Polisi Tangkap Pembacok Pemuka Agama Saat Sembahyang di Temanggung

Kompas.com - 15/03/2021, 21:48 WIB
Pengeroyokan. Tribunnews.comPengeroyokan.

TEMANGGUNG, KOMPAS.com - Polisi menangkap seorang pria berinisial M (60), warga Desa Kemiri, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Ia diduga telah membacok seorang pemuka agama bernama Muhdori (69) pada Minggu (14/3/2021) sekitar pukul 04.45 WIB.

Akibat aksi M, istri Muhdori bernama Trimah (55), ikut terluka hingga meninggal dunia karena melerai keduanya.

Sedangkan Muhdori mengalami luka serius dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD Temanggung.

"Pelaku sudah kita amankan untuk penyidikan secara intensif," kata Kapolres Temanggung AKBP Benny Setyowadi saat dihubungi wartawan, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Istri Mengaku Selingkuh dengan Tetangga, Suami Bacok Sang Pria hingga Tewas

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Benny menuturkan, pelaku yang merupakan tetangga membacok Muhdori saat sedang menunaikan shalat subuh menggunakan senjata tajam (sajam) jenis bendo.

"Pelaku membacok korban sebanyak tiga kali. Dari belakang ada istri korban yang berusaha melindungi suaminya, tapi juga terkena sabetan. Istrinya sempat dirawat di rumah sakit tapi dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB," katanya.

Dia mengatakan, motif pelaku membacok korban karena masalah pribadi.

Baca juga: Polisi Masih Dalami Motif Pelaku yang Bacok 1 Keluarga Pemuka Agama di Lamjabat Aceh

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa bendo sepanjang sekitar 30 sentimeter, sebilah kayu yang ujungnya dipasang pisau dan gerinda.

"Info awal aksi ini dilatarbelakangi karena masalah pribadi antara korban (Muhdori) dengan tersangka M yang kebetulan tetangga," sebut Benny.

Benny meminta masyarakat untuk tidak terprovokasi dengan kasus ini.

"Saya minta kepada semua pihak untuk tetap menahan diri, tidak terpengaruh atas isu-isu yang tidak bertanggungjawab. Kita dari pihak kepolisian akan terus melakukan penegakan hukum, penanganan secara tuntas, secara maksimal. Saya minta semuanya tetap menahan diri demi kondusifitas situasi di Temanggung," tuturnya.

Pelaku M dijerat Pasal 340 dan 335 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Pasutri Diikat dan Disiksa Selama 2 Hari Menggunakan Besi Panas

Kronologi Pasutri Diikat dan Disiksa Selama 2 Hari Menggunakan Besi Panas

Regional
Perawat Kaget, Ada Emak-emak Bawa Motor Masuk IGD RS, Begini Kronologinya

Perawat Kaget, Ada Emak-emak Bawa Motor Masuk IGD RS, Begini Kronologinya

Regional
Gelombang Pasang Terjang Pantai Suwuk Kebumen, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Gelombang Pasang Terjang Pantai Suwuk Kebumen, Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa

Regional
Bertahan di Tengah Pandemi, Barter Sepatu Bekas dengan Susu Anak hingga Jual Mobil untuk Makan

Bertahan di Tengah Pandemi, Barter Sepatu Bekas dengan Susu Anak hingga Jual Mobil untuk Makan

Regional
Disiksa 2 Hari, Buruh Perempun Ini Tewas Dianiaya 9 Orang, Dituduh Miliki Ilmu Guna-guna

Disiksa 2 Hari, Buruh Perempun Ini Tewas Dianiaya 9 Orang, Dituduh Miliki Ilmu Guna-guna

Regional
Disiram Minyak Panas oleh Istrinya, Pria Ini Alami Luka Cukup Serius

Disiram Minyak Panas oleh Istrinya, Pria Ini Alami Luka Cukup Serius

Regional
Dalam Sebulan NTT Diguncang 127 Gempa

Dalam Sebulan NTT Diguncang 127 Gempa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pelanggan Ludahi Petugas PLN yang Tagih Tunggakan Listrik | Istri Siram Suaminya dengan Minyak Panas

[POPULER NUSANTARA] Pelanggan Ludahi Petugas PLN yang Tagih Tunggakan Listrik | Istri Siram Suaminya dengan Minyak Panas

Regional
Viral, Video Emak-emak Bawa Sepeda Motor Masuk IGD RS di Jember, Ini Penjelasan RS

Viral, Video Emak-emak Bawa Sepeda Motor Masuk IGD RS di Jember, Ini Penjelasan RS

Regional
Kematian dengan Covid-19 di Blitar Melonjak 4 Kali Lipat selama Juli, Sebulan 425 Meninggal

Kematian dengan Covid-19 di Blitar Melonjak 4 Kali Lipat selama Juli, Sebulan 425 Meninggal

Regional
Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Polisi: Keluarga Bupati Yasin Payapo Menolak Pemakaman Sesuai Prokes

Regional
Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Sadis, Suami Diikat dan Sang Istri Dianiaya hingga Tewas oleh 9 Pelaku, Ini Ceritanya

Regional
Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Jenazah Bupati Yasin Payapo Dibawa ke Rumah, Warga Beramai-ramai Datang Melayat

Regional
Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Keping Gamelan Kuno Ditemukan di Grobogan, Diduga Peninggalan Mataram

Regional
Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Preman yang Dibentak Sopir Truk Akhirnya Ditangkap Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X