Warga Kupang Ketakutan akibat Hoaks Tsunami, Sampai Datangi Kantor BMKG

Kompas.com - 07/04/2021, 22:43 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax

KUPANG, KOMPAS.com - Isu adanya tsunami membuat masyarakat di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), ketakutan dan mencari tempat perlindungan yang lebih aman di ketinggian.

"Kejadiannya dini hari tadi sekitar pukul 02.00 Wita. Kami yang bermukim dekat pantai bersama warga lainnya lari ke atas bukit, karena isu tsunami," ungkap Yuven Nitano, warga Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, kepada Kompas.com, Rabu (7/4/2021) malam.

Menurut Yuven, informasi adanya tsunami menyebar begitu cepat di masyarakat Kota Kupang, sehingga semuanya berlari mencari perlindungan.

Hingga saat ini, kata dia, belum diketahui siapa yang menyebar informasi itu.

Baca juga: RSUD Menia Diterjang Badai Seroja, Ruang Isolasi Covid-19 Rusak, Kerugian Belasan Miliar

Yuven pun kemudian mendatangi kantor BMKG Geofisika Kupang untuk mencari tahu informasi soal isu tsunami tersebut.

Bukan hanya Yuven, warga lainnya ikut berbondong-bondong mendatangi kantor BMKG di Kampung Baru, Kecamatan Oebobo.

Dihubungi terpisah, Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Margiono, mengaku didatangi warga setempat yang mendengar isu adanya tsunami.

"Itu isu hoaks, sehingga tadi malam saya sudah jelaskan ke masyarakat," ujar Margiono.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X