Kecewa Tak Dapat Jatah Dana Desa, KKB Sandera Pilot dan Penumpang Pesawat

Kompas.com - 13/03/2021, 14:18 WIB
Ilustrasi Pesawat Susi Air di Banda Neira KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAIlustrasi Pesawat Susi Air di Banda Neira
Editor Setyo Puji

KOMPAS.com - Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak, Papua, kembali berulah.

Pada Jumat (12/3/2021) pagi, mereka melakukan penyanderaan terhadap pilot dan tiga penumpang pesawat Susi Air.

"Front bersenjata OPM (KKB) kembali melakukan teror dengan menyandera pesawat PT Asi Pudjiastuti Aviation (Pilatus PC-6 S1-9364 PK BVY) di Lapangan Terbang Wangbe, Distrik Wangbe Kabupaten Puncak, Papua," ujar Kepala Penerangan Kogabwilhan III Kolonel CZI IGN Suriastawa, melalui rilis, Sabtu (13/3/2021).

Beruntung saat kejadian itu tidak ada korban jiwa. Para korban akhirnya dilepaskan KKB setelah berhasil melakukan negosiasi selama dua jam.

Baca juga: 30 Anggota KKB Sandera Pilot Pesawat Susi Air dan 3 Penumpang Selama 2 Jam di Papua

Suriastawa mengatakan, dalam insiden tersebut diketahui ada 30 anggota KKB yang melakukan penyanderaan. Dua di antaranya membawa senjata laras panjang.

"Menurut pilot, dua di antara puluhan (anggota) KKB membawa senjata laras panjang. Beruntung selama disandera dua jam, pilot dan tiga penumpang tidak mengalami tindak kekerasan. Walaupun merasa khawatir akan keselamatannya karena sempat ditodong senjata," kata Suriastawa.

Kecewa tak dapat jatah dana desa

Dari keterangan yang didapat dari pilot tersebut, kata dia, saat melakukan penyanderaan itu KKB mengancam agar pesawat tidak membawa penumpang dari aparat TNI-Polri.

Selain itu, mereka juga menyampaikan kekecewaannya karena tidak mendapat jatah dana desa dari kepala kampung.

Terkait dengan insiden tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian.

Sebab, teror yang dilakukan KKB semakin beringas dan sudah mengancam terhadap penerbangan sipil.

"Meskipun tidak terjadi korban, namun kejadian ini menunjukkan aksi teror KKB di wilayah Papua, termasuk teror terhadap aktivitas penerbangan sipil. Dan kami selalu berkoordinasi erat dengan pihak Kepolisian," kata Suriastawa.

Baca juga: Kontak Tembak Kembali Terjadi di Intan Jaya Papua, 1 KKB Tewas

Penulis : Kontributor Jayapura, Dhias Suwandi | Editor : David Oliver Purba



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Gempa 7,2 Magnitudo di Nias Barat Dirasakan Juga di Sejumlah Daerah Ini

Regional
Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Gempa Bermagnitudo 7,2 Guncang Nias Barat, Masyarakat Panik Keluar Rumah

Regional
Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Merawat Toleransi di Hari Raya Kenaikan Isa Almasih dan Idul Fitri

Regional
Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Semua Pemudik Korban Perahu Terbalik Telah Ditemukan, Pencarian Dihentikan

Regional
Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Sempat Lumpuh Diterjang Banjir dan Longsor, Jalan Menuju Danau Toba Parapat Kembali Normal

Regional
Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Pemkot Pontianak Akan Bangun Masjid Terapung di Atas Sungai Kapuas

Regional
Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Jemaah Islam Aboge Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Regional
Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Komandan KKB Lesmin Waker Tewas Saat Baku Tembak dengan Prajurit TNI-Polri

Regional
Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Bubuk Petasan yang Meledak di Kebumen Sekitar 2-3 Kg, Renggut 4 Nyawa dan Rumah Hancur

Regional
Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Gubernur Kalbar Sebut Ada Indikasi Penumpang Pesawat Gunakan Surat Hasil Tes Swab Palsu

Regional
Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Dipensiunkan, Ini Sanksi bagi ASN di Magetan yang Nekat Mudik Lebaran

Regional
Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Detik-detik Kecelakaan Lalu Lintas Seret Korban hingga 8 Kilometer, Saksi: Mengerikan

Regional
3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

3 Pemudik Tenggelam di Sungai, 1 Orang Belum Ditemukan

Regional
Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Pasukan Gabungan TNI Tembak Mati 2 Anggota KKB, Pangdam: Ada Kopassus, Kostrad, dan Yonif

Regional
2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

2 Pemudik yang Tenggelam karena Nekat Lewat Jalur Sungai Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X