Uang Miliaran di BMT Semarang Tak Bisa Diambil, Nasabah Menangis Histeris, Ini Penjelasan Pihak BMT

Kompas.com - 15/03/2021, 19:16 WIB
Nasabah BMT Taruna Sejahtera menangis karena tidak bisa mengambil uangnya KOMPAS.com/Dian Ade PermanaNasabah BMT Taruna Sejahtera menangis karena tidak bisa mengambil uangnya

KOMPAS.com- Lantaran mengalami masalah keuangan, uang sejumlah nasabah di BMT Taruna Sejahtera Ungaran tidak bisa ditarik.

Diduga, uang nasabah yang disimpan jumlahnya mencapai miliaran rupiah.

Bingung uangnya tak bisa ditarik, beberapa nasabah bahkan menangis histeris saat mendatangi Kantor BMT Taruna Sejahtera Ungaran pada Senin (15/3/2021).

Baca juga: Tangisan Histeris Nasabah Tak Bisa Ambil Uang Tabungannya, Geruduk Kantor BMT Semarang

Kesulitan keuangan sejak pandemi

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang
CEO BMT Taruna Sejahtera Yahsun mengatakan, sejak pandemi, kondisi BMT mengalami kesulitan keuangan.

"Sejak awal pandemi, kami mengalami masalah," kata dia.

Dari pengakuan pihak BMT, uang tersebut digunakan untuk membeli aset dan mengembangkan usaha.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pihak BMT menyatakan tetap berupaya mengembalikan uang nasabah.

"Tapi tetap berkomitmen mengembalikan uang nasabah setelah aset tanah di Semarang laku dijual," kata dia.

"Secepatnya, setelah aset laku nanti hak nasabah diberikan," lanjut Yahsun.

Baca juga: Daripada Borong Mobil Seperti di Tuban, Bupati Klaten Arahkan Penerima Ganti Lahan Tol Solo-Yogya Pakai Uang untuk Ini

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kades yang Gelar Hajatan Didenda Rp 48.000, PN Banyuwangi: Efek Jera Bukan dari Nilainya, tapi...

Kades yang Gelar Hajatan Didenda Rp 48.000, PN Banyuwangi: Efek Jera Bukan dari Nilainya, tapi...

Regional
RSUD Rasidin Padang Butuh Tambahan Nakes untuk Pasien Covid-19

RSUD Rasidin Padang Butuh Tambahan Nakes untuk Pasien Covid-19

Regional
Terdengar Ledakan, Pasar Mingguan Malanuza Bajawa Terbakar, 10 Warung Ludes

Terdengar Ledakan, Pasar Mingguan Malanuza Bajawa Terbakar, 10 Warung Ludes

Regional
Pemkot Cilegon Akan Sebar Paket Obat Herbal untuk Warga yang Isoman

Pemkot Cilegon Akan Sebar Paket Obat Herbal untuk Warga yang Isoman

Regional
PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

PT HM Sampoerna Kena Sanksi Satgas Covid-19, Berjanji Patuhi Aturan Pemerintah

Regional
Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Fakta Baru Kasus Vandalisme Baliho Puan Maharani, Pelaku Ditangkap

Regional
PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

PPKM Level 4 Diperpanjang, Jumlah Jalan Disekat di Tegal Berkurang

Regional
Baliho Promo Kedai Ramen 'Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden' Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Baliho Promo Kedai Ramen "Beli 1 Gratis 1 Kecuali Presiden" Dicopot, Pemilik Diperiksa Polisi

Regional
Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Menteri PUPR Sebut Penambahan Bed ICU RSUP Dr Sardjito Ditarget Rampung 5 Hari

Regional
Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Soal Durasi Waktu Makan di Warteg Dibatasi 20 Menit, Ini Komentar Warga Surabaya

Regional
Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Menhub Budi Tinjau Vaksinasi Massal di Pelabuhan Merak, Harap Awak Kapal hingga Warga Pesisir Segera Divaksin

Regional
Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Sempat Kehabisan Oksigen Selama 3,5 Jam, RS Paru Jember Kewalahan Tangani Pasien

Regional
Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Korupsi Pasar Balung Jember, Ini Perannya

Regional
PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

PPKM Level 4 di Tasikmalaya, Pedagang Bersyukur Jalan Dalam Kota Mulai Kembali Normal

Regional
Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Gara-gara Ada Dooprize iPhone, Karyawan yang Awalnya Enggan Divaksin Jadi Antusias...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X