Tiga Pemuda Perkosa Remaja 14 Tahun di Aceh, Korban Awalnya Diajak Jalan-jalan

Kompas.com - 16/02/2021, 18:12 WIB
Tiga pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang ditangkap personel Polres Bener Meriah, Aceh. KOMPAS.com/ IWAN BAHAGIA SPTiga pelaku pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang ditangkap personel Polres Bener Meriah, Aceh.

BENER MERIAH, KOMPAS.com - Tiga pemuda di Bener Meriah, Aceh, ditangkap personel kepolisian setempat, karena diduga memperkosa remaja berusia 14 Tahun.

Menurut Kasubag Humas Polres Bener Meriah, Jufrizal, kasus tersebut diketahui setelah ibu korban melaporkan peristiwa dugaan pemerkosaan ke Sentral Pelayanan Kepolisan Polres Bener Meriah, Senin (15/2/2021).

Awalnya korban dijemput oleh ketiga pelaku dari rumah korban di kecamatan Bandar menggunakan sebuah mobil untuk jalan-jalan dan karaoke.

Baca juga: Kisah Zahra, Siswi SMP Jadi Kuli Bangunan demi Bantu Orangtua dan Adik-adiknya

Kemudian pemerkosaan dilakukan sebanyak dua kali. Pertama dilakukan saat sedang dalam perjalanan ke Takengon, kedua kalinya ketiga pelaku melakukan aksinya secara bergiliran di sebuah gubuk di Kecamatan Permata.

"Saat ini ketiga orang diduga pelaku sudah kita amankan di antaranya AY (21), RW (21) dan RM (20). Ketiga pelaku merupakan warga Kecamatan Permata Kabupaten Bener Meriah, jelas Iptu Jufrizal

Polisi sedang menangani kasus tersebut, dan pelaku sudah ditahan di Mapolres Bener Meriah untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Untuk saat ini kasus Pemerkosaan Terhadap anak dibawah umur tersebut sudah ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bener Meriah," pungkas Iptu Jufrizal.

Baca juga: Rekonstruksi Pembunuhan Siswi SMP di Parit Sawah, Korban Sudah Curiga Pelaku Berbohong Antar Pulang

Kasus pemerkosaan anak di bawah umur

Kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur sudah terjadi tiga kali pada awal 2021, salah satunya kasus di atas. 

Sebelumnya, pada 4 Februari lalu, seorang pria di Bener Meriah, Aceh, berinisial KD (39), ditahan aparat Polres setempat karena diduga perkosa anak yang masih berusia 9 tahun.

Perbuatan KD diketahui kedua orangtua korban setelah mengetahui keluhan sakit yang dialami anaknya pada saat itu.

Berikutnya anak 9 tahun mengalami pemerkosaan oleh seorang duda yang juga seorang Sekretaris Desa di Bener Meriah.

Kasus ini terjadi setelah polisi menerima laporan dari seorang ibu tentang anaknya yang berusia 9 tahun diperkosa oleh seorang pria.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X