Pelaku UMKM Kini Bisa Pasarkan Produknya Langsung ke Perusahaan BUMN

Kompas.com - 13/04/2021, 18:58 WIB
Ilustrasi UMKM. SHUTTERSTOCKIlustrasi UMKM.


BANDUNG, KOMPAS.com - Para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) kini bisa memasarkan produknya secara langsung ke perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Caranya melalui Pasar Digital UMKM (Padi-UMKM).

Platform yang dikembangkan sejak 3 tahun lalu ini sudah berjalan 9 bulan, serta terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia.

"Fitur utama Padi-UMKM ini menghubungkan UMKM sebagai toko/merchand dari BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 56 BUMN yang tergabung di platform ini," ujar Direktur Digital Business PT Telkom Muhammad Fajrin Rasyid di Sumedang, Selasa (13/4/2021).

Baca juga: Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Fajrin mengatakan, itu artinya UMKM dapat menawarkan produk berupa barang dan jasanya kepada 56 BUMN tersebut.

Ke depannya, platform ini akan terus berkembang.

Sebab, platform ini akan terintegrasi dengan marketplace lain di Indonesia.

Kemudian, dalam waktu dekat platform ini juga akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.

Baca juga: Curhat ke Dedi Mulyadi, Pelajar yang Hidup Sebatang Kara di Gubuk Reyot Sampaikan Keinginan Ini

Sementara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad munir mengatakan, UMKM memiliki peranan penting dalam pertumbuhan perekonomian Indonesia.

Untuk itu, pihaknya bersama Yayasan Masyarakat Indonesia Emas (YMIE) menggelar UMKM Sumedang Go Digital.

"Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mengembangkan UMKM dan saya yakin kegiatan ini tidak hanya formalitas, tetapi harus dihayati, dijiwai dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," tutur Dony.

Untuk bisa bergabung dengan platform yang bisa mengakses BUMN, ada beberapa hal yang harus dimiliki UMKM.

Misalnya seperti nomor pokok wajib pajak (NPWP), akte pendirian usaha dan perizinan.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Gubernur Banten Putuskan Tutup Seluruh Tempat Wisata hingga 30 Mei

Regional
Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Ridwan Kamil Instruksikan Tutup Akses Menuju Obyek Wisata Pangandaran dan Ciwidey

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 15 Mei 2021

Regional
Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Pantai Batu Karas Ditutup Minggu Dini Hari Imbas Disesaki Wisatawan

Regional
Viral di Medsos, Pantai Batu Karas Disesaki Wisatawan

Viral di Medsos, Pantai Batu Karas Disesaki Wisatawan

Regional
Kronologi Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Diduga Berawal dari Swafoto

Kronologi Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Diduga Berawal dari Swafoto

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 15 Mei 2021

Regional
6 Wisatawan Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ditemukan Tewas, 3 Masih Dicari

6 Wisatawan Korban Perahu Terbalik di Waduk Kedung Ombo Ditemukan Tewas, 3 Masih Dicari

Regional
Camat di Kediri yang Diduga Pungli Pakai Kode untuk Minta THR ke Desa

Camat di Kediri yang Diduga Pungli Pakai Kode untuk Minta THR ke Desa

Regional
Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Perahu Berisi 20 Wisatawan Terbalik di Waduk Kedung Ombo, Pengelola Dinilai Melanggar Prokes

Regional
Becak Masuk Tol, Sempat Kayuh Sejauh 2,6 Kilometer, Ini Fakta-faktanya

Becak Masuk Tol, Sempat Kayuh Sejauh 2,6 Kilometer, Ini Fakta-faktanya

Regional
Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas

Muncul Lagi Klaster Covid-19 di Banyumas

Regional
Duduk Perkara Camat Purwosari Pungli THR dari Desa, Sudah 2 Kali Diingatkan Bupati

Duduk Perkara Camat Purwosari Pungli THR dari Desa, Sudah 2 Kali Diingatkan Bupati

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 15 Mei 2021

Regional
Kapolda Jateng Perintahkan Penutupan Wisata Kedung Ombo Setelah Kasus Perahu Terbalik

Kapolda Jateng Perintahkan Penutupan Wisata Kedung Ombo Setelah Kasus Perahu Terbalik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X