Buat Gaya-gayaan, Wanita Ini Bayar Rp 1,5 Juta Beli Pelat Dinas TNI Palsu, Dipamerkan hingga Videonya Viral

Kompas.com - 05/03/2021, 05:40 WIB
RHK alias Poojo berhasil diamankan petugas POM TNI di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/3/2021), sekitar pukul 23.30 WIB. Puspen Mabes TNIRHK alias Poojo berhasil diamankan petugas POM TNI di Bandung, Jawa Barat, Rabu (3/3/2021), sekitar pukul 23.30 WIB.

KOMPAS.com - Seorang wanita harus berurusan dengan polisi militer dan Kepolisian RI (Polri) karena memakai pelat nomor TNI pada mobilnya.

Setelah diselidiki, pelat nomor tersebut ternyata bodong alias tidak teregister.

Wanita di Bandung, Jawa Barat itu rupanya mengaku hanya ingin bergaya menggunakan pelat nomor TNI.

Baca juga: Kasus Wanita Pamer Pelat Dinas TNI Palsu di Bandung Dilimpahkan ke Polisi

Beli Rp 1,5 juta untuk gaya-gayaan

Ilustrasi uang Dok. Kredivo Ilustrasi uang
Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/5 Bandung Letkol TNI Pamungkas mengatakan telah memeriksa wanita tersebut.

Pelaku membeli pelat nomor itu dari seseorang dengan harga Rp 1,5 juta.

"Dia beli Rp 1,5 juta dari AN, sedang kita cari. Katanya hanya untuk gaya-gayaan," kata Pamungkas di Markas Denpom III/5 Bandung, Kamis (4/3/2021).

"Ceritanya si ibu dituduh nyenengi suami orang, lalu dia bikin Tik Tok bahwa dia punya anak, mobilnya aja pelatnya begitu. Dia pengen mamerin yang dipakai objek dinas militer," lanjut dia.

Denpom kemudian melimpahkan kasus itu ke Polrestabes Bandung.

"Kasusnya beserta barang bukti dilimpahkan ke Polrestabes," katanya.

Baca juga: Video Viral Wanita Pamer Mobil Pelat Dinas, TNI: Sedang Dilacak

 

Tentara.Thinkstock Tentara.
Tidak ada TNI yang terlibat

Untuk sementara, tidak ditemukan adanya anggota TNI yang terlibat dalam kasus tersebut.

Namun Pamungkas mengatakan siap memberi sanksi tegas jika ada anggota yang ketahuan terlibat.

Sementara Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Achmad Riad juga memastikan pelat nomor dinas yang digunakan wanita tersebut bodong.

"Pelat nomor dinas tidak teregistrasi atau bodong," ujar Riad.

Baca juga: Abaikan Saran Ganjar, Wali Kota Tegal Tetap Tak Mau Cabut Laporan, Polisi Segera Panggil Saksi


Polisi terima barang bukti

Kepala Satreskrim Polrestabes Bandung AKBP Adanan Mangopang membenarkan pihaknya menangani kasus tersebut.

Mereka mendapatkan limpahan kasus dari Denpom Bandung.

"Sudah diterima semalam," kata Adanan. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan kepada wanita itu.

Baca juga: Duka Keluarga Briptu Herlis, Brimob yang Gugur dalam Kontak Senjata dengan MIT: Kami Masih Tidak Percaya

Viral di medsos

Sebelumnya, warganet ramai memperbincangkan seorang wanita yang memamerkan pelat nomor dinas TNI.

Pelat nomor terpasang pada mobil Toyota Camry warna hitam.

Dalam video berdurasi 18 detik itu, tampak seorang wanita berjalan menuju sebuah mobil.

"Ini anak saya yang baik, ini mobil saya, ya. Dari pelatnya saja Anda sudah tahu dong suami saya itu siapa. Jadi untuk suami Anda yang enggah tahu asal-usulnya gitu ya. Saya sarankan jangan apa ya? saya enggak kenal juga dengan dia gitu lho, saya enggak pernah ada...," kata wanita tersebut dalam video

Video itu kemudian viral, salah satunya diunggah oleh akun instagram lambe_turah, Rabu (3/3/2021).

