Warga Pendatang di Beoga Sudah Dievakuasi ke Mimika, Keberadaan KKB Masih Terlihat

Kompas.com - 16/04/2021, 12:46 WIB
Kepala Operasi (Kaops) Nemangkawi Polri, Brigjen Pol Rocyke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI, Brigjen TNI Tri budi Utomo memimpin langsung pemulihan situasi kamtibmas di Distrik Beoga, Kamis (15/4/2021) HUMAS NEMANGKAWIKepala Operasi (Kaops) Nemangkawi Polri, Brigjen Pol Rocyke Harry Langie dan Kaops Nemangkawi TNI, Brigjen TNI Tri budi Utomo memimpin langsung pemulihan situasi kamtibmas di Distrik Beoga, Kamis (15/4/2021)

 

Kedua jenazah baru dapat dievakuasi ke Mimika pada Sabtu (10/4/2021) setelah Pemerintah Kabupaten Puncak membayar sejumlah uang tebusan kepada KKB untuk membiarkan pesawat masuk ke Bandara Beoga.

Lalu pada Minggu (11/4/2021) malam, KKB kembali berulah dengan membakar sembilan ruang SMPN 1 Beoga.

Aksi pembakaran kembali dilakukan KKB pada Selasa (13/4/2021) siang denvan dua rumah menjadi sasarannya.

Baca juga: KKB yang Tembak Siswa SMA Diduga Sama dengan Pembunuh Tukang Ojek Udin

Lalu pada Rabu siang, Satgas Nemangkawi berhasil mendarat di Beoga setelah personel Brimob dan Raider 715 yang berada di Beoga berhasil memukul mundur KKB yang berada di Lapangan Terbang Beoga.

Kamis siang, Satgas Nemangkawi kembali berhasil masuk ke Beoga sehingga total 100 personel sudah berada di Beoga.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di hari yang sama, 42 warga pendatang yang sebelumnya mengungsi di Koramil dan Polsek Beoga sudah berhasil dievakuasi ke Mimika.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Kuota Terbatas, Warga Kecewa Gagal Ikut Vaksinasi Massal di Polresta Banyumas

Regional
Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Mahasiswa Ditangkap gara-gara Curi Ponsel Milik Dosen, Ini Ceritanya

Regional
Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Daftar Lokasi dan Jadwal Vaksinasi Massal Serentak di Kabupaten Tangerang

Regional
Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Wali Kota Salatiga Yuliyanto Sembuh dari Covid-19, Keluarga Masih Positif

Regional
Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan, Bupati Jember Bingung Cari Jawaban

Dana Covid-19 Rp 107 Miliar Tak Bisa Dipertanggungjawabkan, Bupati Jember Bingung Cari Jawaban

Regional
Pendaftar PPDB Jabar Tahap I Tidak Merata, 40.000 Kuota Tak Terisi

Pendaftar PPDB Jabar Tahap I Tidak Merata, 40.000 Kuota Tak Terisi

Regional
Banten Darurat Covid-19, BOR Rumah Singgah 94 Persen, Ruang Isolasi 87 Persen, ICU 82 Persen

Banten Darurat Covid-19, BOR Rumah Singgah 94 Persen, Ruang Isolasi 87 Persen, ICU 82 Persen

Regional
8 RS di Yogyakarta yang Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

8 RS di Yogyakarta yang Layani Vaksinasi Covid-19 Gratis, Simak Syaratnya

Regional
Fakta Terbaru Warung Hadi yang Dirusak Preman, Berdiri di Lahan Orang dan Korban Menolak Lapaknya Dibongkar

Fakta Terbaru Warung Hadi yang Dirusak Preman, Berdiri di Lahan Orang dan Korban Menolak Lapaknya Dibongkar

Regional
RSUD Cibinong Bogor Kewalahan Tampung Pasien Covid-19, Bangun Tenda Darurat Depan IGD

RSUD Cibinong Bogor Kewalahan Tampung Pasien Covid-19, Bangun Tenda Darurat Depan IGD

Regional
253 Anak di Kota Malang Positif Covid-19, dari Mana Penularannya?

253 Anak di Kota Malang Positif Covid-19, dari Mana Penularannya?

Regional
Rencana Sekolah Tatap Muka di Madiun Tetap Jalan meski Muncul Klaster Hajatan dan Keluarga

Rencana Sekolah Tatap Muka di Madiun Tetap Jalan meski Muncul Klaster Hajatan dan Keluarga

Regional
Calon Pengantin Pria Positif Covid-19, Sempat Kabur hingga Diamankan Polisi, Akhirnya Menikah Virtual

Calon Pengantin Pria Positif Covid-19, Sempat Kabur hingga Diamankan Polisi, Akhirnya Menikah Virtual

Regional
PPDB SMA di Banten Kacau, Ombudsman Terima Banyak Aduan

PPDB SMA di Banten Kacau, Ombudsman Terima Banyak Aduan

Regional
Kota Bandung Dingin 5 Hari Terakhir, Begini Penjelasan BMKG

Kota Bandung Dingin 5 Hari Terakhir, Begini Penjelasan BMKG

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X