Tanah Terus Bergerak di Batulawang Cianjur, 2 Rumah di Atas Tebing Terancam Ambles

Kompas.com - 05/03/2021, 10:46 WIB
Kondisi bangunan rumah yang terancam ambles di Batulawang, Cianjur, akibat bencana pergerakan tanah yang terjadi sejak awal Februari 2021. KOMPAS.com/FIRMAN TAUFIQURRAHMANKondisi bangunan rumah yang terancam ambles di Batulawang, Cianjur, akibat bencana pergerakan tanah yang terjadi sejak awal Februari 2021.

CIANJUR, KOMPAS.com - Dua rumah di Kampung Sindanglangu, Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Cianjur, terancam ambles menyusul pergerakan tanah yang terus meluas.

Hingga saat ini, luasan lahan yang terus bergeser sudah mencapai puluhan hektar.

Kepala Desa Batulawang Nanang Rohendi mengatakan, rumah warga yang lokasinya tepat berada di atas tebing yang tergerus longsor itu sudah tidak layak huni.

"Kondisinya memang sudah membahayakan, terlebih tanah masih terus bergerak hingga saat ini," kata Nanang kepada Kompas.com via telepon seluler, Jumat (5/3/2021).

Oleh karena itu, sebut Nanang, seluruh penghuninya sudah diungsikan ke rumah kerabat dan sebagian di tenda darurat.

"Sejauh ini yang menempati tenda darurat sudah ada 8 kepala keluarga atau sekira 20 orang," ujar dia.

Baca juga: Pergerakan Tanah di Sindanglangu Cianjur Meluas, Warga Berharap Direlokasi

Kades ajukan relokasi permanen warga terdampak pergerakan tanah

Sementara itu, terkait rencana relokasi permanen terhadap 15 kepala keluarga yang rumahnya terdampak, pemerintah desa telah mengajukan kepada pihak terkait.

“Kemarin kita sudah menggelar rapat terbatas dengan BPBD dan dinas-dinas terkait perihal rencana relokasi ini. Sekarang sedang dirumuskan, terutama untuk lokasinya,” ucap Nanang.

Nanang menambahkan, rencana relokasi sebenarnya pernah diajukan pada 2018 pasca kejadian bencana sebelumnya.

Saat itu, pihaknya telah menyiapkan lahan milik desa. 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dengar Temannya Sudah Makan, Pria Ini Bunuh Korban Saat Sedang Tidur, Begini Ceritanya

Dengar Temannya Sudah Makan, Pria Ini Bunuh Korban Saat Sedang Tidur, Begini Ceritanya

Regional
Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa Malang, Khofifah Minta 3 Layanan Dasar Segera Diperbaiki

Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa Malang, Khofifah Minta 3 Layanan Dasar Segera Diperbaiki

Regional
Belajar Tatap Muka Dimulai, Satu Murid dan Guru di Wonogiri Positif Covid-19

Belajar Tatap Muka Dimulai, Satu Murid dan Guru di Wonogiri Positif Covid-19

Regional
Ini Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi untuk Warga Riau

Ini Panduan Ibadah Ramadhan di Tengah Pandemi untuk Warga Riau

Regional
Bayi di Riau Ini Menderita 'Omphalocele', Lahir dengan Organ Perut di Luar, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bayi di Riau Ini Menderita "Omphalocele", Lahir dengan Organ Perut di Luar, Butuh Uluran Tangan Dermawan

Regional
Hendak 'Selfie' Saat Sunrise, Wisatawan Tewas Tercebur Bersama Motornya ke Laut

Hendak "Selfie" Saat Sunrise, Wisatawan Tewas Tercebur Bersama Motornya ke Laut

Regional
Ramadhan di Padang: Karaoke hingga Diskotek Harus Tutup, Jika Nekat Buka Denda Mulai Rp 50 Juta

Ramadhan di Padang: Karaoke hingga Diskotek Harus Tutup, Jika Nekat Buka Denda Mulai Rp 50 Juta

Regional
Pasca-banjir Bandang NTT, Bandara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur Sudah Dibuka Kembali

Pasca-banjir Bandang NTT, Bandara Umbu Mehang Kunda di Sumba Timur Sudah Dibuka Kembali

Regional
Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Mengenal Meugang, Tradisi Unik Jelang Ramadhan, Eratkan Kebersamaan Melalui Daging Sapi

Regional
Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Kakek 75 Tahun di Tulungagung Selamat dari Reruntuhan Rumahnya Saat Gempa

Regional
Dikira Diculik, Ternyata Kepala SMPN 1 Beoga Sembunyi di Semak-semak Saat Ditembaki KKB

Dikira Diculik, Ternyata Kepala SMPN 1 Beoga Sembunyi di Semak-semak Saat Ditembaki KKB

Regional
Jemaah An Nadzir Gowa Mulai Puasa Ramadhan Hari ini

Jemaah An Nadzir Gowa Mulai Puasa Ramadhan Hari ini

Regional
Bocah 9 Tahun di Padang Pariaman Dicabuli Ayah Tiri Saat Ibunya Terlelap

Bocah 9 Tahun di Padang Pariaman Dicabuli Ayah Tiri Saat Ibunya Terlelap

Regional
Tercatat 9 Kali Gempa Susulan di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Tercatat 9 Kali Gempa Susulan di Malang, Ini Penjelasan BMKG

Regional
Kota Malang dan 12 Nama Julukannya, dari Paris Van East Java hingga Kota Susu

Kota Malang dan 12 Nama Julukannya, dari Paris Van East Java hingga Kota Susu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X