Suami Pembunuh Bayi 9 Bulan Tak Tahu Istrinya Selingkuh, Tak Curiga Pelaku Pamit ke Rumah Bibi

Kompas.com - 26/02/2021, 10:35 WIB
Kedua tersangka pembunuhan bayi 9 bulan di Lampung, MA dan AO memeragakan adegan saat keduanya menghabisi nyawa bayi malang itu, Kamis (25/2/2021). Total 47 adegan diperagakan kedua tersangka. KOMPAS.com/TRI PURNA JAYAKedua tersangka pembunuhan bayi 9 bulan di Lampung, MA dan AO memeragakan adegan saat keduanya menghabisi nyawa bayi malang itu, Kamis (25/2/2021). Total 47 adegan diperagakan kedua tersangka.

LAMPUNG, KOMPAS.com – AO (35) tersangka yang membunuh bayinya sendiri di Lampung sempat pamit kepada suaminya sebelum terjadi pembunuhan itu.

Bayi perempuan itu dibunuh oleh AO (35) dan pasangan selingkuhnya MA (40) pada Sabtu (6/2/2021) malam.

Suami tersangka, FM (34) mengatakan, istrinya itu pamit pada Sabtu (6/2/2021) dengan membawa korban, Kartika Suci Rahyu yang masih berusia 9 bulan.

“Iya sempat pamit sama saya. Katanya mau ke rumah saudara, rumah bibinya, bawa anak saya itu,” kata FM saat dihubungi, Jumat (26/2/2021).

Baca juga: Rekonstruksi Ibu Kandung Bunuh Bayi 9 Bulan, Hidung Korban Ditekan hingga Memar agar Telan Racun

Pamit pergi ke bibi, ternyata ke rumah kontrakan teman

Namun dalam penyelidikan Polsek Teluk Betung Selatan, alasan pergi ke rumah sanak saudara yang dilakukan oleh AO itu hanyalah modus untuk bisa membawa keluar bayi itu dari rumah.

Bersama MA yang telah menunggu di tepi jalan, AO lalu pergi ke rumah kontrakan salah satu teman MA di Jalan Yos Sudarso.

Di rumah kontrakan itu, MA dan AO mencekoki bayi malang itu dengan cairan ramuan beracun.

MA juga menekan wajah korban untuk memaksa cairan itu tertelan. Sehingga, wajah korban memar.

Baca juga: Bayi 9 Bulan Dibunuh Ibu, Diduga karena Wajahnya Mirip Selingkuhannya

Suami minta istri dan selingkuhannya dihukum berat

Menurut kepolisian, pembunuhan berencana yang dilakukan oleh kedua tersangka berlatar belakang untuk menutupi perselingkuhan diantara keduanya.

“Saya nggak tahu (kedua tersangka) selingkuh. Taunya juga dari polisi, katanya mengaku dari mengandung anak saya itu lima bulan hamil,” kata FM.

FM berharap kedua tersangka diberikan hukuman berat yang setimpal dengan perbuatan keji karena membunuh anaknya tersebut.

“Saya serahkan kepada proses hukum, dihukum setimpal,” kata FM.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X