Kompas.com - 16/02/2021, 09:58 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/2/2021). Humas Pemprov JabarWakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum saat hadir dalam konferensi pers di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (16/2/2021).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Kota Bogor masih jadi satu-satunya daerah yang masuk kategori daerah risiko tinggi atau zona merah Covid-19.

Hal itu ia sampaikan berdasarkan data terbaru level kewaspadaan Covid-19 di Jabar periode 1-7 Februari 2021.

"Terkait level kewaspadaan, dari data periode 1-7 Februari, terdapat satu daerah zona merah di Jabar, yakni Kota Bogor. Lainnya, terdapat 22 zona oranye (sedang) dan 4 zona kuning (rendah) di Jabar, yakni Kabupaten Sukabumi, Majalengka, Sumedang dan Subang," kata Uu di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/2/2021).

Baca juga: BLT UMKM di Kabupaten Bandung Diduga Disunat hingga Rp 804 Juta

Uu melaporkan, keterisian tempat tidur ruang isolasi di 308 rumah sakit di Jabar mengalami penurunan.

Hingga 14 Februari 2021, tingkat keterisian ruang isolasi atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit berada di angka 58,84 persen, di bawah standar rujukan WHO yakni pada angka 60 persen.

"Alhamdulillah minggu ini hanya 58,84 persen, tetapi ini pun belum sesuai yang diharapkan," ucap Uu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Video Pria Menganiaya Anak di Bandung Viral, Polisi Kejar Pelaku

Kemudian, BOR di pusat isolasi se-Jabar adalah 50,20 persen.

BOR Rumah Sakit Darurat Covid-19 Secapa AD sebesar 31,67 persen.

RS Darurat Stadion Patriot Bekasi sebesar 26,79 persen; dan RS Lapangan Covid-19 Kota Bogor sebesar 85,71 persen.

Dalam sepekan terakhir, Jabar pun menambah tempat tidur ruang isolasi sebanyak 1.286 sebagai antisipasi lonjakan kasus.

 

Angka kesembuhan dan kematian

Selain itu, hingga 14 Februari 2021, case recovery rate (CRR) atau tingkat kesembuhan di Jabar sebesar 84,31 persen, meningkat dari pekan sebelumnya.

Tingkat kematian atau case fatality rate di Jabar hingga 14 Februari 2021 adalah 1,21 persen.

Sementara tingkat kematian secara nasional adalah 2,7 persen.

Angka reproduksi efektif (Rt) di Jabar hingga 10 Februari 2021 adalah 0,39, dengan rata-rata 14 hari terakhir sebesar 1,37.

Kemudian, hingga 14 Februari 2021, tren kepatuhan memakai masker di Jabar sebesar 83,18 persen.

Sementara tren kepatuhan jaga jarak di Jabar adalah 81,38 persen.

"Periode 8 Februari sampai dengan 14 Februari 2021 menunjukkan peningkatan tingkat kepatuhan dalam menggunakan masker. Ada delapan daerah dengan tingkat kepatuhan (memakai masker) di atas 91 persen," ucap Uu.

Adapun 8 daerah yang dimaksud yakni Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabuaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya.

Sementara untuk tingkat kepatuhan dalam menjaga jarak dan menghindari kerumunan selama periode 8-14 Februari 2021, terdapat lima daerah dengan persentase di atas 91 persen.

"Yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Sumedang, Kota Depok, dan Kota Tasikmalaya," kata Uu.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.