Kompas.com - 26/02/2021, 13:13 WIB
Polisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Nganjuk-Kediri, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (25/2/2021) malam. Foto: Polres Nganjuk KOMPAS.com/USMAN HADIPolisi melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Raya Nganjuk-Kediri, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (25/2/2021) malam. Foto: Polres Nganjuk

NGANJUK, KOMPAS.comKecelakaan maut antara motor dan truk terjadi di Jalan Raya Nganjuk-Kediri, Desa Joho, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (25/2/2021).

Akibat kecelakaan itu, pengemudi motor bernama Matnuri (51), warga Kecamatan Tarokan, tewas akibat luka parah di kepala.

Baca juga: Demi Konten TikTok, 4 Remaja Joget di Zebra Cross, Dipanggil Polisi Setelah Videonya Viral

“Korban mengalami luka pada kepala,” jelas Kanit Laka Satlantas Polres Nganjuk, Iptu Sugino, di Kabupaten Nganjuk, Jumat (26/2/2021).

Sugino mengatakan, kecelakaan maut ini bermula ketika Matnuri yang mengendarai motor Yamaha Mio-GT dengan nomor polisi AG 6338 GN melintas di Jalan Raya Nganjuk-Kediri dari arah timur ke barat.

Sepeda motor itu melintas dengan kecepatan sedang pada Kamis (25/2/2021) pukul 20.30 WIB.

Di sekitar lokasi, Matnuri hendak mendahului truk dengan nomor polisi S 8646 PB yang berada di depannya.

Truk itu dikemudikan Agus Priyono (37), warga Kecamatan Jatirejo, Mojokerto.

“Karena kurang menjaga jarak aman akhirnya sepeda motor Yamaha Mio-GT menyenggol bodi tengah kanan truk, dan sepeda motor Yamaha Mio-GT terjatuh ke kiri atau ke selatan hingga mengakibatkan korban terlindas roda belakang kanan truk,” tuturnya.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa korban tak tertolong karena luka parah yang dialaminya.

Baca juga: Pemkot Surabaya Siapkan Penyambutan Eri-Armuji, Undang Risma Saksikan Pelantikan dari Balai Kota

Menurut Sugino, kecelakan maut ini diduga karena pengemudi yang kurang hati-hati.

“Karena kurang menjaga jarak aman, sehingga menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas dan korban meninggal dunia,” jelas dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X