Terungkap Penyebab Harga Tiket Masuk Pantai Anyer Mahal

Kompas.com - 13/04/2021, 17:40 WIB
Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten KOMPAS.com/RASYID RIDHOPantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten

SERANG, KOMPAS.com - Unggahan mengenai harga tiket masuk ke pantai di kawasan Anyer, Banten, menjadi viral di media sosial.

Warga mengeluhkan mahalnya tarif masuk ke pantai yang sering dijadikan alternatif wisata keluarga itu.

Mereka menganggap harga tiket yang dipatok oleh pengelola pantai sebesar Rp 100.000 untuk kendaraan pribadi adalah hal yang tidak wajar dan terlalu mahal.

Kemudian, untuk kendaraan roda dua dikenakan tarif sebesar Rp 20.000 dan bus Rp 800.000.

Penyebab mahalnya harga tiket

Kepala Bidang Pemasaran dan Kemitraan Usaha Jasa Pariwisata pada Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Serang Bagja Saputra mengakui bahwa Pantai Anyer adalah kawasan umum yang terbuka bagi siapapun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun, banyak kawasan Anyer yang sudah dikelola oleh pihak swasta.

Baca juga: Heboh Tiket Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Ini Kata Pemkab Serang

Menurut Bagja, permasalahan mahalnya tiket disebabkan karena sepanjang Pantai Anyer hingga Cinangka, Serang, saat ini sudah dikuasai oleh perorangan untuk kepentingan bisnis.

"Akses masuk ke Pantai Anyer itu kan sudah dikuasai oleh swasta, beda dengan di Bali, atau pantai lainnya mudah diakses menuju ke pantainya," ujar Bagja kepada wartawan, Selasa (13/4/2021).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bernyanyi dan Joget Tanpa Masker, Wakil Bupati Lampung Tengah Divonis Kerja Sosial

Bernyanyi dan Joget Tanpa Masker, Wakil Bupati Lampung Tengah Divonis Kerja Sosial

Regional
5 Cerita Penjual Makanan dengan Pakaian Menarik, Pakai Kostum Satria Baja Hitam hingga Ironman

5 Cerita Penjual Makanan dengan Pakaian Menarik, Pakai Kostum Satria Baja Hitam hingga Ironman

Regional
Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, 17.400 Siswa SMP di Madiun Divaksin Covid-19

Siapkan Pembelajaran Tatap Muka, 17.400 Siswa SMP di Madiun Divaksin Covid-19

Regional
Detik-detik Buronan Kasus Penganiayaan Ditembak dan Tewas, Bermula Serang Polisi dengan Pisau

Detik-detik Buronan Kasus Penganiayaan Ditembak dan Tewas, Bermula Serang Polisi dengan Pisau

Regional
Gempa Bumi M 5,2 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi M 5,2 Guncang NTT, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Bus Pengiring Jenazah Terbalik dan Timpa Rumah Warga di Kupang, Bermula Tak Kuat Menanjak

Bus Pengiring Jenazah Terbalik dan Timpa Rumah Warga di Kupang, Bermula Tak Kuat Menanjak

Regional
Vaksinasi Khusus Lansia di Kepri, Catat Tanggalnya

Vaksinasi Khusus Lansia di Kepri, Catat Tanggalnya

Regional
Cerita Prabu, Sediakan Wifi Gratis untuk Anak-anak Belajar Daring di Kampungnya

Cerita Prabu, Sediakan Wifi Gratis untuk Anak-anak Belajar Daring di Kampungnya

Regional
Kapolri: Vaksinasi untuk Menurunkan Level dan Kebebasan Beraktivitas

Kapolri: Vaksinasi untuk Menurunkan Level dan Kebebasan Beraktivitas

Regional
Tabrak Truk di Dekat Bandara YIA, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Tabrak Truk di Dekat Bandara YIA, Pengendara Sepeda Motor Tewas

Regional
100 Pembalap Motor Liar Ditangkap Selama PPKM Level 4 di Ponorogo, Mayoritas di Bawah Umur

100 Pembalap Motor Liar Ditangkap Selama PPKM Level 4 di Ponorogo, Mayoritas di Bawah Umur

Regional
2.612 Pendaftar Tidak Lolos Seleksi CPNS dan PPPK di Batam

2.612 Pendaftar Tidak Lolos Seleksi CPNS dan PPPK di Batam

Regional
PB Pisok, Tempat Greysia Polii Pertama Kali Berlatih Bulu Tangkis, Kondisinya Memprihatinkan

PB Pisok, Tempat Greysia Polii Pertama Kali Berlatih Bulu Tangkis, Kondisinya Memprihatinkan

Regional
Polda Sumsel Persilakan Warga yang Merasa Ditipu Anak Akidi Tio untuk Melapor

Polda Sumsel Persilakan Warga yang Merasa Ditipu Anak Akidi Tio untuk Melapor

Regional
Serang Polisi, Pelaku Penganiayaan Meninggal Usai Dilumpuhkan, Ini Kronologinya

Serang Polisi, Pelaku Penganiayaan Meninggal Usai Dilumpuhkan, Ini Kronologinya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X