Kompas.com - 05/03/2021, 11:47 WIB
Penyidik kepolisian Polsek Panakkukang saat melakukan olah tkp di wisma yang menjadi tempat pembunuhan di Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3/2021). KOMPAS.COM/HIMAWANPenyidik kepolisian Polsek Panakkukang saat melakukan olah tkp di wisma yang menjadi tempat pembunuhan di Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3/2021).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Seorang laki-laki berinisial AP (20) ditemukan tewas penuh luka di salah satu wisma di Jalan Topaz, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Jumat (5/3/2021) sekitar pukul 05.00 Wita. 

Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Iqbal Usman mengatakan, AP diduga dibunuh oleh seorang wanita berinisial AS dengan menggunakan pisau dapur. 

AS, kata Iqbal, kini telah ditangkap tidak lama setelah pembunuhan tersebut. Dia kini diamankan di Polsek Panakkukang beserta barang bukti yang digunakan. 

"Pelaku menggunakan sebilah pisau, menusuk korban hingga korban ditemukan banyak mengeluarkan darah dan meninggal dunia," kata Iqbal saat diwawancara wartawan di lokasi kejadian, Jumat pagi.

Baca juga: Pria di Makassar Ditemukan Tewas di Wisma, Sekujur Tubuh Penuh Luka

Iqbal mengatakan bahwa penganiayaan yang dilakukan oleh AS diduga terjadi di dalam kamar yang berada di lantai 2.

Korban sempat berlari keluar kamar menuju lantai 1 hingga tumbang usai kehabisan darah. 

Saat ini, kata Iqbal, korban masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk divisum oleh tim forensik Biddokkes Polda Sulsel. 

Dia belum bisa memastikan berapa luka tusukan yang diderita korban. 

"Ada beberapa di bagian tubuh badan mengalami luka tusukan yaitu pisau. Yang nampak di sekitar dada," ujar Iqbal. 

Baca juga: Viral Video Mobil Berlapis Emas Senilai Rp 20 M Catut Lambang Keraton Yogyakarta

Saat ini penyidik, kata Iqbal masih memeriksa AS untuk mendalami motif hingga dia membunuh AP. 

"Sementara kami dalami hunungan antara pelaku dan korban ini," jelas Iqbal. 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Awalnya Ragu Menanam Porang, Heriyanto Kini Ingin Garap Sampai 13 Hektare

Awalnya Ragu Menanam Porang, Heriyanto Kini Ingin Garap Sampai 13 Hektare

Regional
Sentra Perekonomian Jadi Titik Kemacetan Saat Libur Lebaran 2021 di Solo

Sentra Perekonomian Jadi Titik Kemacetan Saat Libur Lebaran 2021 di Solo

Regional
Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Kata Gubernur Sumsel

Perawat Dianiaya Keluarga Pasien, Ini Kata Gubernur Sumsel

Regional
Dua Sepeda Motor Laga Kambing, Tiga Orang Tewas

Dua Sepeda Motor Laga Kambing, Tiga Orang Tewas

Regional
Suami Ditangkap Aniaya Perawat RS Siloam, Istri Minta Maaf dan Merasa Dipojokkan

Suami Ditangkap Aniaya Perawat RS Siloam, Istri Minta Maaf dan Merasa Dipojokkan

Regional
Virus Corona B1525 Ditemukan di Batam, Warga Kepri Diminta Waspada

Virus Corona B1525 Ditemukan di Batam, Warga Kepri Diminta Waspada

Regional
Sejarah Masjid Menara Kudus, Potret Akulturasi Islam-Hindu, dan Mitos Rajah Kalacakra

Sejarah Masjid Menara Kudus, Potret Akulturasi Islam-Hindu, dan Mitos Rajah Kalacakra

Regional
Polisi: Kami Menduga Sebelum Terjadi Ledakan Ada Aktivitas Meracik Bubuk untuk Membuat Petasan

Polisi: Kami Menduga Sebelum Terjadi Ledakan Ada Aktivitas Meracik Bubuk untuk Membuat Petasan

Regional
Ditanya Soal Peluang dan Survei di Pilkada DKI, Risma: Saya Mikir Bencana Dulu

Ditanya Soal Peluang dan Survei di Pilkada DKI, Risma: Saya Mikir Bencana Dulu

Regional
DPRD Jember Beri Rapor Merah Laporan Pertanggungjawaban Era Bupati Faida

DPRD Jember Beri Rapor Merah Laporan Pertanggungjawaban Era Bupati Faida

Regional
Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Ini KKB Pelaku Pembakaran di Kampung Dambet Papua

Regional
Cerita Petani Tebu Beralih Menanam Porang, dari Omzet Rp 9 Juta Kini Rp 100 Juta

Cerita Petani Tebu Beralih Menanam Porang, dari Omzet Rp 9 Juta Kini Rp 100 Juta

Regional
Chadisin, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia Saat Jadi Imam Shalat Tarawih dan Witir

Chadisin, Anggota Banser Jombang Meninggal Dunia Saat Jadi Imam Shalat Tarawih dan Witir

Regional
Saat Gubernur Menelepon Keluarga Perawat RS Siloam yang Dijambak dan Ditendang Ayah Pasien

Saat Gubernur Menelepon Keluarga Perawat RS Siloam yang Dijambak dan Ditendang Ayah Pasien

Regional
Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Bahan Petasan Meledak Saat Tarawih, Seorang Warga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X