Kompas.com - 08/02/2021, 19:53 WIB
Sejumlah petugas kepolisian, Koramil, Pemerintah Kecamatan setempat dan BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap para korban terdampak bencana hidrometeorologi di 8 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (8/2/2021) Dok. IstimewaSejumlah petugas kepolisian, Koramil, Pemerintah Kecamatan setempat dan BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan penanganan dan evakuasi terhadap para korban terdampak bencana hidrometeorologi di 8 kecamatan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin (8/2/2021)

KABUPATEN BOGOR, KOMPAS.com - Banjir dan tanah longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (8/2/2021).

Bencana alam tersebut dipicu intensitas hujan yang tinggi selama sehari penuh.

Hingga Senin sore, jumlah wilayah terdampak banjir dan tanah longsor tersebut sebanyak 8 kecamatan.

Baca juga: Sejumlah Daerah Siaga Satu Banjir, Ridwan Kamil Koordinasikan Penanganan

Adapun delapan kecamatan itu yakni, Kecamatan Babakan Madang, Sukaraja, Citeureup, dan Gunung Putri.

Kemudian, Sukamakmur, Tanjungsari, Megamendung dan Kecamatan Sukajaya.

"Laporan yang kami monitor hingga sore ini, ada 8 kecamatan yang terdampak bencana seperti tanah longsor, pergeseran tanah, dan banjir di komplek perumahan (Villa Nusa Indah) Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri," ujar Kapolres Bogor AKBP Harun, Senin.

Baca juga: Warga di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Sukabumi Terkejut Mendengar Dentuman Keras

Ia menambahkan, selain banjir dan tanah longsor, juga terjadi pergerakan tanah yang mengancam 10 keluarga di Kampung Tapos, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang.

Bencana alam hidrometeorologi tersebut meliputi banjir, tanah longsor dan pergerakan tanah.

Dalam kejadian tanah bergerak, terdapat retakan pada beberapa bagian tembok dan lantai.

Adapun, 10 keluarga yang terdampak telah dievakuasi ke rumah kerabat dan saudaranya di tempat yang lebih aman.

"Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Bogor selama 2 pekan terakhir mengakibatkan terjadinya pergeseran tanah. Ada 10 keluarga yang sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa," ujar dia.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Bangka Belitung.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X