Kompas.com - 31/03/2021, 19:03 WIB
Direktur Utama PDAM Gresik Siti Aminatun Zariyah saat memberikan keterangan kepada awak media di pendopo rumah dinas Bupati Gresik, Rabu (31/3/2021). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHDirektur Utama PDAM Gresik Siti Aminatun Zariyah saat memberikan keterangan kepada awak media di pendopo rumah dinas Bupati Gresik, Rabu (31/3/2021).

GRESIK, KOMPAS.com - Awal pekan ini, Siti Aminatun Zariyah selaku Direktur Utama (Dirut) dan sejumlah jajaran petinggi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Tirta Kabupaten Gresik dikabarkan sempat dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI untuk menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kantor Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakilan Jawa Timur.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media saat mendatangi acara launching applikasi Gresikpedia di pendopo rumah dinas Bupati Gresik, Rabu (31/3/2021), Risa-sapaan Siti Aminatun Zariyah, membenarkan jika dirinya telah memenuhi panggilan dari pihak KPK tersebut.

"Sudah (memenuhi panggilan). Dimintai keterangan berkaitan dengan anggaran pada tahun 2012," ujar Risa, kepada awak media, Rabu.

Baca juga: Pondok Rehabilitasi dan Observasi Pasien Covid-19 di Gresik Ditutup Sementara

Pada saat itu, Risa mengaku menjabat sebagai tim monitoring dan evaluasi.

Risa mengatakan, dimintai keterangan oleh jajaran KPK terkait administrasi proyek rekanan pertama oleh PT DBT yang membangun proyek instalasi pengolahan air bersih di daerah Legundi, Kecamatan Driyorejo, Gresik, dengan investasi sebesar Rp 47 miliar.

Serta terkait rekanan kedua proyek, PT DAL yang menangani proyek rehabilitation operation transfer di daerah Krikilan, yang juga berada di Kecamatan Driyorejo, Gresik, dengan investasi sebesar Rp 86 miliar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Dimintai keterangan administrasi, tentang bagaimana sebagai monitoring pasca proyek yang sudah berjalan dan penyerapannya, hanya sebatas itu saja," kata Risa.

Risa menuturkan, dirinya sempat mendatangi dua lokasi proyek tersebut, baik yang berada di Krikilan maupun Legundi.

Untuk rekanan pertama (PT DBT) memakai sistem BOT, sedangkan dengan PT DAL selaku rekanan kedua menggunakan RUOT.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Bakar Rumah Sendiri, Diduga Gangguan Jiwa

Pria Bakar Rumah Sendiri, Diduga Gangguan Jiwa

Regional
Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Mengaku Hamil, Remaja Putri di Kediri Diracun Pacarnya hingga Tewas di Lapangan Voli

Regional
3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

3 Bocah SD Seberangi Sungai dengan Kotak Busa, Pemda OKI: Biasa Itu, Masalah Kecil Dibesar-besarkan Jadi Besar

Regional
Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Nasib Pemburu Salah Sasaran, Dikira Tembak Babi Ternyata Manusia, Kini Ditahan dan Jadi Tersangka

Regional
Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Laga Eksebisi PON XX Papua, Lampung Raih Medali Terbanyak Cabor Hapkido

Regional
Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Bersitegang dengan Masyarakat Adat di Lokasi Pembangunan Waduk Lambo, Ini Kata Polisi

Regional
19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

19 Tahun Jadi Polisi dan Pensiun, Agus Kini Mengemis Menjadi Manusia Silver karena Impitan Ekonomi

Regional
Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Gedung Meranti RSKD Dadi Makassar Terbakar, 39 Pasien Dipindahkan

Regional
Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Kisah Agus, Pensiunan Polisi yang Terjaring Razia Saat Mengemis Jadi Manusia Silver

Regional
Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Curi Uang Nasabah Rp 1,2 Miliar, Teller Bank: Menyesal Itu Pasti, Cuma Ya Jalani Saja Lagi...

Regional
Motif Pembunuhan Remaja Putri di Kediri, Pacar Bingung karena Korban Mengaku Hamil

Motif Pembunuhan Remaja Putri di Kediri, Pacar Bingung karena Korban Mengaku Hamil

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 26 September 2021

Regional
Pantai di Gunungkidul Masih Ditutup, Polisi Putar Balik Ratusan Kendaraan

Pantai di Gunungkidul Masih Ditutup, Polisi Putar Balik Ratusan Kendaraan

Regional
Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Kisah Gibran Hilang 5 Hari di Gunung Guntur, Didatangi 5 Orang Misterius dan Tak Pernah Rasakan Malam

Regional
Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Siswi SMK yang Muntah-muntah Usai Divaksin Pulang dari RS, Dokter: Bukan KIPI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.