KKB Pimpinan Joni Botak Disebut Semakin Terjepit, Kapolda Papua: Mereka Sekarang Mundur...

Kompas.com - 07/04/2021, 17:47 WIB
Kapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDIKapolda Papua,Irjen Mathius D Fakhiri

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Joni Botak semakin terjepit di kawasan Tembagapura, Kabupaten Mimika.

KKB itu terus berpindah dari hari ke hari. Saat ini, KKB pimpinan Joni Botak telah mundur ke ara pegunungan.

Baca juga: Video Viral Seorang Ibu Beri Makan Anjing yang Hampiri Warungnya, Ternyata Sudah Dilakukan Setahun

Fakhiri menyebutkan, kelompok itu sudah berada di distrik lain yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Puncak Jaya.

"Mereka sekarang mundur ke belakang, ke arah atas, karena kalau dia balik ke kota sudah tidak mungkin, pokoknya tidak ada lagi masyarakat yang bisa memberikan bantuan logistik ke area selama ini mereka beroperasi," ujar Fakhiri di Jayapura, Rabu (7/4/2021).

Aparat keamanan gabungan, kata dia, terus mengejar kelompok tersebut hingga mereka menyerahkan diri atau tertangkap.

Sejauh ini, aparat keamanan berusaha menggerebek kelompok tersebut. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kita masih tunggu, masih tetap kita waspadai, kita tidak mau memberikan ruang bagi mereka untuk bisa leluasa untuk membangkitkan kelompoknya lagi, mudah-mudahan bisa segera kita dapat," kata Fakhiri.

Baca juga: Detik-detik Anggota KKB Penyuplai Bahan Makanan untuk Kelompok Joni Botak Ditangkap

Selama ini, KKB pimpinan Joni Botak memiliki markas di kawasan Kali Kopi, Kabupaten Mimika, Papua.

Mereka kerap beraksi di kawasan Tembagapura yang merupakan area operasional PT Freeport Indonesia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Ombudsman soal Kejanggalan Proses Pergantian Anggota Paskibraka Sulbar karena Positif Covid-19

Kata Ombudsman soal Kejanggalan Proses Pergantian Anggota Paskibraka Sulbar karena Positif Covid-19

Regional
BOR RS di Pontianak Kini 60 Persen, Kasus Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

BOR RS di Pontianak Kini 60 Persen, Kasus Covid-19 Didominasi Klaster Keluarga

Regional
DPPAD Papua Kembalikan Dana Rp 3,566 Miliar yang Diduga Diselewengkan

DPPAD Papua Kembalikan Dana Rp 3,566 Miliar yang Diduga Diselewengkan

Regional
Nakesnya Meninggal Positif Covid-19, Seminggu Pegawai RSUD Wonogiri Kenakan Pita Hitam

Nakesnya Meninggal Positif Covid-19, Seminggu Pegawai RSUD Wonogiri Kenakan Pita Hitam

Regional
Viral, Video Bus 'Oleng', Sopir Mengaku Beraksi Ugal-ugalan karena Disuruh Penumpang

Viral, Video Bus "Oleng", Sopir Mengaku Beraksi Ugal-ugalan karena Disuruh Penumpang

Regional
Tradisi Kibarkan Ribuan Bendera Merah Putih di Sawah yang Tak Luntur Meski Pandemi

Tradisi Kibarkan Ribuan Bendera Merah Putih di Sawah yang Tak Luntur Meski Pandemi

Regional
Vaksinasi Dosis Ketiga, 40.768 Tenaga Kesehatan di Bali Disuntik Vaksin Moderna

Vaksinasi Dosis Ketiga, 40.768 Tenaga Kesehatan di Bali Disuntik Vaksin Moderna

Regional
Penyaluran BST di Solo Capai 92 Persen, Dinsos: Belum Ada Laporan 'Double' Penerima

Penyaluran BST di Solo Capai 92 Persen, Dinsos: Belum Ada Laporan "Double" Penerima

Regional
Penyandang Disabilitas di Malang Disuntik Vaksin Sinopharm

Penyandang Disabilitas di Malang Disuntik Vaksin Sinopharm

Regional
Anak Akidi Tio, Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun Terancam 10 Tahun Penjara

Anak Akidi Tio, Tersangka Hoaks Sumbangan Rp 2 Triliun Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Ini Peran 3 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas yang Pertahankan Tabung Oksigen

Ini Peran 3 Tersangka dalam Kasus Penganiayaan Perawat Puskesmas yang Pertahankan Tabung Oksigen

Regional
Kronologi Mantan Cabup Todongkan Pistol ke Tukang Galon, Saksi: Cekcok Usai Senggolan, Pelaku Tembakkan Senjata

Kronologi Mantan Cabup Todongkan Pistol ke Tukang Galon, Saksi: Cekcok Usai Senggolan, Pelaku Tembakkan Senjata

Regional
Kakek di Semarang Dipenjara karena Batal Jual Tanah Seluas 2.300 Meter Persegi, Ini Kronologinya

Kakek di Semarang Dipenjara karena Batal Jual Tanah Seluas 2.300 Meter Persegi, Ini Kronologinya

Regional
Berawal dari Raket Kayu Buatan Ayah dan Shuttlecock Jerami, Apriyani Raih Emas Olimpiade

Berawal dari Raket Kayu Buatan Ayah dan Shuttlecock Jerami, Apriyani Raih Emas Olimpiade

Regional
Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Penipuan, Gubernur Sumsel: Sudah Bikin Gaduh, Harus Ditindak Tegas

Sumbangan Rp 2 Triliun Akidi Tio Ternyata Penipuan, Gubernur Sumsel: Sudah Bikin Gaduh, Harus Ditindak Tegas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X