Tambang Emas di 4 Kabupaten Ini Ternyata Jadi Sumber Dana KKB Membeli Senjata Api

Kompas.com - 09/04/2021, 17:15 WIB
Kapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri

 

"Ini kita akan monitoring supaya mereka tidak mencari uang di situ dan uangnya dipakai untuk membeli peralatan tadi," kata Fakhiri.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua, Frets J Boray membenarkan ada lokasi penambangan ilegal di empat kabupaten tersebut.

Jauhnya lokasi penambangan membuat pemerintah sulit menjangkaunya sehingga pengawasan atau bahkan penertiban sulit dilakukan.

"Kita sudah usulkan wilayahnya, sampai sekarang belum dikeluarkan izin oleh menteri (ESDM) supaya kita bisa pantau. Itu masih ilegal makanya kami tidak bisa bikin apa-apa," kata Frets saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (9/4/2021). (Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Gubernur Viktor: NTT Punya Sumber Energi Baru Terbarukan yang Sangat Melimpah

Regional
Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Mahasiswa di Nganjuk Dikeroyok di Jalan, 3 Pelaku Masih Berstatus Pelajar

Regional
Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Satpol PP Banjarnegara Temukan 2 Rumah Warga Disewakan Jadi Tempat Prostitusi, Tarifnya Rp 20.000

Regional
Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Saat Nelayan hingga Warga Pesisir di Kuta Mandalika Divaksin

Regional
Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Perbaiki Jebakan Tikus, Petani di Ngawi Tewas Tersengat Aliran Listrik

Regional
Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Bupati Tapanuli Utara Menanggapi Teguran Jokowi soal APBD

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 20 September 2021

Regional
Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Bupati Cianjur Sebut Ganjil Genap Bukan Solusi Utama Kemacetan di Puncak

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 20 September 2021

Regional
Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Jumlah Kasus Covid-19 di Riau Menurun, Ini Pesan Gubernur

Regional
Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Soal Rombongan Wali Kota Malang Gowes ke Pantai Kondang Merak, Ini Penjelasan Sekda

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 20 September 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 September 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 20 September 2021

Regional
Ustaz Abu Syahid Chaniago Ceritakan Detik-detik Diserang OTK di Batam: Pelaku Berlari dan Meninju Saya

Ustaz Abu Syahid Chaniago Ceritakan Detik-detik Diserang OTK di Batam: Pelaku Berlari dan Meninju Saya

Regional
Ini Alasan Jaksa Cabut Banding atas Vonis Eks Dirut Garuda

Ini Alasan Jaksa Cabut Banding atas Vonis Eks Dirut Garuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.