covid-19, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

Hina Nakes karena Tak Terima Kakak Dinyatakan Covid-19, Pemilik Akun Facebook Dilaporkan ke Polisi

Regional
Covid-19 di Sulut Pecah Rekor Lagi, 3 Daerah Berada di Zona Merah

Covid-19 di Sulut Pecah Rekor Lagi, 3 Daerah Berada di Zona Merah

Regional
Vaksinasi Covid-19 di Kota Sorong Baru Capai 17 Persen dari Target 305.00 Jiwa

Vaksinasi Covid-19 di Kota Sorong Baru Capai 17 Persen dari Target 305.00 Jiwa

Regional
Viral, Video Oknum PNS Aniaya Warga Tak Bermasker, Bupati: Pasti Kita Tindak Tegas

Viral, Video Oknum PNS Aniaya Warga Tak Bermasker, Bupati: Pasti Kita Tindak Tegas

Regional
Kesal Disuruh Goreng Ikan, Istri Siram Minyak Panas ke Suami yang Sedang Berbaring

Kesal Disuruh Goreng Ikan, Istri Siram Minyak Panas ke Suami yang Sedang Berbaring

Regional
Kronologi Seorang Remaja Tewas Tabrak Pohon, Berawal Kejar Pengendara Motor

Kronologi Seorang Remaja Tewas Tabrak Pohon, Berawal Kejar Pengendara Motor

Regional
Target Vaksinasi 282.390 Warga Belum Tercapai, Ini Penjelasan Bupati Maluku Tengah

Target Vaksinasi 282.390 Warga Belum Tercapai, Ini Penjelasan Bupati Maluku Tengah

Regional
Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta karena Gelar Pesta Pernikahan: Kami Mengakui Kesalahan

Tokoh Agama di Jember Didenda Rp 10 Juta karena Gelar Pesta Pernikahan: Kami Mengakui Kesalahan

Regional
Soal Anggota TNI Aniaya Pelajar, Dandim Turun Tangan dan Pelaku Ditindak Tegas

Soal Anggota TNI Aniaya Pelajar, Dandim Turun Tangan dan Pelaku Ditindak Tegas

Regional
Sepi Job Selama Pandemi, Dalang Asal Ngawi Ini Malah Terjerat Kasus Narkoba

Sepi Job Selama Pandemi, Dalang Asal Ngawi Ini Malah Terjerat Kasus Narkoba

Regional
Syantikara, Shelter Lintas Iman di Yogyakarta Bagi Pasien Covid-19 yang Butuh Tempat Isolasi Mandiri

Syantikara, Shelter Lintas Iman di Yogyakarta Bagi Pasien Covid-19 yang Butuh Tempat Isolasi Mandiri

Regional
Lagi, Polisi Bekuk 2 Pemalsu Sertifikat Vaksin dan Antigen di Baubau

Lagi, Polisi Bekuk 2 Pemalsu Sertifikat Vaksin dan Antigen di Baubau

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X