Usia 50 Tahun, Pendaki Gunung Lawu Dievakuasi karena Mengeluh Sakit dan Tak Bisa Berjalan

Kompas.com - 27/03/2021, 19:12 WIB
Mengeluhkan sakit pada dada dan kaki, satu pendaki Gunung Lawu tidak bisa turun dari puncak. KOMPAS.COM/DOK POLSEK PLAOSANMengeluhkan sakit pada dada dan kaki, satu pendaki Gunung Lawu tidak bisa turun dari puncak.
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Fauzi seorang pendaki berusia 50 tahun mengeluh sakit dada dan tak bisa berjalan di kawasan puncak Gunung Lawu, Magetan.

Ia pun dievakuasi oleh petugas.

Fauzi adalah warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Ia naik bersama sembilan rekannya ke puncak Lawu dari pos Cemoro Sewu pada Selasa (23/3/2021).

Namun setiba di pos lima sekitar Sendang Drajat, Fauzi mengeluhkan sakit pada dada dan kakinya tak bisa digunakan untuk jalan.

Baca juga: Pendaki yang Tak Bisa Turun dari Puncak Gunung Lawu Telah Dipulangkan

“Sakit tersebut membuat korban tidak bisa turun,” kata Kapolsek Plaosan AKP Munir melalui pesan singkat, Jumat (26/3/2021) malam.

Tim SAR terdiri dari relawan PGL, PMI Magetan, dan perhutani KPH Lawu diberangkatkan untuk mengevakuasi korban pada pukul 16.00 WIB.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fauzi dan sembilan rekannya berhasil dievakusi pada Jumat malam dan mereka langsung dibawa ke Puskesmas Palosan.

Baca juga: Pendaki Gunung Lawu Tak Bisa Turun, Mengeluh Sakit Dada dan Kaki

“Sampai di puskesmas langsung bisa jalan,” ujar Munir.

Munir menambahkan, kondisi Fauzi berangsur membaik setelah mendapatkan perawatan di Puskesmas Palosan. Setelah itu Fauzi dipulangkan ke Lamongan.

“Iya langsung dipulangkan karena kondisinya sudah baik,” imbuhnya.

SUMBER: KOMPAS.com (Penulis: Sukoco | Editor : Robertus Belarminus, Dony Aprian)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Viral Polisi Bubarkan Kuda Lumping di Banjarnegara, Bupati Sebut Hoaks dan Aparat Provokatif

Video Viral Polisi Bubarkan Kuda Lumping di Banjarnegara, Bupati Sebut Hoaks dan Aparat Provokatif

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pedagang Pasar Tradisional di Kebumen Divaksin Massal

Regional
7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

7 Tahun Pasangan Lansia Tinggal di Kandang Ayam, Kadang Harus Menahan Lapar, Ini Ceritanya

Regional
Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Varian India Masuk Jateng, Ganjar Minta Kepala Daerah Ambil Sampel Genome Sequencing

Regional
47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul 'Lockdown'

47 Warga Positif Covid-19, Padukuhan Klaster Hajatan di Gunungkidul "Lockdown"

Regional
Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Cegah Penularan Meluas, 89 Warga Klaster Hajatan Madiun Dievakuasi ke Rumah Sakit

Regional
Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Masuk Zona Merah, Pemkab Jepara Tambah Tempat Karantina untuk Pasien Covid-19

Regional
Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Unnes Terima 3.873 Mahasiswa Jalur SBMPTN, Catat Jadwal Registrasi Ulangnya

Regional
2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

2 Warga Nigeria dan 1 WNI Kendalikan Jaringan Sabu 1,1 Ton dari Balik Lapas

Regional
Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Kronologi Suami Bawa Polisi Gerebek Istri yang Selingkuh dengan Kepala Desa

Regional
Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Fakta Covid-19 Varian India Ditemukan di Jawa Timur, 3 Warga Terinfeksi

Regional
Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Klaster Hajatan Nikah di Madiun Bertambah Jadi 88 Orang, Ada dari Keluarga Besan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

[POPULER NUSANTARA] Penutupan Akses Dukuh yang Terpapar Covid-19 | Pengemudi Ojol Ditangkap Saat Antar Miras Pelanggan

Regional
Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Duduk Perkara Kerumunan Senam Massal di Bangka, Digelar Rutin tapi Tak Berizin, Banyak Peserta Langgar Prokes

Regional
275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

275 Orang di Lapas Narkotika Sleman Positif Covid-19, Berawal dari Sipir Hilang Penciuman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X