Kompas.com - 20/02/2021, 12:41 WIB
Anggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menjenguk bocah yatim yang dianiaya warga karena dituding hendak mencuri, Jumat (19/2/2021) IstimewaAnggota DPR RI Dedi Mulyadi saat menjenguk bocah yatim yang dianiaya warga karena dituding hendak mencuri, Jumat (19/2/2021)

KARAWANG, KOMPAS.com - Kapolsek Kotabaru Iptu Tata Suhendar menyebut persoalan Rh, bocah 13 tahun yang dipukuli warga lantaran diduga hendak mencuri dikembalikan kepada pihak keluarga.

Sejauh ini pihaknya belum mendapat laporan dari kedua belah pihak.

"Pihak keluarga tidak mempermasalahkan karena menyadari kondisi anak tersebut," ujar Tata dihubungi Kompas.com, Sabtu (20/2/2021).

Tata menyebut pada malam Rabu (17/2/2021), anak tersebut diantar ke Polsek Kotabaru dengan keadaan babak belur.

Oleh anggota kemudian dibersihkan.

Baca juga: Cerita Tragis Youvanry, Tepergok Mencuri dan Tewas Dipukuli Talenan oleh Pemilik Rumah

Panjat pagar warung pukul 02.00 dini hari

Rh, saat itu kedapatan memanjat pagar warung milik warga pada pukul 02.00 WIB dini hari. Namun rekan Rh melarikan diri. Si penilik warung mengaku sudah dua kali kehilangan.

"Karena tidak ada barang (hasil curian) kita serahkan ke RT dimana yang bersangkutan tinggal," ujar Tata.

Persoalan itu menjadi ramai lantaran ada yang mengunggah di facebook dan juga menandai Anggota DPR RI Dedi Mulyadi dan Cellica Nurrachadiana.

"Kemarin Pak Dedi menjeguk dan membiayai pengobatannya. Rh juga akan dipesantrenkan di Cireok," ujar Tata.

Baca juga: Dedi Mulyadi Jenguk Bocah Yatim yang Dihajar Warga karena Panjat Pagar

Dedi Mulyadi minta unsur penganiayaan diusut

Sebelumnya, anggota DPR RI Dedi Mulyadi berharap, Polres Karawang, terutama unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk menindaklanjuti unsur penganiayannya.

"Saya minta unsur penganiayaanya harus segera ditangani. Itu ranahnya kepolisian," kata Dedi saat menjenguk Rh.

Bocah tersebut dihajar warga karena memanjat pagar dan masuk halaman warung.

Dedi mengatakan bocah tersebut berinisial Rh. Ibunya sudah meninggal, sementara ayahnya mengalami gangguan jiwa.

Baca juga: Polisi Telanjur Panjat Pagar Tiga Meter untuk Selamatkan Mahasiswi yang Diculik, Ternyata...

 

Nakal, pernah dikeluarkan dari pesantren

Korban pernah mengenyam pendidikan pesantren di Cikopak, Purwakarta.

Namun karena nakal, ia pun dikeluarkan.

Lalu bocah itu juga pernah ke Indramayu, namun balik lagi ke Purwakarta.

Berdasarkan pengakuannya, kata Dedi, bocah tersebut pulang dari masjid dijemput dua orang anak jalanan yang baru dikenalnya. Penjemputan itu adalah yang kedua kalinya.

Baca juga: Dedi Mulyadi Rukunkan 3 Konflik Keluarga dalam Sebulan

Akan dimasukkan pesantren khusus anak-anak bandel

Kali ini bocah Rh diajak oleh mereka untuk memanjat pagar dan masuk ke halaman warung.

"Dia disangkanya maling, ya digebukin. Lalu diserahkan ke Polsek Kota Baru. Lalu dibawa ke rumah sakit untuk dibersihkan," kata Dedi.

Dedi mengatakan, memang memanjat pagar warung adalah tindakan salah. Tapi anak itu dihakimi adalah perbuatan salah juga.

Karena kasihan, Dedi kemudian menanggung biaya perawatan anak itu di Rumah Sakit Izza Cikampek. Setelah itu, ia akan membawanya ke Cireok untuk direhab.

"Saya sekarang punya pesantren di Cireok, khusus menangani anak-anak bandel," kata Dedi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Regional
Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Jalin Silaturahmi di Ramadhan, Bupati Tulang Bawang Santuni 25 Anak Yatim

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X