Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Bima

Kompas.com - 21/03/2021, 16:11 WIB
Warga saat berusaha melakukan evakuasi mayat tanpa identintas yang ditemukan mengapung di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima. KOMPAS.COM/SYARIFUDINWarga saat berusaha melakukan evakuasi mayat tanpa identintas yang ditemukan mengapung di Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima.

Meski tidak ditemukan identitas, di dalam tas ransel yang dibawa korban terdapat kartu ATM, topi dan batu.

"Barang bukti tersebut telah kami amankan untuk kepentingan penyelidikan," tuturnya.

Baca juga: Mayat Bayi di Saluran Pintu Air Gegerkan Warga

Disinggung mengenai perkiraan waktu korban meninggal, masih belum diketahui pasti.

"Untuk memastikan itu nanti setelah proses pemeriksaan oleh tim medis. Tapi kondisinya sudah membusuk," pungkasnya

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Covid-19, Jalan Protokol di Tasikmalaya Diberlakukan Penyekatan

Cegah Covid-19, Jalan Protokol di Tasikmalaya Diberlakukan Penyekatan

Regional
Kasus Covid-19 di Jember Meningkat, Belajar Tatap Muka Dipertimbangkan Kembali

Kasus Covid-19 di Jember Meningkat, Belajar Tatap Muka Dipertimbangkan Kembali

Regional
Perketat Wilayah, Gubernur Sumsel akan Terapkan Aturan Ganjil Genap

Perketat Wilayah, Gubernur Sumsel akan Terapkan Aturan Ganjil Genap

Regional
Bukan soal Elektabilitas, Ini Alasan PDI-P Jawa Timur Dukung Puan sebagai Capres

Bukan soal Elektabilitas, Ini Alasan PDI-P Jawa Timur Dukung Puan sebagai Capres

Regional
Hotel di Banyumas Disulap Jadi RS Darurat Covid-19, Beroperasi Pekan Depan

Hotel di Banyumas Disulap Jadi RS Darurat Covid-19, Beroperasi Pekan Depan

Regional
Varian Delta di Karawang Diprediksi akibat Pergerakan Masyarakat

Varian Delta di Karawang Diprediksi akibat Pergerakan Masyarakat

Regional
Kasus Covid-19 di Balai Kota Yogyakarta Semakin Meluas, 52 ASN Terpapar

Kasus Covid-19 di Balai Kota Yogyakarta Semakin Meluas, 52 ASN Terpapar

Regional
Permintaan Naik 3 Kali Lipat, Stok Oksigen di DIY Menipis

Permintaan Naik 3 Kali Lipat, Stok Oksigen di DIY Menipis

Regional
Pemkab Banyumas Catat Rekor Tertinggi Kematian akibat Covid-19, Sehari 12 Orang

Pemkab Banyumas Catat Rekor Tertinggi Kematian akibat Covid-19, Sehari 12 Orang

Regional
Uang dan Emas Senilai Rp 300 Juta Milik WN Inggris Raib dari Brankas, Ternyata Dicuri Mantan Pembantu

Uang dan Emas Senilai Rp 300 Juta Milik WN Inggris Raib dari Brankas, Ternyata Dicuri Mantan Pembantu

Regional
Perusakan Makam di Solo, Saksi Korban dan Pengasuh Lembaga Pendidikan Diperiksa

Perusakan Makam di Solo, Saksi Korban dan Pengasuh Lembaga Pendidikan Diperiksa

Regional
Kisah Aiptu Indra, Kejar Pasien Covid-19 yang Kabur untuk Nikah

Kisah Aiptu Indra, Kejar Pasien Covid-19 yang Kabur untuk Nikah

Regional
Perempuan Ini Kaget Tiba-tiba Muncul Ular di Motornya Saat Berkendara

Perempuan Ini Kaget Tiba-tiba Muncul Ular di Motornya Saat Berkendara

Regional
Kisah Bhabinkamtibmas di Riau Kejar Warga Positif Covid-19 yang Ingin Menikah sampai ke Sumbar

Kisah Bhabinkamtibmas di Riau Kejar Warga Positif Covid-19 yang Ingin Menikah sampai ke Sumbar

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Juni 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 22 Juni 2021

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X