Hari Kelam di Kampung Julukoma, Papua, KKB Tembak Mati Guru SD dan Bakar 3 Sekolah

Kompas.com - 09/04/2021, 05:45 WIB
Ilustrasi kebakaran ShutterstockIlustrasi kebakaran

KOMPAS.com - Seorang guru SD bernama Oktovianus Rayo (42) ditembak mati kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Sabinus Waker di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (8/4/2021).

Baca juga: Pagi Hari KKB Tembak Mati Guru SD, Sorenya Bakar 3 Sekolah dan Rumah, Warga Juga Diperas

Peristiwa itu terjadi saat Oktovianus berada di dalam kiosnya pukul 09.30 WIT.

Baca juga: Tak Hanya Tembak Mati Guru Oktovianus, KKB Bakar 3 Sekolah di Papua

Kelompok bersenjata tersebut sedang dalam perjalanan menuju Ilaga, Puncak, untuk menemui KKB lainnya.

Baca juga: KKB Tembak Mati Guru SD Saat Sedang Menjaga Kios, Ini Kronologinya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Tadi pagi sekitar 09.30 WIT ada kejadian penembakan di Beoga, Puncak, yang dilakukan terhadap seorang guru yang sedang menjaga kios di rumah. Korban meninggal dunia," ujar Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri di Jayapura, Kamis.

Anggota KKB dua kali menembak korban hingga tewas.

Fakhiri mengatakan, kelompok Sabinus Waker datang ke Ilaga karena diundang KKB pimpinan Lakagak Telenggen yang biasa beroperasi di Kabupaten Puncak.

"Kemungkinan ini dalam rangka penyelesaian perang suku," kata Kapolda.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa Jatim Terbanyak Lulus SNMPTN dan SBMPTN, Ini Harapan Khofifah

Siswa Jatim Terbanyak Lulus SNMPTN dan SBMPTN, Ini Harapan Khofifah

Regional
Dianggap Rugikan Warganya, Bupati Serang Tolak Wacana 'Lockdown'

Dianggap Rugikan Warganya, Bupati Serang Tolak Wacana "Lockdown"

Regional
PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

PPKM Mikro, Pemkot Mataram Maksimalkan Penanganan Covid di Kecamatan dan Kelurahan

Regional
6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

6 Tahun Jadi Buron, Terpidana Kasus Korupsi Ditangkap Kejaksaan

Regional
Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Aksi 2 Remaja Bobol Kotak Amal Masjid Terekam CCTV, Pelaku Beraksi Jam 9 Pagi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

[POPULER NUSANTARA] Banten Darurat Covid-19 | Pertemuan Ridwan dengan Prabowo

Regional
Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Fakta di Balik Massa Rusak Fasilitas Jembatan Suramadu, Kronologi hingga Pelaku Diburu Polisi

Regional
4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

4 Fakta Pencurian 700 Batu Akik Senilai Rp 11 Miliar, Laku Rp 280 Juta hingga Kronologi

Regional
Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Sederet Kericuhan di Pos Penyekatan Suramadu, Pagar Pembatas Dirusak hingga Petugas Dilempar Petasan

Regional
Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Siswa Tak Mampu di Sleman Dibantu Mendaftar PPDB dari Rumah

Regional
Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Viral Video Gadis ABG Mabuk dan Maki Polisi di Sleman

Regional
Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Kasus Covid-19 di Bali Melonjak dalam Sepekan, Begini Kondisinya

Regional
Video Viral Detik-detik 'Driver' Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Video Viral Detik-detik "Driver" Ojol Dibegal di Gang Sepi Usai Antar Pesanan, Korban Ditikam, Motor Dirampas

Regional
Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Polisi Mulai Selidiki Laporan Raibnya Deposito Rp 20,1 Miliar di Makassar

Regional
Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Pos Penyekatan Suramadu Diserang Pakai Petasan, Polisi Sebut Pelakunya Mayoritas Anak di Bawah Umur

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X