Menindaklanjuti hal itu, Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Laut (KH), Edys Riyanto menjelaskan pelaku telah ditangkap.

"Sekitar pukul 23.30 WIB, Puspom TNI dan anggota Lidpam Pomdam III/Siliwangi, serta Lidpam Denpom III/5 Bandung, beserta Satlak Gakkum Wal Denpom III, telah mengamankan kendaraan sipil beserta dengan pelaku yang menggunakan plat nomor dinas TNI," ujar Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Laut (KH), Edys Riyanto dalam keterangan tertulis, Kamis (4/3/2021).

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Bandung, Agie Permadi | Editor: Abba Gabrillin), Kompas TV



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anaknya Mengarang Cerita Mudik Jalan Kaki ke Bandung, Ibunda Dani Mengaku Malu: Saya Capek Ngurus Dia

Anaknya Mengarang Cerita Mudik Jalan Kaki ke Bandung, Ibunda Dani Mengaku Malu: Saya Capek Ngurus Dia

Regional
Pemudik yang 6 Tahun Tak Bertemu Anaknya Diizinkan Lewati Penyekatan dengan Syarat

Pemudik yang 6 Tahun Tak Bertemu Anaknya Diizinkan Lewati Penyekatan dengan Syarat

Regional
Ibu Bunuh Bayi hingga Jasad Dimakan Anjing, Malu Lahirkan Anak dari Hubungan Gelap

Ibu Bunuh Bayi hingga Jasad Dimakan Anjing, Malu Lahirkan Anak dari Hubungan Gelap

Regional
Terjadi Penumpukan, Pemudik Diloloskan Sementara di Perbatasan Bekasi-Karawang

Terjadi Penumpukan, Pemudik Diloloskan Sementara di Perbatasan Bekasi-Karawang

Regional
Tambang Emas Liar di Sumbar Longsor, 8 Penambang Tewas

Tambang Emas Liar di Sumbar Longsor, 8 Penambang Tewas

Regional
Mengarang Cerita agar Dapat Simpati, Ini Sosok Dani dan Masitoh yang Mengaku Mudik Jalan Kaki, Sudah Setahun Keliling Jawa

Mengarang Cerita agar Dapat Simpati, Ini Sosok Dani dan Masitoh yang Mengaku Mudik Jalan Kaki, Sudah Setahun Keliling Jawa

Regional
Antisipasi Pemudik Memaksa Masuk, Jalan ke Sumedang Bakal Ditutup pada H-1 Lebaran

Antisipasi Pemudik Memaksa Masuk, Jalan ke Sumedang Bakal Ditutup pada H-1 Lebaran

Regional
Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Melonjak, dari Klaster Keagamaan dan Pemudik

Kasus Covid-19 di Kabupaten Semarang Melonjak, dari Klaster Keagamaan dan Pemudik

Regional
Gubernur Lampung Imbau Warga Jalankan Shalat Id di Rumah

Gubernur Lampung Imbau Warga Jalankan Shalat Id di Rumah

Regional
Edy Rahmayadi Pastikan 831 WNI yang Baru Tiba Akan Lebaran di Tempat Karantina

Edy Rahmayadi Pastikan 831 WNI yang Baru Tiba Akan Lebaran di Tempat Karantina

Regional
Kisah ART di Surabaya, Diduga Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Disebut Gila hingga Anak Masih Tinggal dengan Majikan

Kisah ART di Surabaya, Diduga Dipaksa Makan Kotoran Kucing, Disebut Gila hingga Anak Masih Tinggal dengan Majikan

Regional
6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara...

6 Tahun Tak Bertemu Anak, Pemudik: Saya Tak Mau Memutar Balik, Lebih Baik Dipenjara...

Regional
Keroyok Pemuda Pembagi Takjil hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Keroyok Pemuda Pembagi Takjil hingga Tewas, 4 Orang Ditangkap

Regional
Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Buka Hanya untuk Warga Lokal

Tempat Wisata di Kabupaten Bogor Buka Hanya untuk Warga Lokal

Regional
Pesan Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Di Mana Saya Meninggal, Di Situ Dimakamkan

Pesan Ustaz Tengku Zulkarnain Sebelum Wafat: Di Mana Saya Meninggal, Di Situ Dimakamkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X