Ada yang Main Ponsel Saat Isi Bensin, Satu Mobil Terbakar, Petugas SPBU dan 2 Penumpang Jadi Korban

Kompas.com - 10/02/2021, 12:14 WIB
Mobil jenis Carry warna merah dengan plat nomor BG 2993 MA terbakar saat mengisi bensin di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. HANDOUTMobil jenis Carry warna merah dengan plat nomor BG 2993 MA terbakar saat mengisi bensin di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.com - Satu unit mobil jenis Carry warna merah dengan pelat nomor BG 2993 MA mendadak terbakar saat sedang mengisi bensin di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.

Akibat kejadian tersebut, Irfan Soni (22), petugas SPBU; serta dua penumpang mobil yakni Alip (14) dan Adit (13) ikut menjadi korban. Ketiganya mengalami luka bakar lantaran ikut tersulut api yang berasal dari mobil.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlintang Jaya mengatakan, kejadian itu bermula saat mobil yang dikemudikan oleh Nasution (42), warga Talang Jaya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, sedang mengisi premium di SPBU tersebut.

Baca juga: Gunakan Foto Pembeli BBM yang Gunakan Jeriken, 3 Wartawan Gadungan Peras SPBU hingga 10 Juta, Ini Kronologinya

Diduga akibat ada yang main ponsel

Mobil jenis Carry warna merah dengan plat nomor BG 2993 MA terbakar saat mengisi bensin di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.HANDOUT Mobil jenis Carry warna merah dengan plat nomor BG 2993 MA terbakar saat mengisi bensin di SPBU Desa Teluk Kijing III, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Namun, saat korban Irfan Soni yang bertugas sebagai operator mengisi premium ke tangki, mobil itu mendadak terbakar. Alip dan Adit yang duduk di kursi penumpang juga ikut tersulut api.

Kedua remaja itu berhasil selamat setelah keluar dari mobil.

"Dugaannya ada yang masih memainkan handphone saat mengisi bensin sehingga langsung menyambar. Karena sinyal dari HP itu bisa menimbulkan percikan uap saat mengisi BBM," kata Erlintang saat dikonfirmasi, Rabu (100/2/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Erlintang menjelaskan, api berhasil dipadamkan 20 menit kemudian oleh petugas SPBU yang ada di lokasi dengan menggunakan tiga unit alat pemadam.

Baca juga: Sopir Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis gegara Main HP Saat Menyetir

 

Mobil ternyata bertangki modifikasi, polisi curiga

Saat ini, ketiga korban masih dilakukan perawatan di rumah sakit, di mana Irfan mengalami luka bakar 45 persen di bagian pinggang sampai kaki, Alip 20 persen di bagian wajah, dan Adit mengalami luka bakar ringan.

"Mobil ini juga ternyata memiliki tangki tambahan yang dimodifikasi, ini juga masih akan didalami,"ujarnya.

Lokasi SPBU kejadian saat ini telah ditutup sementara oleh pengelola untuk dilakukan olah TKP, sedangkan mobil yang terbakar diamankan sebagai barang bukti.

"Di SPBU juga sudah dipasang police line," jelasnya.

Baca juga: Kronologi Seorang Pria di Deli Serdang Bakar Panti Asuhan, Sakit Hati Ditegur Saat Main HP



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Putus Mata Rantai Penularan Covid-19, Bupati Jekek: Harus Ada Kebijakan Terintegrasi

Regional
Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Antisipasi Penyebaran Hoaks, Pemprov Papua Perkuat Peran Bakohumas

Regional
Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X