Kompas.com - 08/02/2021, 18:43 WIB
Satpol PP Sumedang merazia pelanggar prokes pada hari terakhir PSBB Proporsional di Alun-alun Sumedang, Senin (8/2/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHSatpol PP Sumedang merazia pelanggar prokes pada hari terakhir PSBB Proporsional di Alun-alun Sumedang, Senin (8/2/2021). AAM AMINULLAH/KOMPAS.com

SUMEDANG, KOMPAS.com - Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional selama dua periode di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, dianggap berhasil.

PSBB proporsional dinilai meningkatkan kesadaran masyarakat untuk patuh pada protokol kesehatan (prokes).

Data dari Satpol PP Kabupaten Sumedang mencatat, selama dua kali pelaksanaan PSBB proporsional, ada sebanyak 3.605 pelanggar terjaring razia.

Baca juga: Densus 88 Tangkap 2 Terduga Teroris di Bangka Belitung.

Total pelanggaran prokes tersebut tercatat sejak 11 Januari 2021 hingga hari terakhir PSBB proporsional, Senin (8/2/2021).

Kepala Bidang Penegakan Perundang-undangan Daerah Satpol PP Kabupaten Sumedang Yan Mahal Rizzal mengatakan, dari total pelanggar tersebut, terkumpul dana Rp 88 juta.

Rizzal menuturkan, total pelanggar pada PSBB proporsional tahap I dibandingkan dengan PSBB tahap II cenderung mengalami penurunan.

Baca juga: Warga di Lokasi Bencana Tanah Bergerak Sukabumi Terkejut Mendengar Dentuman Keras

Pada tahap I tercatat ada 2.253 pelanggar dengan denda terkumpul Rp 55 juta.

Sedangkan pada tahap II, terjaring sebanyak 1.352 pelanggar, dengan total denda terkumpul Rp 33 juta.

"Pelanggar prokes cenderung turun. Ini artinya, masyarakat semakin patuh pada protokol kesehatan," ujar Rizzal di Posko Alun-alun Sumedang, Senin.

Menurut Rizzal, belum diketahui apakah PSBB proporsional akan diperpanjang atau tidak.

Namun, menurut Rizzal, apabila merujuk pada perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri, maka pelaksanaan PSBB akan diperpanjang.

"Tapi terlepas nantinya diperpanjang atau tidak, kami berharap dengan penegakkan disiplin prokes yang telah kami lakukan selama PSBB proporsional, warga jadi lebih patuh dan disiplin menjalankan prokes, sehingga dapat memutus rantai penyebaran Covid-19," kata Rizzal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X