Pesan Bupati Gresik kepada Semua Pejabat dan ASN: Mudahkan Layanan, Jangan Dipersulit

Kompas.com - 01/03/2021, 12:17 WIB
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kiri) saat memimpin apel perdana di halaman kantor Bupati Gresik, Senin (1/3/2021). Dok. Humas Pemkab GresikBupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kiri) saat memimpin apel perdana di halaman kantor Bupati Gresik, Senin (1/3/2021).

GRESIK, KOMPAS.com - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepala organisasi perangkat daerah dan semua aparatur sipil negara (ASN) di Gresik meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu memimpin apel perdana di halaman kantor Bupati Gresik pada Senin (1/3/2021).

Baca juga: Masih Ingat Ibu di Cianjur yang Viral Hamil 1 Jam lalu Melahirkan, Ternyata Dihamili Mantan Suami

Agenda itu diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, serta semua kepala OPD dan juga camat di Pemkab Gresik.

"Pemerintah harus bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Mudahkan layanan, jangan sampai ada yang dipersulit," ujar Gus Yani saat memimpin apel, Senin.

Gus Yani meminta kepada semua pejabat lebih kreatif berinovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Gresik. Tak sekadar meniru program yang ada, tetapi inovasi baru dalam melayani masyarakat.

"Keajaiban bisa kita dapatkan dari sesuatu yang baru, bukan program lama yang copy paste. Mari kita optimalkan penggunaan dana desa agar masyarakat lebih sejahtera," ucap dia.

Terkait banyaknya infrastruktur jalan yang rusak, Gus Yani meminta semua OPD berkolaborasi.

"Setelah apel ini, kami akan mengadakan rapat bersama dengan seluruh OPD dan camat seluruh Kabupaten Gresik," kata dia.

Saat kampanye, Gus Yani dan Aminatun berjanji merealisasikan sembilan program yang diberi nama Nawakarsa.

Baca juga: 11 Hari Hilang, Seorang Kakek Ditemukan Tewas Membusuk di Gorong-gorong Depan Masjid

Program tersebut menjadi prioritas dalam 100 kerja Gus Yani dan Aminatun, termasuk penanganan banjir yang rutin terjadi akibat luapan Kali Lamong dan penanganan Covid-19 di Gresik.

"Saya minta doa restu dan dukungan dalam menjalani jabatan Bupati. Kerja ke depan membangun Gresik baru, dengan tantangan pandemi Covid-19 yang belum berakhir," tutur Gus Yani.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Merapi Tiga Kali Luncurkan Awan Panas dan 15 Guguran Lava Pijar

Gunung Merapi Tiga Kali Luncurkan Awan Panas dan 15 Guguran Lava Pijar

Regional
Fakta Dibalik Sukses Penggerebekan Kampung Narkoba, 'Benteng'-nya Sulit Ditembus, Pakai Senjata Petasan, hingga Bandar Berhasil Lolos

Fakta Dibalik Sukses Penggerebekan Kampung Narkoba, "Benteng"-nya Sulit Ditembus, Pakai Senjata Petasan, hingga Bandar Berhasil Lolos

Regional
Cegah Pemudik, Jalur Tikus hingga Perbatasan Banyumas Dijaga Ketat 24 Jam

Cegah Pemudik, Jalur Tikus hingga Perbatasan Banyumas Dijaga Ketat 24 Jam

Regional
Cerita Lansia 72 Tahun, Mau Divaksin gara-gara Ingin Foto Bareng Wagub Sumbar

Cerita Lansia 72 Tahun, Mau Divaksin gara-gara Ingin Foto Bareng Wagub Sumbar

Regional
Kini Bertani Singkong, Eks Wakil Bupati Bandung Barat: Usia 60 Tahun ke Atas, Saya Ingin Sukses di Pertanian

Kini Bertani Singkong, Eks Wakil Bupati Bandung Barat: Usia 60 Tahun ke Atas, Saya Ingin Sukses di Pertanian

Regional
Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Heboh Biaya Masuk Pantai Anyer Rp 100.000, Berawal dari Wisatawan Unggah Foto Tiket di Medsos

Regional
Geliat Perajin Beduk di Banyumas Mencoba Mendulang Omzet Saat Ramadhan

Geliat Perajin Beduk di Banyumas Mencoba Mendulang Omzet Saat Ramadhan

Regional
Bupati Blitar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Kerugian akibat Gempa Ditaksir Rp 3 M

Bupati Blitar Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana, Kerugian akibat Gempa Ditaksir Rp 3 M

Regional
KKB Bakar 12 Ruang Sekolah di Beoga, Kerugian Capai Rp 7,2 Miliar

KKB Bakar 12 Ruang Sekolah di Beoga, Kerugian Capai Rp 7,2 Miliar

Regional
Curhat Erni, Suaminya Meninggal Saat Bertugas sebagai Polisi, Kini Memulung Barang Bekas untuk Hidupi 7 Anak

Curhat Erni, Suaminya Meninggal Saat Bertugas sebagai Polisi, Kini Memulung Barang Bekas untuk Hidupi 7 Anak

Regional
Prediksi 4,6 Juta Orang Mudik Dini Sebelum Tanggal Pelarangan, Ini Skenario Dishub Jateng

Prediksi 4,6 Juta Orang Mudik Dini Sebelum Tanggal Pelarangan, Ini Skenario Dishub Jateng

Regional
Tak Lagi Menjabat, Eks Wakil Bupati Bandung Barat Pilih Terjun Bisnis Pertanian

Tak Lagi Menjabat, Eks Wakil Bupati Bandung Barat Pilih Terjun Bisnis Pertanian

Regional
Warga Desa Wadas Karawang Kebanjiran di Malam Ramadhan Pertama

Warga Desa Wadas Karawang Kebanjiran di Malam Ramadhan Pertama

Regional
Derita Orangtua Bayi yang Alami Kelainan Langka Organ Perut Keluar: Kami Tak Ada Uang Lagi

Derita Orangtua Bayi yang Alami Kelainan Langka Organ Perut Keluar: Kami Tak Ada Uang Lagi

Regional
Mengenal Jam Istiwa di Masjid Agung Solo, Penentu Waktu Shalat Peninggalan Pakubuwono VIII

Mengenal Jam Istiwa di Masjid Agung Solo, Penentu Waktu Shalat Peninggalan Pakubuwono VIII

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X