Kompas.com - 14/02/2021, 16:50 WIB
Salah seorang guru menunjukkan ruang kelas yang ambruk di MTs Negeri 11 Ciamis, di Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Minggu (14/2/2021). KOMPAS.COM/CANDRA NUGRAHASalah seorang guru menunjukkan ruang kelas yang ambruk di MTs Negeri 11 Ciamis, di Desa Mekarwangi Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis, Minggu (14/2/2021).

CIAMIS, KOMPAS.com - Atap dua kelas di Madrasah Tsanawiyah (MTS) Negeri 11 Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukamantri, Ciamis, Jawa Barat, ambruk pada Sabtu (13/2/2021), pukul 00.00 WIB.

Atap sekolah yang ambruk itu disebabkan tanah bergerak dan daerah tersebut diguyur hujan deras cukup lama.

"Ada pergerakan tanah," kata salah seorang guru MTs Negeri 11 Ciamis, Dodi saat ditemui di kompleks sekolah, Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Mengenal Leni Haini, Mantan Atlet Dayung Jambi yang Viral karena Berencana Menjual Medalinya

Dodi menjelaskan, atap ruangan yang ambruk merupakan ruang perpustakaan dan laboratorium.

Ruangan itu juga biasanya dipakai sebagai ruang kelas VIII.

Menurut Dodi, yang sebenarnya dikhawatirkan ambruk adalah ruang kelas VII A dan VII B.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sebab, sudah terdapat retakan-retakan yang cukup besar di ruang kelas tersebut.

Bahkan, kusen di dalam kelas sudah miring.

"Kelas VII A dan VII B sudah disurvei Kemenag Ciamis pada Januari 2021. Saat itu arahannya (dua kelas) untuk direlokasi," kata Dodi.

Baca juga: Seorang Ibu di Cianjur Baru 1 Jam Diketahui Hamil dan Langsung Melahirkan, Ini Penjelasan Medis

Namun pada Sabtu dini hari, justru ruang perpustakaan dan laboratorium yang ambruk.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.