Kompas.com - 26/02/2021, 08:24 WIB
Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo bersama istri menghadiri pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih di Gedung Graha Paripurna DPRD Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2/2021). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo bersama istri menghadiri pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih di Gedung Graha Paripurna DPRD Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2/2021).

SOLO, KOMPAS.com - Mantan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo bersama istri menghadiri pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo terpilih di Gedung Graha Paripurna DPRD Solo, Jawa Tengah, Jumat (26/2/2021).

Berdasarkan pantauan Kompas.com, pria yang akrab disapa Rudy tiba di lokasi acara sekitar pukul 07.50 WIB dengan menaiki mobil Toyota Innova hitam tanpa sopir pribadi.

Rudy bersama istri Elisabeth Endang Prasetyaningsih kompak memakai baju serba merah. Rudy memakai kemeja merah dan istri kebaya merah.

Rudy mengatakan alasan dirinya memakai kemeja warna merah adalah sebagai semangat baru.

"Ini semangat baru. Selamat hati kita merah sehat. Lambang darah kita merah sehat," kata dia didampingi sang istri sebelum masuk ruangan gedung Graha Paripurna DPRD Solo, Jumat.

Baca juga: Usai Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Kawal Percepatan Vaksinasi Covid-19

Dalam kesempatan itu, Rudy mengatakan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo yang baru yakni Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa lebih muda tentu lebih energi dalam melayani masyarakat Solo.

Rudy juga berharap wali kota yang baru bisa melanjutkan progam wali kota sebelumnya yang belum terselesaikan.

Salah satunya adalah penyelesaian warga kecil, lemah, miskin dan tertindas (KLMT).

"Kemarin yang sudah kita usulkan adalah palang pintu perlintasan Joglo relnya naik (layang) dan viaduk Gilingan. Yang belum selesai ya KLMT tadi," ungkap dia.

Selama ini, ujar Rudy, dirinya selalu merogoh kocek untuk membayar warga yang tidak mampu mengambil ijazah warga tidak mampu.

Baca juga: Dilantik Jadi Wali Kota Solo, Gibran Tak Langsung Tempati Rumah Dinas Loji Gandrung

Uang yang dikeluarkan Rudy pun tak sedikit untuk memberikan keringanan dalam pengambilan ijazah siswa tak mampu tersebut.

"Kalau 10.000 orang lebih sejak tahun 2000 sampai sekarang. Ada yang Rp 7 juta bahkan tiga tahun tidak membayar ada," ungkap Rudy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X