Dampak Gempa Malang, Pemkab Blitar Perkirakan Total Kerugian Rp 1 Miliar

Kompas.com - 11/04/2021, 13:17 WIB
Pekerja mulai melakukan perbaikan teras bangunan madrasah ibtidaiyah (MI) Hidayatullah di Jalan Kalimantan, Kota Blitar, yang roboh, Minggu (11/4/2021). Bangunan MI Hidayatullah merupakan salah satu yang rusak akibat gempa bumi yang berpusat di barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2021). KOMPAS.com/ASIP HASANIPekerja mulai melakukan perbaikan teras bangunan madrasah ibtidaiyah (MI) Hidayatullah di Jalan Kalimantan, Kota Blitar, yang roboh, Minggu (11/4/2021). Bangunan MI Hidayatullah merupakan salah satu yang rusak akibat gempa bumi yang berpusat di barat daya Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2021).

BLITAR, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Blitar menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi yang pusatnya ada di barat daya Malang.

Berdasarkan penghitungan sementara, Pemkab Blitar memperkirakan kerugian material di wilayah Kabupaten Blitar mencapai nilai Rp 1 miliar.

"Sementara, total nilai kerugian sekitar Rp 1miliar," ujar Kepala BPBD Kabupaten Blitar Achmad Cholik saat dihubungi Kompas.com, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Pemkot Blitar Akan Bantu Perbaiki Rumah Warga Korban Gempa Malang

Berdasarkan pembaruan data bencana yang berdampak di wilayah Kabupaten Blitar hingga pukul 9.00 WIB tercatat 11 orang mengalami luka-luka ringan dan 330 bangunan dan rumah rusak ringan hingga berat.

"Jumlah rumah rusak berat ada 10, kerusakan sedang 82, sisanya kerusakan ringan," ujar Cholik.

Jumlah warga yang mengalami luka-luka, tambahnya, masih belum bertambah yaitu 11 orang luka ringan.

Baca juga: Dampak Gempa Malang di Blitar, 11 Luka-luka dan 202 Bangunan Rusak

Kerusakan rumah dan bangunan akibat gempa Malang tercatat terjadi di seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Blitar, yaitu 22 kecamatan.

Beberapa kecamatan yang melaporkan kerusakan paling banyak yaitu Kecamatan Wates dengan 68 rumah dan bangunan rusak ringan hingga berat.

Lima kecamatan lain yang tercatat mengalami kerusakan paling banyak yaitu Talun dengan 32 kerusakan, Srengat dengan 31 kerusakan, Kanigoro dengan 28 kerusakan, Binangun dengan 5 kerusakan, dan Kesamben 23 kerusakan.

Humas BPBD Kabupaten Blitar Lukman mengatakan gempa bumi juga mengakibatkan 39 fasilitas umum (fasum) rusak berat dan ringan termasuk Kantor Pemkab dan Kantor DPRD Kabupaten di Kecamatan Kanigoro.

"Beberapa masjid dan gereja juga mengalami kerusakan, sedang dan ringan," ujar Lukman.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Kronologi Seorang Warga Tewas Mengenaskan Terseret Mobil Milik Perusahaan Taksi Sejauh 8 Km

Regional
Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Mudik Pakai Perahu, Dua Warga Tewas Tenggelam, Satu dalam Pencarian

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 14 Mei 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 14 Mei 2021

Regional
Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Pedagang Menjerit, Hanya 40 Peziarah Kunjungi Makam Bung Karno di Lebaran Hari Kedua

Regional
Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Bangunan Proyek Panas Bumi di Mandailing Natal Terbakar

Regional
Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Ada 15 Kali Gempa Susulan Pascagempa di Nias Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Terungkap, Mobil yang Seret Warga hingga 8 Km Ternyata Milik Perusahaan Taksi di Jakarta

Regional
Fakta Baru Ledakan Petasan di Kebumen, Diduga Peracik Merokok, Korban Bertambah

Fakta Baru Ledakan Petasan di Kebumen, Diduga Peracik Merokok, Korban Bertambah

Regional
Dedi Mulyadi: Mana yang Lebih Timbulkan Risiko Covid-19, Tempat Wisata atau Ziarah Kubur?

Dedi Mulyadi: Mana yang Lebih Timbulkan Risiko Covid-19, Tempat Wisata atau Ziarah Kubur?

Regional
Pengendara Motor Berbonceng 4 Tabrak Rumah, 3 Tewas Termasuk Bocah 4 dan 7 Tahun

Pengendara Motor Berbonceng 4 Tabrak Rumah, 3 Tewas Termasuk Bocah 4 dan 7 Tahun

Regional
Mencegah Meluasnya Penularan Covid-19, Candi Muaro Jambi Ditutup Sementara Selama Lebaran

Mencegah Meluasnya Penularan Covid-19, Candi Muaro Jambi Ditutup Sementara Selama Lebaran

Regional
'Serem Mas, saat Mobil Digulingkan, di Bawah Korban Sudah Meninggal'

"Serem Mas, saat Mobil Digulingkan, di Bawah Korban Sudah Meninggal"

Regional
Kronologi 3 Warga dari Riau Tenggelam Saat Mudik ke Sumbar Lewat Sungai

Kronologi 3 Warga dari Riau Tenggelam Saat Mudik ke Sumbar Lewat Sungai

Regional
Gempa M 7,2 yang Guncang Nias Terasa hingga Padang dan Mentawai

Gempa M 7,2 yang Guncang Nias Terasa hingga Padang dan Mentawai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X