Ada Rasa Kebersamaan dalam Semangkuk Soto Seharga Rp 1.000

Kompas.com - 07/03/2021, 07:00 WIB
SOTO MURAH—Duo pemuda kakak beradik, Sugianto-Agus berjualan soto super murah Rp 1.000 satu mangkok di depan SMAN 6 Kota Madiun, Jawa Timur. KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWISOTO MURAH—Duo pemuda kakak beradik, Sugianto-Agus berjualan soto super murah Rp 1.000 satu mangkok di depan SMAN 6 Kota Madiun, Jawa Timur.

KOMPAS.com - Pandemi adalah masa yang serba sulit. Tak sedikit orang bahkan harus melewati hari-hari berat.

Sugianto (30) dan Agus Suprianto (27), kakak-beradik asal Kelurahan Klegen, Kecamatan Kartoharjo, Madiun, Jawa Timur, ini sadar bahwa banyak orang mengalami kesusahan di masa pandemi.

Untuk membantu mereka mencukupi kebutuhan pangan, Sugianto dan Agus melakukan langkah yang cukup menantang, yakni berjualan nasi soto seharga Rp 1.000 semangkuk.

“Kami ingin membantu warga yang tidak mampu agar mereka mudah dan murah mendapatkan makanan untuk sarapan di pagi hari. Bahkan kalau ada orang yang tidak mampu kesusahan makan kami undang makan dan tidak usah bayar alias gratis,” ujar Sugianto, Jumat (5/3/2021).

Mereka berjualan sejak dua bulan lalu.

Warung kaki lima tersebut berada di depan SMAN 6 Kota Madiun, Jalan Suhud Nosingo Kota Madiun.

Baca juga: Kakak Adik Ini Jual Soto Semangkuk Rp 1.000, Begini Ceritanya

Ide dicetuskan oleh ibu

SOTO MURAH—Duo pemuda kakak beradik, Sugianto-Agus berjualan soto super murah Rp 1.000 satu mangkok di depan SMAN 6 Kota Madiun, Jawa Timur.KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI SOTO MURAH—Duo pemuda kakak beradik, Sugianto-Agus berjualan soto super murah Rp 1.000 satu mangkok di depan SMAN 6 Kota Madiun, Jawa Timur.

Ide awal membuat warung soto murah ini tercetus pertama kali oleh ibu mereka, Sukatmi.

Ibunda mereka kepingin agar Sugianto dan Agus berjualan makanan yang enak, tetapi harganya dapat dijangkau oleh masyarakat.

“Setelah berdiskusi dengan adik saya lalu kami putuskan berjualan soto murah sejak 31 Desember 2020. Jualan itu akan membantu orang-orang yang lagi kesusahan di masa pandemi,” ucap Sugianto.

Bermodal uang tabungan sebesar Rp 1 juta yang diperoleh semasa bekerja sebagai pelayan di angkringan, Sugianto dan Agus mulai berjualan.

Usahanya ini dinamai dengan Sewu Mawon. Dalam bahasa Indonesia, “sewu mawon” berarti “seribu saja”.

Baca juga: Setahun Corona di Indonesia, Ini Sederet Tradisi yang Harus “Mengalah” terhadap Pandemi

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Ikan Hiu Sepanjang 4 Meter Terdampar Mati di Pantai Selatan Jember

Regional
Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Mulai Hari Ini, Bandara Syamsuddin Noor Banjarmasin Layani Pemeriksaan GeNose C-19

Regional
Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Usai Membunuh Pengusaha Wajan di Bantul, 2 Pelaku Shalat Berjemaah dan Makan Bersama

Regional
Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Halau Pemudik, Polda Kalsel Siapkan 6 Titik Penyekatan

Regional
Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Seorang Biduan Dangdut Diduga Cabuli Pemuda Berusia 16 Tahun

Regional
Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Pemuda di Magelang Tewas Kena Ledakan Bahan Mercon yang Diraciknya

Regional
Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Solo Berlakukan Larangan Mudik Mulai 1 Mei, Pelaku Perjalanan Wajib Punya SIKM

Regional
Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Pesan Terakhir Serda Ari Prasetya, Awak KRI Nanggala-402 ke Istri: Doain Selamat, Dek...

Regional
Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Viral, Video Warga Baduy Menangis Minta Tolong, Hutan Sakralnya Dirusak Penambang Emas Liar

Regional
Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Ratusan Anggota Geng Motor Serang Warga di Kotabaru Karawang, Belasan Orang Diamankan

Regional
Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Anak Penjual Asongan di Lampu Merah Lolos Jadi Tentara, Baharuddin: Keberhasilan Ini untuk Kedua Orangtua Saya

Regional
Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Tim Peneliti Vaksin Nusantara Dipanggil Ganjar Pranowo, Bahas Apa?

Regional
Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Empat Pemuda Sekap 7 Anak Dalam Mobil, HP Dirampas lalu Diturunkan di Jalan Raya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 22 April 2021

Regional
Desahan Sang Istri Jadi Kode Eksekusi Mati Pengusaha Wajan di Bantul

Desahan Sang Istri Jadi Kode Eksekusi Mati Pengusaha Wajan di Bantul

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X