Kronologi Kecelakan Maut di Salatiga, Truk Rem Blong Tewaskan 2 Orang, Sopir Dibonceng Warga Lapor Polisi

Kompas.com - 23/02/2021, 17:41 WIB
Relawan memindahkan kayu yang menimpa Suzuki Carry di Jalan Veteran Salatiga KOMPAS.com/DIAN ADE PERMANARelawan memindahkan kayu yang menimpa Suzuki Carry di Jalan Veteran Salatiga
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Dua orang tewas saat kecelakaan maut terjadi Jalan Veteran Simpang Empat Pasar Sapi Kota Salatiga, Selasa (23/2/2021) sekitar pukul 00.05 WIB.

Korban adalah Suparti (60) dan Dwi Agus (29) warga Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Mereka adalah penumpang Suzuki Carry yang membawa delapan penumpang.

Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan yakni truk Mitsubishi, Suzuki Carry, dan Daihatsu Zebra.

Dua korban tewas karena tertimpa kayu sengon yang diangkut oleh truk.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Salatiga, Berawal dari Sopir Truk Ingin Cari Tempat Makan

Rem truk blong saat keluar tol

Kecelakaan tersebut berawal dari truk yang dikendarai oleh Yugiarto (38) warga Malang. Saat kecelakaan terjadi dia sedang membawa kayu sengon dari Malang dengan tujuaan Pringsurat, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Saat keluar Tol Tingkir ia berniat membeli makan di daerah Salatiha. Namun di ruas jalan menuju Semarang, dia merasa truk yang dikendarainya mengalami rem blong.

"Saya biasa masuk tol dan keluar di Bawen terus ke arah Pringsurat, tapi semalam terasa lapar dan saya ingin makan lalapan di Salatiga hingga keluar di exit tol Tingkir," kata Yugiarto di kantor Satlantas Polres Salatiga, Selasa (22/2/2021).

Baca juga: Rem Blong, Truk Bermuatan Kayu Tabrak Mobil Saat Lampu Merah di Salatiga, Dua Tewas

"Saya sudah berupaya mengocok rem, sempat berhenti total, tapi saat jalan, kembali blong," jelasnya.

Saat melintas di simpang empat Jalan Veteran Pasar Sapi Salatiga, dia melihat ada tiga kendaraan yang berhenti karena lampu merah.

Ia sempat ingin banting setir ke kanan. Namun rencana tersebut ia urungkan karena dari arah berlawanan ada truk trailer.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X