Nikahi Wanita Perancis, Pria Asal Lombok Ini Beri Maskawin Cobek Batu hingga Alat Salat

Kompas.com - 04/03/2021, 16:36 WIB

KOMPAS.com - Jatuh cinta sepertinya bisa terjadi di mana saja. Ini seperti yang dialami Indra Budiman (26) dan Melissa (27).

Indra adalah seorang warga Dusun Tajuk, Desa Rembitan, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Sedangkan Melissa merupakan warga negara Perancis.

Kisah asmara ini bermula ketika Melissa sedang berlibur ke Pantai Kuta Mandalika.

Waktu itu, Melissa masih kuliah di Australia. Dia pergi ke Lombok dalam rangka liburan semester.

Baca juga: Kisah Wanita Perancis Menikah dengan Pria Lombok, Jatuh Cinta Saat Melihat Sang Suami Panjat Pohon Kelapa

Perjumpaan awal mereka terjadi di sebuah restoran. Kebetulan, di restoran itulah Indra bekerja sebagai manajer.

"Awal bertemu waktu di restoran tempat ia (Indra) bekerja di Kuta, tidak banyak ngomong," kenang Melissa sambil tertawa.

Melissa terpesona tatkala Indra memanjat pohon kelapa.

"Saya suka melihat dia pas dia panjat pohon kelapa muda, itu sangat unik," tuturnya.

Baca juga: Kisah Melissa, WN Perancis yang Menikah dengan Pria Asal Lombok, Mengaku Suka Tempe Goreng

Didukung orang tua

Singkat cerita, meski terkendala bahasa dan budaya, keduanya akhirnya dipersatukan dalam ikatan cinta.

April 2019 menjadi bulan yang berbahagia bagi mereka. Di bulan itulah Indra dan Melissa sah menjadi suami dan istri.

Mereka melangsungkan pernikahan di Lombok menggunakan upacara adat suku Sasak.

Sebagai maskawinnya adalah cobek batu, sabuk sasak, ceret, dan seperangkat alat salat.

Baca juga: Hampir Dites DNA, Bayi di Cianjur yang Dianggap Lahir Mendadak Akhirnya Terungkap Siapa Ayah Kandungnya

 

Melissa berujar kedua orang tuanya di Perancis mendukung dan merestui hubungannya dengan Indra.

Sewaktu Melissa menikah, orang tua dan keluarganya pun turut hadir untuk memberika doa dan restu.

Melissa mengaku kesederhanaan dan sikap murah senyum Indra-lah yang meluluhkan hatinya.
"I love him, dia ramah, and big smile, dan kekeluargaan," ucapnya ketika ditemui Rabu (3/3/2021).

Kini, buah cinta Indra dan Melissa telah lahir ke dunia. Anak berumur 11 bulan itu diberi nama Aytham Budiman.

Baca juga: Cerita Driver Ojol Terjang Banjir Sepinggang demi Antar Pesanan: Saya Harus Tanggung Jawab Selesaikan

Dekati lewat Facebook

ilustrasi FacebookBloomberg ilustrasi Facebook

Ternyata, perjuangan Indra mengambil hati Melissa melalui jalan yang tak mudah. Indra menuturkan awalnya Melissa tak meliriknya.

Meski Melissa sudah kembali ke negara asalnya, Indra tak kendur untuk menghubunginya lewat Facebook.

“Awalnya dia tidak respect sama saya, dia cuek, tapi saya terus chat lewat inbox Facebook," ungkapnya.

Baca juga: Gara-gara Video 35 Detik, Isma Mendekam di Penjara bersama Bayinya

Ia tak menyerah. Dan akhirnya hati Mellisa pun luluh.

"Saya terus inbox pendekatan, sampai memungkin dia baper, dan akhirnya memilih balik ke Lombok menikah dengan saya," kata Indra.

Sumber: Kompas.com (Penulis: Kontributor Lombok Tengah, Idham Khalid | Editor: Robertus Belarminus, Dheri Agriesta)

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Kepala Desa di Alor NTT Aniaya Warga, Diduga Kesal Dilaporkan Terkait Dugaan Korupsi

Regional
Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Keluarga Brigadir J Harap Tak Ada Lagi Hoaks: Kasihan Sudah Meninggal, Masih Terus Difitnah

Regional
Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Laporkan Benny Mamoto Kompolnas, Pengacara Keluarga Brigadir J: Isu Pelecehan Seksual, Pemerkosaan, dan LGBT Hoaks

Regional
Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Kampung Kapitan: Sejarah, Daya Tarik, Harga Tiket, dan Jam Buka

Regional
Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Cerita ABK WNI di Kapal China, Kerap Konsumsi Makanan Busuk, Dipukul, Disiksa dan Dilarung

Regional
Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu 'Ojo Dibandingke'

Sosok Winda, Penerjemah Bahasa Isyarat Upacara HUT RI yang Viral Jogeti Lagu "Ojo Dibandingke"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

[POPULER NUSANTARA] Satpam Panjat Tiang Bendera 15 Meter Saat Tali Lepas | Ibu Muda Meninggal Saat Balap Karung

Regional
Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Paguyuban Sedap Malam Menghapus Stigma Negatif Transpuan

Regional
Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Prakiraan Cuaca di Medan Hari Ini, 19 Agustus 2022: Hujan Petir Pada Malam Hari

Regional
Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Prakiraan Cuaca di Palembang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Malam Hujan Ringan

Regional
Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Prakiraan Cuaca di Denpasar Hari Ini 19 Agustus 2022 : Sepanjang Hari Cerah

Regional
Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Prakiraan Cuaca di Malang Hari Ini, 19 Agustus 2022: Pagi Cerah dan Sore Cerah Berawan

Regional
Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 'Paper Mob' Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Kain Merah Putih 1 Km hingga dan 1.600 "Paper Mob" Meriahkan Perayaan Proklamasi di Lereng Gunung Merbabu

Regional
Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Nekat ke Kalimantan Pakai Rakit, Pria asal Gowa Terombang-ambing di Laut Selama 10 Hari

Regional
Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Motif Menantu di Alor Bacok Mertua hingga Tewas, Tersinggung Dilarang Gendong Anak dalam Kondisi Mabuk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.