Ratusan Sapi Mati Diterjang Banjir di NTT, Bangkai Bergelimpangan di Jalan

Kompas.com - 08/04/2021, 05:16 WIB
Sapi di Malaka, NTT yang mati akibat diterjang banjir Dokumen NovriSapi di Malaka, NTT yang mati akibat diterjang banjir

KUPANG, KOMPAS.com - Ratusan ekor sapi milik warga di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mati akibat banjir yang melanda wilayah itu.

"Belum dihitung secara detail, tapi sekitar ratusan ekor sapi yang mati akibat banjir," ungkap Penjabat Bupati Malaka Viktor Manek, saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Rabu (7/4/2021) malam.

Baca juga: Warga Kupang Ketakutan akibat Hoaks Tsunami, Sampai Datangi Kantor BMKG

Sapi yang mati itu tersebar di hampir semua desa yang ada di kabupaten yang berbatasan dengan Distrik Suai, Timor Leste itu.

Baca juga: RSUD Menia Diterjang Badai Seroja, Ruang Isolasi Covid-19 Rusak, Kerugian Belasan Miliar

Bangkai sapi yang mati bertebaran di pinggir jalan raya di Malaka.

Baca juga: Selama Hidup, Ini Badai Paling Dahsyat, Atap Rumah Saya Terbang Sejauh 40 Meter

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Sejak kemarin banyak bangkai sapi yang sudah kami kuburkan pakai ekskavator mini milik Pemda Malaka," ujar dia.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tetap Untung Kala Pandemi, Petani Buah Naga Raup Belasan Juta Rupiah Tiap Pekan

Tetap Untung Kala Pandemi, Petani Buah Naga Raup Belasan Juta Rupiah Tiap Pekan

Regional
Polisi di Makassar Jual Motor Antik Kesayangan untuk Bantu Biayai 10 Anak Putus Sekolah

Polisi di Makassar Jual Motor Antik Kesayangan untuk Bantu Biayai 10 Anak Putus Sekolah

Regional
Dilaporkan Gubernur NTT ke Polisi, Alfred Baun :Saya Hanya Mengingatkan

Dilaporkan Gubernur NTT ke Polisi, Alfred Baun :Saya Hanya Mengingatkan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 5 Agustus 2021

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 5 Agustus 2021

Regional
Polisi Tembak Kawanan Perampok yang Bunuh Nakes Covid-19 di Kalsel

Polisi Tembak Kawanan Perampok yang Bunuh Nakes Covid-19 di Kalsel

Regional
BOR RS Covid-19 Sempat di Atas 90 Persen, Kadinkes Banyumas: Sudah Normal

BOR RS Covid-19 Sempat di Atas 90 Persen, Kadinkes Banyumas: Sudah Normal

Regional
Bantuan Beras PPKM Ditemukan Berjamur dan Berbau Tidak Sedap, Warga: Saya Kecewa

Bantuan Beras PPKM Ditemukan Berjamur dan Berbau Tidak Sedap, Warga: Saya Kecewa

Regional
Belasan Kambing di Gunungkidul Mati Kehabisan Darah

Belasan Kambing di Gunungkidul Mati Kehabisan Darah

Regional
Hadapi Kekeringan, Ini Antisipasi Taman Nasional Matalawa NTT...

Hadapi Kekeringan, Ini Antisipasi Taman Nasional Matalawa NTT...

Regional
Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi, 270 PKL di Kota Tegal Dapat Beras 5 Kg

Ikuti Vaksinasi Merdeka Candi, 270 PKL di Kota Tegal Dapat Beras 5 Kg

Regional
Ketua RT/RW di Padang Dihadiahi Voucer Nginap di Hotel Berbintang jika Mampu Ajak Warga Divaksin

Ketua RT/RW di Padang Dihadiahi Voucer Nginap di Hotel Berbintang jika Mampu Ajak Warga Divaksin

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 5 Agustus 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar, dan Kalsel 5 Agustus 2021

Regional
15 Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo, 10 Bayi Terlahir sebagai Anak Yatim

15 Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19 di RSUD Ngudi Waluyo, 10 Bayi Terlahir sebagai Anak Yatim

Regional
Luhut Minta Target Vaksinasi Covid-19 di Daerah 10.000-20.000 Dosis Per Hari

Luhut Minta Target Vaksinasi Covid-19 di Daerah 10.000-20.000 Dosis Per Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X