Tambang Emas di 4 Kabupaten Ini Ternyata Jadi Sumber Dana KKB Membeli Senjata Api

Kompas.com - 09/04/2021, 17:15 WIB
Kapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri

KOMPAS.com - Tambang emas ilegal di empat kabupaten di Papua menjadi sumber dana kelompok kriminal bersenjata (KKB) untuk membeli senjata api dan amunisi.

Empat kabupaten tersebut yaitu Paniai, Intan Jaya, sebagian Yahukimo, dan Timika.

Baca juga: Terbongkar, Ternyata Ini Sumber Dana KKB untuk Membeli Senjata Api dan Amunisi

"Tempat pendulangan (emas) itu berkontribusi besar untuk pembelian senjata api dan amunisi," ujarnya Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Kamis (8/3/2021).

Baca juga: Pagi Hari KKB Tembak Mati Guru SD, Sorenya Bakar 3 Sekolah dan Rumah, Warga Juga Diperas

Fakhiri mengatakan, jauhnya lokasi penambangan ilegal membuat pengawasan dari aparat keamanan sangat minim sehingga hal tersebut yang kemudian dimanfaatkan KKB untuk memperoleh dana.

"Wilayah pendulangan biasanya jauh dari pengawasan aparat. Ada (KKB) yang datang untuk mengambil upeti, ada juga yang mereka ikut dulang," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia bertekad untuk memutus seluruh sumber dana KKB agar situasi keamanan di Papua bisa kondusif.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Residivis di Balikpapan Siram Anak Kandung Pakai Air Panas Bekas Rebus Singkong

Residivis di Balikpapan Siram Anak Kandung Pakai Air Panas Bekas Rebus Singkong

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 28 September 2021

Regional
Perdana, 2 Ton Tanaman Stevia dari Sulut Diekspor ke Korea Selatan

Perdana, 2 Ton Tanaman Stevia dari Sulut Diekspor ke Korea Selatan

Regional
Jualan Sepi Pembeli, Tukang Sayur di Pasar Keputran Surabaya 'Nyambi' Edarkan Sabu

Jualan Sepi Pembeli, Tukang Sayur di Pasar Keputran Surabaya "Nyambi" Edarkan Sabu

Regional
Polisi Panggil 3 Orang Lagi dalam Kasus Wabup VS Bupati Bojonegoro

Polisi Panggil 3 Orang Lagi dalam Kasus Wabup VS Bupati Bojonegoro

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 28 September 2021

Regional
Protes Pembayaran Lahan, Warga Tutup Akses Pengerjaan Jalan Bypass ke Sirkuit Mandalika

Protes Pembayaran Lahan, Warga Tutup Akses Pengerjaan Jalan Bypass ke Sirkuit Mandalika

Regional
Dalam Sidang, Alex Noerdin Beberkan Kronologi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Dalam Sidang, Alex Noerdin Beberkan Kronologi Pembangunan Masjid Sriwijaya

Regional
Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Warga Dengar Suara Seperti Air Mendidih

Kawah Lumpur Kesongo Meletus, Warga Dengar Suara Seperti Air Mendidih

Regional
Perampokan Toko Emas di Bandung Libatkan 3 Orang, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Perampokan Toko Emas di Bandung Libatkan 3 Orang, Ini Peran Setiap Pelaku Saat Beraksi

Regional
Detik-detik Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi karena Kesal Nafkah Terganggu

Detik-detik Puluhan Warga Aceh Hancurkan Lokasi Vaksinasi karena Kesal Nafkah Terganggu

Regional
Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Turun, Lampu Jalan Malioboro Kembali Dihidupkan

Kasus Covid-19 di Kota Yogyakarta Turun, Lampu Jalan Malioboro Kembali Dihidupkan

Regional
800 Siswa SMA di Sumut Enggan Ikut PTM, Kadis Pendidikan: Ada yang Sudah Kerja, Ada yang Menikah...

800 Siswa SMA di Sumut Enggan Ikut PTM, Kadis Pendidikan: Ada yang Sudah Kerja, Ada yang Menikah...

Regional
Video Viral Pria Pamer Kelamin dari Atas Motor di Bali, Polisi Turun Tangan

Video Viral Pria Pamer Kelamin dari Atas Motor di Bali, Polisi Turun Tangan

Regional
Bupati Pesisir Selatan Akui Warganya Enggan Divaksin karena Termakan Hoaks

Bupati Pesisir Selatan Akui Warganya Enggan Divaksin karena Termakan Hoaks

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.