Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 08/04/2021, 14:35 WIB
A P Sari,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jawa Barat (Jabar) Deni Nurdyana Hadimin mengatakan, kerja sama pariwisata dengan Malaysia dilakukan karena banyaknya turis yang berkunjung ke wilayah Jabar.

“Kerja sama ini menguntungkan, karena bisnis pariwisata Jaswita Jabar diperkuat pihak Tourism Malaysia yang akan memperomosikan pariwisata di sini,” terang Deni dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/4/2021).

Hal itu dikatakan Deni menyusul agenda penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Jaswita Jabar dengan Tourism Malaysia terkait pariwisata dan promosi, baik di Malaysia maupun di Indonesia.

Penandatanganan MoU tersebut dilangsungkan di Grand Hotel Preanger (GHP) Jalan Asia Afrina Nomor 81, Kota Bandung, Jabar, Rabu (7/4/2021).

Baca juga: SMA dan SMK di Jabar Akan Mulai Belajar Tatap Muka, Ini Jadwalnya

Deni melanjutkan, selain pariwisata dan promosi, kerja sama itu juga akan menyasar pemasaran paket jemaah umrah dan pertukaran pelajar menengah dari Jabar ke Malaysia, begitu pun sebaliknya.

“Ini bisa membuka peluang kerja sama di bidang pendidikan, khususnya di bidang pertukaran pelajar dan magang untuk sekolah menengah. Ini sebagai upaya Jaswita Jabar mengembangkan sayap bisnis pariwisata di level mancanegara,” katanya.

Deni berharap, dengan adanya kerja sama tersebut, Jaswita Jabar dapat terus mempromosikan destinasi wisata Jabar ke kancah internasional.

“Ini otomatis bisa meningkatkan brand image Jaswita Jabar di bidang pengelolaan jasa perjalanan wisata,” ujar dia.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 7 April 2021

Sebagai catatan, Tourism Malaysia merupakan organisasi yang bernaung di bawah Kedutaan Besar Malaysia. Organisasi ini berfokus pada pariwisata yang sebelumnya telah menjalin komunikasi kesepakatan dengan Association of the Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com