Sopir Perempuan Tabrak Keluarga Pengemis gegara Main HP Saat Menyetir

Kompas.com - 26/09/2020, 16:16 WIB
Keluarga pengemis sedang duduk di pinggir jalan belakang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tertabrak mobil sampai sang ibu meninggal dunia, Jumat (25/9/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAKeluarga pengemis sedang duduk di pinggir jalan belakang Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, tertabrak mobil sampai sang ibu meninggal dunia, Jumat (25/9/2020).

TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tasikmalaya, AKP Bayu Tri Nugraha mengatakan, wanita muda berinisial W (29) menabrak keluarga pengemis hingga korban meninggal karena pelaku menyetir sambil memainkan ponsel.

Mobilnya oleng saat pelaku hendak mengambil ponsel yang jatuh ke dashboard.

Akibatnya, pelaku kaget hingga menginjak gas lalu menabrak para korban hingga mobilnya berhenti setelah menubruk pohon di pinggir jalan.

"Penyebab kecelakaan sesuai keterangan sopir karena hilang konsentrasi ketika mengendarai mobil sambil mau mengambil HP yang jatuh ke dashboard. Saat akan mengambil langsung hilang kendali dan menabrak tiga orang perempuan sampai terhenti menabrak pohon di dekatnya. Intinya, ada aktivitas lainnya selain mengemudi," jelas Bayu lewat telepon kepada wartawan, Sabtu (26/9/2020).

Baca juga: Detik-detik Keluarga Pengemis Ditabrak Mobil Saat Gelar Tikar Duduk di Pinggir Jalan

Bayu mengatakan, perempuan itu juga mengaku tak memiliki surat izin mengemudi (SIM) selama membawa mobil.

Sampai hari ini, sopir masih dimintai keterangan dan kasusnya pun masih dalam proses penyelidikan.

"Sopir juga belum memiliki SIM setelah diperiksa. Sopirnya saat ini masih diperiksa oleh petugas," tambah Bayu.

Setelah kejadian ini, Bayu berpesan kepada seluruh pengemudi wajib menaati peraturan lalu lintas saat berkendara dan wajib memiliki SIM.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tak sembarangan berada di pinggir jalan karena sangat membahayakan nyawa sendiri dan orang lain.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi bahwa jalan itu milik umum. Kalau tak hati-hati akan bahayakan nyawa sendiri dan orang lain. Kepada warga atau pejalan kaki kalau mau duduk carilah tempat yang lebih aman," imbaunya.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Baru Lulus STM, Pemuda Ini Gagal Begal Sopir Taksi Online di Solo

Regional
Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Buron Selama 8 Bulan, Pembunuh Wanita Pemandu Lagu Tertangkap

Regional
Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Dua Kakak Kandung Pembunuh Gadis 16 Tahun di Bantaeng Dituntut 12 Tahun dan 6 Tahun Penjara

Regional
Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Jalan Raya, Diduga Korban Tabrak Lari

Regional
Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Jalan Ambles Terjadi di Lintas Penghubung Riau dan Sumbar

Regional
Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Pengibaran 1000 Bendera Merah Putih di Hari Sumpah Pemuda, Merawat Perbedaan

Regional
Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Kemunculan Binatang yang Dikira Beruang Membuat Heboh Warga di Agam

Regional
Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Laporkan Sahbirin Noor ke Bawaslu Kalsel, Denny Indrayana Gandeng Bambang Widjojanto

Regional
Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Sumpah Pengasong untuk Mandiri di Hari Sumpah Pemuda

Regional
Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Video Viral Penumpang Pesawat Berjubel Bandara Makassar Tanpa Protokol Kesehatan, Ini Kata AP 1

Regional
Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Kasus Baru Covid-19 di Kulon Progo Didominasi Kontak Erat Pelaku Perjalanan

Regional
Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Satgas Covid-19 Kota Sorong Tindak 2.735 Pelanggar Kesehatan, Terkumpul Rp 48,3 Juta Denda

Regional
147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

147.000 Kendaraan Tinggalkan Jakarta Saat Menjelang Libur Panjang

Regional
Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Hujan Deras, Atap Sentra Kuliner di Malang Tiba-tiba Roboh

Regional
Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Komunitas Tari Rayakan Ulang Tahun, 18 Orang Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X