Seorang Pengungsi Longsor Nganjuk Positif Covid-19, Satgas: Anak Umur 8 Tahun

Kompas.com - 18/02/2021, 17:31 WIB
Tim SAR mengevakuasi korban tanah longsor di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (16/2/2021). Tim SAR dalam pencarian hari kedua korban tanah longsor berhasil mengevakuasi sedikitnya tiga jenazah korban dan diperkirakan tersisa tujuh korban yang masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa. ANTARA FOTO/Zabur KaruruTim SAR mengevakuasi korban tanah longsor di Ngetos, Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (16/2/2021). Tim SAR dalam pencarian hari kedua korban tanah longsor berhasil mengevakuasi sedikitnya tiga jenazah korban dan diperkirakan tersisa tujuh korban yang masih dalam proses pencarian. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/rwa.

NGANJUK, KOMPAS.com – Seorang pengungsi bencana longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, terkonfirmasi positif Covid-19.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk dr Hendriyanto mengatakan, pengungsi itu merupakan anak berusia delapan tahun.

Baca juga: Penjelasan Majikan: Pariyem Baru 4 Tahun Bekerja, Minta Sendiri Gaji Rp 300.000 Per Bulan

Akan tetapi, Hendriyanto mengaku tak tahu identitas secara terperinci anak tersebut. 

Menurutnya, bocah itu dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes usap bersama belasan pengungsi lain. Tes itu dilakukan setelah ditemukan 14 pengungsi yang reaktif berdasarkan rapid test.

“Kemarin kan Pak Kadinkes (Nganjuk) telepon saya bahwa dari mereka yang reaktif itu ternyata ada satu yang terkonfirmasi anak umur delapan tahun,” kata Hendriyanto sat dikonfirmasi Kompas.com, Kamis (18/2/2021).

Berdasarkan koordinasi awal, bocah delapan tahun ini rencananya dirawat di RSUD Kertosono Kabupaten Nganjuk atau Gedung Balai Budaya Mpu Sendok yang kini menjadi rumah sakit darurat Covid-19.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tapi terus setelah (komunikasi dengan Kadinkes via telepon) itu tidak ada tindak lanjut lagi. Apakah (dirawat) di Mpu Sendok atau masih di rumah saya belum mengikuti itu, belum ada info lagi,” sebut Hendri.

Berdasarkan temuan kasus positif Covid-19 itu, pihaknya akan melakukan tracing kepada para pengungsi dan warga setempat yang diduga kontak erat dengan bocah tersebut.

“Kita tracing untuk mendapatkan perluasan untuk kasus yang lain dari sumber yang 14 (reaktif) ini. Cuma sekarang ini kan puskesmas juga masih sibuk dengan evakuasi (korban longsor) ini juga,” paparnya.

Baca juga: Warga Tuban Borong 176 Mobil Bersamaan, Sutrisno: Biar Viral, Biar Ketemu Sama Pak Presiden

Sebelumnya, bencana longsor menerjang rumah-rumah warga di Dusun Selopuro, Ngetos, Nganjuk, Minggu (14/2/2021). Akibatnya, sepuluh rumah tertimbun longsor dengan jumlah korban tertimbun 21 orang.

Total ada 54 kepala keluarga (KK) terdampak dalam bencana alam ini. Sekitar 186 jiwa terpaksa diungsikan. Lokasi pengungsian salah satunya bertempat di SDN 3 Ngetos.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.