Dukung Gerakan "Jateng di Rumah Saja", Tempat Wisata di Tegal Tutup 2 Hari

Kompas.com - 05/02/2021, 17:17 WIB
Bupati Tegal Umi Azizah meninjau salah satu tempat wisata jelang penutupan untuk mendukung gerakan Jateng di Rumah Saja, Jumat (5/2/2021) (Humas. Pemkab Tegal) KOMPAS.com/Tresno SetiadiBupati Tegal Umi Azizah meninjau salah satu tempat wisata jelang penutupan untuk mendukung gerakan Jateng di Rumah Saja, Jumat (5/2/2021) (Humas. Pemkab Tegal)

TEGAL, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal menutup sementara seluruh tempat wisata selama penerapan gerakan "Jateng di Rumah Saja".

Bupati Tegal Umi Azizah mengungkapkan, keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran Bupati No. 443.5/B.0157 Tahun 2021 yang ditandatangani 5 Februari.

"Pemkab juga meniadakan car free day dan menutup akses jalan menuju Alun-alun Hanggawana Slawi serta menutup sejumlah ruang terbuka publik lainnya," kata Umi kepada wartawan, Jumat (5/2/2021).

Sebelumnya, terdapat rancangan Surat Edaran Bupati Tegal mengenai gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang belum disesuaikan namun sudah terlanjur beredar luas di grup pesan percakapan.

Baca juga: Lagi, Karangan Bunga Protes Jateng di Rumah Saja Dikirim ke Bupati Banyumas

Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Tegal Sri Yuniati mengatakan, jika surat tersebut tidak berlaku.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Surat edaran yang benar dan berlaku adalah yang ditandatangani Bupati Tegal tanggal 5 Februari 2021.

"Rancangan SE Bupati Tegal mengenai gerakan "Jateng di Rumah Saja" yang ditandatangani 4 Februari 2021 itu masih terdapat kekeliruan. Sehingga kami informasikan kepada masyarakat yang berlaku adalah surat edaran yang ditandatangani tanggal 5 Februari ini sebagai acuannya," jelas Yuni.

Yuni mengatakan, jika pada surat edaran sebelumnya atau yang ditandatangani 4 Februari, tidak ada ketentuan untuk menutup minimarket, supermarket dan departement store.

Sebaliknya pada surat yang terbaru dijelaskan Pemkab Tegal menutup seluruh toko modern dan membatasi jam buka toko kelontong sampai dengan pukul 20.00 WIB.

"Tempat kongkow seperti kedai minuman, kafe, angkringan serta warung kopi juga ditutup selama dua hari. Sementara warung makan dan restoran tetap buka hingga pukul 20.00," sambungnya.

Baca juga: Gerakan Jateng di Rumah Saja, Bupati Temanggung: Saya Yakin Masyarakat Patuhi Imbauan

Dia menambahkan, selama pelaksanaan "Jateng di Rumah Saja" akan dilakukan operasi yustisi serentak penegakkan disiplin protokol kesehatan di wilayah Kabupaten Tegal.

"Untuk mencegah timbulnya kerumunan dari aktivitas warga yang sesungguhnya masih bisa ditunda karena bukan aktivitas pokok warga," kata dia.

Operasi yustisi tersebut melibatkan Satpol PP, Kodim 0712/Tegal, Polres Tegal dan instansi terkait lainnya di wilayah Kabupaten Tegal.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X