Antisipasi Virus Corona B.1.1.7, TKI yang Masuk Jateng Bakal Diswab

Kompas.com - 04/03/2021, 19:21 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi pedagang di Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/3/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meninjau vaksinasi pedagang di Pasar Klewer Solo, Jawa Tengah, Kamis (4/3/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengantisipasi masuknya virus corona B.1.1.7 ke Jateng.

Pihaknya akan memberlakukan swab test PCR bagi tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru kembali dari luar negeri.

"Kita pastikan awal itu mereka dikarantina lebih dulu sebelum mereka kembali bertemu keluarga," kata Ganjar saat meninjau vaksinasi pedagang di Pasar Klewer Solo, Kamis (4/3/2021).

Untuk mencegah masuknya virus varian baru tersebut, Ganjar meminta pemerintah memperketat pintu-pintu masuk ke Indonesia.

"Kita harapkan pemerintah segera turun tangan, kita cari, kita isolasi, kita lakukan tracing secepatnya," kata Ganjar.

Baca juga: Gibran Ingin Berantas Prostitusi dan Penyakit Masyarakat Lainnya di Solo

Dia berharap, keberadaan virus corona B.1.1.7 segera diteliti oleh tim ahli sehingga bisa dengan cepat diantisipasi penularannya.

"Insya Allah kita bisa lah (antisipasi). Nanti tim ahlinya meneliti melihat agar kita bisa segera mengantisipasi," ungkap dia.

Ganjar berpesan, kepada masyarakat Jateng untuk berhati-hati agar tidak tertular virus varian baru dengan menerapkan prokes ketat.

"Untuk masyarakat Jawa Tengah semua hati-hati. Maka kemudian kenapa divaksin kita minta untuk tetap menjaga prokes. Itu penting untuk kita mengantisipasi minimal dari kita sendiri," kata dia.

Baca juga: Gibran Minta Pemerintah Pusat Prioritaskan Vaksinasi di Solo

Diberitakan sebelumnya, varian virus corona yang lebih menular yang pertama kali diidentifikasi di Inggris terus bermunculan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Dua tenaga kerja Indonesia ( TKI) asal Karawang diketahui terpapar virus corona B.1.1.7.

Satgas Penanganan Covid-19 Karawang langsung melakukan tracing dan testingkontak erat.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Karawang Fitra Hergyana mengungkapkan, dua TKI tersebut yakni M (40) asal Kecamatan Lemahabang dan A (45) asal Kecamatan Pedes.

M diketahui pulang dari Arab Saudi ke tanah air dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada 31 Januari 2021.

Ia kemudian menjalani isolasi di Pademangan dan hasilnya negatif Covid-19.

Sedangkan A pulang ke Indonesia dari Arab Saudi pada 31 Januari 2021. Tes PCR A menunjukkan hasil positif Covid-19 dan kemudian A menjalani isolasi di Pademangan.

"Saat kembali ke Karawang keduanya sudah negatif (Covid-19)," ujar Fitra di Gedung Singaperbangsa, Komplek Kantor Pemkab Karawang, Rabu (3/3/2021).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berbeda dengan Daerah Lain, Kota Bandung Tidak Menutup Tempat Wisata

Berbeda dengan Daerah Lain, Kota Bandung Tidak Menutup Tempat Wisata

Regional
Cerita Petugas SAR Saat Libur Lebaran, Tetap Bertugas hingga Hadapi Wisatawan Tak Mau Pakai Masker

Cerita Petugas SAR Saat Libur Lebaran, Tetap Bertugas hingga Hadapi Wisatawan Tak Mau Pakai Masker

Regional
Pos Penyekatan di Jabar Berhasil Mendeteksi 53 Orang Positif Covid-19

Pos Penyekatan di Jabar Berhasil Mendeteksi 53 Orang Positif Covid-19

Regional
Suami Tak Bicara 2 Minggu, IRT Telan 4 Butir Kapur Barus hingga Nyaris Tewas

Suami Tak Bicara 2 Minggu, IRT Telan 4 Butir Kapur Barus hingga Nyaris Tewas

Regional
Pegiat Medsos Brigaldo Sinaga Meninggal Terpapar Covid-19, Ketua DPD Golkar Kepri Merasa Kehilangan

Pegiat Medsos Brigaldo Sinaga Meninggal Terpapar Covid-19, Ketua DPD Golkar Kepri Merasa Kehilangan

Regional
Usai Libur Lebaran, Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka

Usai Libur Lebaran, Objek Wisata di Pesisir Selatan Kembali Dibuka

Regional
'Walau Uangnya Sudah untuk Daftar Haji, Pasti Ada Sisanya, Kita Bagi Seperti Hukum Islam'

"Walau Uangnya Sudah untuk Daftar Haji, Pasti Ada Sisanya, Kita Bagi Seperti Hukum Islam"

Regional
Taman Nasional Ujung Kulon Tutup hingga 31 Mei 2021

Taman Nasional Ujung Kulon Tutup hingga 31 Mei 2021

Regional
Masa Larangan Mudik Berakhir, 14 KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi di Daop 7 Madiun

Masa Larangan Mudik Berakhir, 14 KA Jarak Jauh Kembali Beroperasi di Daop 7 Madiun

Regional
Senin Malam 3 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Bogor, 9 Rumah Rusak

Senin Malam 3 Desa Terendam Banjir di Kabupaten Bogor, 9 Rumah Rusak

Regional
Usai Diteror Debt Collector 24 Pinjol, Guru TK di Malang Dipecat, Gajinya Rp 400.000 Per Bulan

Usai Diteror Debt Collector 24 Pinjol, Guru TK di Malang Dipecat, Gajinya Rp 400.000 Per Bulan

Regional
Guru TK di Malang Diteror Debt Collector 24 Pinjol, Utang Rp 40 Juta, Nyaris Bunuh Diri

Guru TK di Malang Diteror Debt Collector 24 Pinjol, Utang Rp 40 Juta, Nyaris Bunuh Diri

Regional
Pemprov Siapkan Hotel untuk Karantina WNA dan Pekerja Migran yang Tiba di Yogyakarta

Pemprov Siapkan Hotel untuk Karantina WNA dan Pekerja Migran yang Tiba di Yogyakarta

Regional
Heboh Video Ratusan Pengunjung Berjoget dan Berdempetan di Pantai, Ini Kata Polisi

Heboh Video Ratusan Pengunjung Berjoget dan Berdempetan di Pantai, Ini Kata Polisi

Regional
Warga yang Sebut Temukan Telur Palsu di Kediri Minta Maaf

Warga yang Sebut Temukan Telur Palsu di Kediri Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X