Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Abdi Dalem Temukan Kerangka Manusia di Gunung Merapi Usai Upacara Adat Labuhan

Kompas.com - 15/03/2021, 19:57 WIB
Wijaya Kusuma,
Dony Aprian

Tim Redaksi

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kerangka manusia ditemukan di sekitar jalan setapak menuju Bukit Kendil Gunung Merapi.

Kerangka ini ditemukan oleh Abdi Dalem usai upacara adat Labuhan Merapi.

Abdu dalem merupakan orang yang mengabdikan dirinya kepada keraton dan raja dengan segala aturan yang ada.

Salah satu anggota SAR Perlindungan Masyarakat (Linmas) Kaliurang Riris Prihatin (25) menceritakan, setelah prosesi labuhan di Srimanganti, dirinya bersama dua anggota SAR mengantar abdi dalem ke Pos II.

"Saya, sama Mas Amad dan Mas Wahid dari SAR DIY mengawal Abdi Dalem dari Srimanganti ke Pos Rudal atau pos II untuk mengambil oleh-oleh. Dari Abdi Dalem ada enam orang," ujar Riris Prihatin (25) saat dihubungi, Senin (15/3/2021).

Baca juga: Keraton Yogyakarta Gelar Upacara Adat Penyerahan Uba Rambe ke Juru Kunci Merapi

Sesampainya di Pos II, Abdi Dalem kemudian memanjatkan doa sebelum mencari oleh-oleh untuk dibawa turun. Rencananya, mencari oleh-oleh dilanjutkan ke Bukit Kendil.

"Saya ikut Abdi Dalem ke atas lagi. Posisi saya di barisan paling belakang," ungkapnya.

Menurutnya, setelah berjalan kurang lebih 200 meter, tanpa sengaja Abdi Dalem yang ada di depan menemukan kerangka manusia.

Kondisinya saat itu tertutup oleh semak belukar.

"Awalnya yang kelihatan tulang betis kaki kanan, lalu kita cek, kita bersihkan semak-semaknya terlihat bagian tengkorak kepala," tuturnya.

Penemuan itu, lanjutnya, langsung dilaporkan ke SAR dan polisi.

"Kita foto kerangka dari empat sudut yang berbeda. Kemudian kita evakuasi ke bawah," ungkapnya.

Baca juga: Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Guguran, Meluncur Sejauh 1.000 Meter

Riris menjelaskan, kerangka manusia tersebut saat ditemukan berada di sekitar jalan setapak menuju Bukit Kendil. Posisinya di bekas aliran air hujan.

"Itu sudah murni menjadi kerangka. Penemuanya tadi pukul 09.50 WIB," tandasnya.

Sementara itu, Kapolsek Cangkringan AKP Nidia Ratih membenarkan adanya penemuan kerangka manusia.

"Iya benar ada penemuan kerangka. Dibawa ke RS Bhayangkara untuk diotopsi untuk mengungkap identitas," pungkasnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Buron 1 Tahun, Ayah Pemerkosa Anak Kandung di Aceh Timur Dibekuk

Regional
Program 'Makan Siang Gratis' Berubah Jadi 'Makan Bergizi Gratis', Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Program "Makan Siang Gratis" Berubah Jadi "Makan Bergizi Gratis", Budiman Sudjatmiko Ungkap Alasannya

Regional
Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Pantai Jodo di Batang: Daya Tarik, Harga Tiket, dan Rute

Regional
KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

KSP Kopdit Pintu Air Minta Perbaikan Jalan, Pj Bupati Sikka: Saya Tidak Janji tapi Saya Catat

Regional
Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Keluarga Kalin Puas Pratu FS Jadi Tersangka, Minta Pelaku Dihukum Mati

Regional
3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

3 Desa di Bangka Belitung Terendam Banjir, 225 Jiwa Terdampak

Regional
Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Gara-gara Tak Dikasih Tembakau, ODGJ di NTT Aniaya Ayah dan Bunuh Kakeknya

Regional
Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Siswi SD di Padang Pariaman Tewas Terbakar Saat Gotong Royong di Sekolah, Luka Bakar 80 Persen

Regional
Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Kapal Pengangkut Karam, 40 Ton Beras Bulog Basah

Regional
Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Jalur Pantura Semarang-Demak Macet Parah, Apa Penyebabnya?

Regional
Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Jalan Provinsi dan Negara di Rejang Lebong Terhantam Longsor

Regional
Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Seorang Anak Hilang Terseret Ombak di Pantai Jetis Cilacap

Regional
Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Warung Seblak di Ciamis Diserbu Ratusan Pelamar Kerja, Pemilik Hanya Terima 20 Orang

Regional
Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Cerita Pengacara Vina Cirebon, Suami Dibunuh 6 Tahun Lalu di Lampung dan 7 Pelakunya Belum Ditangkap

Regional
Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Warga Lampung Barat Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com