Duduk Perkara Kadishub Batam dan Kasinya Jadi Tersangka Pungli Iuran KIR, Menyasar Diler Mobil Se-Batam

Kompas.com - 09/04/2021, 06:00 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rustam Efendi resmi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam. IstimewaKepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pemkot Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Rustam Efendi resmi ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam.

KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menetapkan dua orang pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sebagai tersangka.

Keduanya diduga menarik iuran dana uji KIR kendaraan bermotor secara ilegal.

Mereka kini ditahan oleh kejaksaan untuk menjalani proses hukum.

Baca juga: 2 Pejabat Dishub Jadi Tersangka Pungli terhadap Diler Mobil Se-Batam

Identitas dua pejabat, kadishub dan kasinya

Ilustrasi korupsiSHUTTERSTOCK/ATSTOCK PRODUCTIONS Ilustrasi korupsi
Pejabat yang terlibat dalam kasus pungutan liar (pungli) itu adalah Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Rustam Efendi.

Satu tersangka lagi ialah Kasi Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Batam, Hariyanto.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Batam, Hendarsyah mengatakan pungli dilakukan saat proses penerbitan SPJK.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SPJK adalah syarat untuk menerbitkan surat KIR.

Baca juga: Ira Menerima Lamaran karena Bora Sudah Tua, Tinggal Sendiri, Ingin Rawat sampai Akhir Hayat

 

Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam (tribunbatam.id/Argianto)
Kadishub Batam Rustam Efendi ditahan penyidik Kejaksaan Negeri Batam (tribunbatam.id/Argianto)
Termasuk pemerasan

Hendar menyebut perbuatan Rustam termasuk dalam kategori pemerasan.

"Klasifikasi tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka (Rustam) dan tersangka sebelumnya (Hariyanto) adalah tindakan yang terkait dengan perbuatan pemerasan," kata Hendarsyah Yusuf Permana, dilansir dari Tribun Batam, Kamis (8/4/2021).

Dia menyebut aksi pemerasan itu mengganggu iklim investasi di Batam.

"Perbuatan tersangka (Rustam) bersama-sama dengan tersangka lainnya (Hariyanto) telah mengganggu iklim investasi di Kota Batam di tengah terpuruknya ekonomi saat pandemi Covid-19 melanda," jelasnya.

Baca juga: Alasan Gadis 19 Tahun Mau Dinikahi Pria 58 Tahun: Sudah Tua dan Tinggal Sendiri, Ingin Rawat sampai Akhir Hayat

Diler se-Batam

Ilustrasi mobilSHUTTERSTOCK Ilustrasi mobil
Hendarsyah mengatakan, subjek dari pungli adalah diler mobil se-Kota Batam.

“Subjek pungutan liar adalah diler mobil se-Kota Batam,” kata Hendarsyah.

Kepala Dishub dan kasinya tersebut akhirnya ditangkap dan digiring ke Kejari Batam.

"Saat ini keduanya telah berada dalam penahanan kami," terang Hendar.

Baca juga: Guru Oktovianus Rayo Ditembak KKB 2 Kali hingga Tewas, Ini Kata Kapolda Papua

 

Ilustrasithawornnurak Ilustrasi
Ditetapkan tersangka

Kejari Batam akhirnya menetapkan Rustam Efendi sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi pengurusan rekomendasi penetapan jenis dan fungsi kendaraan bermotor.

Rusman ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (8/4/2021) pukul 11.00 WIB.

"Betul, sudah jadi tersangka," kata Hendar.

Kedua tersangka dijerat Pasal nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: [POPULER NUSANTARA] Wanita Batal Dicambuk 100 Kali karena Usai Melahirkan | Bahar bin Smith Tanya Ente Tahu Ane? Sebelum Menganiaya

Ditahan 20 hari

Rustam akan ditahan selama 20 hari ke depan, mulai tanggal 8 April 2021.

"Intinya di rumah tahanan negara," tambah Hendar.

Penahanan dilakukan karena dikhawatirkan tersangka menghilangkan barang bukti.

