Kisah Pilu Nenek 90 Tahun, Hidup Sebatang Kara, Rumahnya Ambruk Diguncang Gempa Malang

Kompas.com - 11/04/2021, 06:26 WIB
Ilustrasi gempa bodnarchukIlustrasi gempa

KOMPAS.com - Gempa magnitudo 6,1 telah menghancurkan rumah seorang nenek berusia 90 tahun di Dusun Gendir, Desa Klungkung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Dilansir dari Surya.co.id, nenek yang bernama Bu Lima hidup seorang diri.

Lalu, saat gempa terjadi, Bu Lima sempat keluar dan beberapa saat kemudian rumahnya ambruk rata dengan tanah.

Baca juga: UPDATE Korban Gempa Malang: 8 Meninggal dan 25 Luka-luka

"Hasil pendataan kami, rumah Bu Lima tidak lagi rusak, tapi ambruk dan tidak bisa ditempati. Saat ini, menumpang di tetangganya," ujar Ketua Badan Rescue (Baret) Nasdem Jember David Handoko Seto, Sabtu (10/42021) malam.

Mirisnya, menurut David, rumah milik Bu Lima adalah rumah sederhana yang baru saha diperbaiki dalam program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain rumah Bu Lima, 8 bangunan yang terdiri dari 7 unit rumah di Desa Klungkung rusak akibat gempa.

Baca juga: Tercatat, 22 Ribu Senjata Api Dimiliki Warga Sipil di Jateng, Polisi Ingatkan Hal Ini

 

Data korban gempa Malang

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mencatat, hingga Sabtu (10/4/2021) pukul 21.00 WIB, 8 orang meninggal dunia akibat gempa yang berpusat di perairan Malang Selatan.

Dari delapan korban meninggal itu, lima di antaranya dari Kabupaten Lumajang, dan tiga lainnya dari Kabupaten Malang.

Menurut Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jawa Timur Gatot Subroto, korban meninggal karena tertimpa bangunan dan bebatuan.

Sementara korban luka tercatat 25 orang. satu di antaranya luka berat dari Kabupaten Lumajang.

(Penulis: Kontributor Surabaya, Achmad Faizal | Editor: Teuku Muhammad Valdy Arief)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul: Rumah Janda Lansia yang Hidup Sebatang Kara di Sukorambi Jember Ambruk Diguncang Gempa

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Kasus Covid-19 Semarang Melonjak 300 Persen, Walkot Hendi Perketat PPKM

Regional
TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

TMMD di Teluk Bintuni, TNI Bangun Rumah, Instalasi Air Bersih dan Pengerasan Jalan

Regional
Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Mata Warga Tersemprot Bisa Kobra, Bermula Kamar Kemasukan Ular

Regional
Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Jual Beli 39.000 Ekor Benih Lobster, 2 Pengepul Ditangkap Polisi

Regional
Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Marinir Indonesia dan Amerika Bebaskan Sandera dari Teroris dalam Latihan di Pantai Pancer

Regional
Dianggap 'Lebay' Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak seperti Itu, Saya Dosa

Dianggap "Lebay" Tangani Covid-19, Bupati Banyumas: Kalau Tidak seperti Itu, Saya Dosa

Regional
Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Pembangunan Jaringan Kelistrikan di Venue PON XX Papua Sudah 95 Persen

Regional
Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Viral, Guru SMA yang Pamit Pensiun Menangis Dikasih Kado Ponsel oleh Murid, Sempat Dikira Parfum

Regional
Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Cerita Guru Retno, Menangis Saat Dapat Hadiah Ponsel hingga Videonya Viral

Regional
Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Curhat TKI Jadi Korban Pungli di Perbatasan RI-Malaysia, Bayar Rp 3 Juta kepada Oknum ASN

Regional
UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

UNY Terima 2.523 Calon Mahasiswa lewat Jalur SBMPTN 2021

Regional
Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Terduga Pemasok Senjata KKB Ditangkap, Kapolda Papua: Dia Anak Buah Numbuk Telenggen

Regional
22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

22 Taruna PKTJ Tegal Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Libur Semester

Regional
Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Setelah Massa Geruduk Kantor Ormas di Karawang, Polisi Bentuk Tim Khusus Cari Pelaku Penyerangan

Regional
Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Ridwan Kamil Larang Wisatawan, Terutama dari Jakarta, Masuk Bandung Raya Selama Sepekan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X