Namun Hendar menyebut tersangka sampai sekarang bersikap kooperatif.

"Tersangka kooperatif kok, biasa saja," ungkap Hendarsyah terkait kondisi Rustam saat diperiksa

Sumber: Kompas.com (Penulis : Kontributor Batam, Hadi Maulana | Editor : Farid Assifa), Tribun Batam

Artikel ini telah tayang di tribunbatam.id dengan judul BREAKING NEWS - Kepala Dinas Perhubungan Batam Rustam Efendi Jadi Tersangka, Ini Kasusnya



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sepekan Berjuang Melawan Covid-19, Satu Nakes RSUD Wonogiri Meninggal Dunia

Sepekan Berjuang Melawan Covid-19, Satu Nakes RSUD Wonogiri Meninggal Dunia

Regional
Mantan Calon Bupati Tasikmalaya Todongkan Pistol ke Wajah Tukang Galon, gara-gara Mobilnya Tersenggol

Mantan Calon Bupati Tasikmalaya Todongkan Pistol ke Wajah Tukang Galon, gara-gara Mobilnya Tersenggol

Regional
Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Laporkan Kadispora Sulbar ke Ombudsman

Keluarga Calon Paskibraka Gagal ke Jakarta Laporkan Kadispora Sulbar ke Ombudsman

Regional
Anak Akidi Tio Ditangkap dan Jadi Tersangka Terkait Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun

Anak Akidi Tio Ditangkap dan Jadi Tersangka Terkait Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun

Regional
Begini Kondisi Pesepeda yang Jadi Korban Tabrak Lari oleh Mobil Rescue Dinsos Takalar

Begini Kondisi Pesepeda yang Jadi Korban Tabrak Lari oleh Mobil Rescue Dinsos Takalar

Regional
Kisah Zasa, Gadis Difabel Asal NTT yang Berprestasi di Kancah Internasional

Kisah Zasa, Gadis Difabel Asal NTT yang Berprestasi di Kancah Internasional

Regional
Gubernur Babel Prediksi PPKM Bakal Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Gubernur Babel Prediksi PPKM Bakal Diperpanjang, Ini Penyebabnya

Regional
Suami Pergoki Istrinya Berhubungan Intim dengan Pria Lain di Kebun

Suami Pergoki Istrinya Berhubungan Intim dengan Pria Lain di Kebun

Regional
Kronologi Pasutri yang Selamat Setelah Mobilnya Terjebak di Tengah Rel dan Ditabrak Kereta

Kronologi Pasutri yang Selamat Setelah Mobilnya Terjebak di Tengah Rel dan Ditabrak Kereta

Regional
Dinkes Riau Ingin PPKM Diperpanjang, Ini Alasannya

Dinkes Riau Ingin PPKM Diperpanjang, Ini Alasannya

Regional
Dinkes Solo Sebut Penanganan Covid-19 Harus Terintegrasi dari Hulu sampai ke Hilir

Dinkes Solo Sebut Penanganan Covid-19 Harus Terintegrasi dari Hulu sampai ke Hilir

Regional
Batalkan Jual Beli Tanah, Kakek 63 Tahun Asal Semarang Dijebloskan Tetangga ke Penjara

Batalkan Jual Beli Tanah, Kakek 63 Tahun Asal Semarang Dijebloskan Tetangga ke Penjara

Regional
Donasi untuk Vino yang Yatim Piatu karena Covid-19 Tembus Rp 200 Juta, Termasuk dari Pembaca Kompas.com

Donasi untuk Vino yang Yatim Piatu karena Covid-19 Tembus Rp 200 Juta, Termasuk dari Pembaca Kompas.com

Regional
Nakes di Malang Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Khofifah: Harus Pakai Pakta Integritas

Nakes di Malang Mulai Disuntik Vaksin Dosis Ketiga, Khofifah: Harus Pakai Pakta Integritas

Regional
5 Pelaku Penyiraman Air Keras di Medan Ditangkap

5 Pelaku Penyiraman Air Keras di Medan Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X