Video Viral Diduga Oknum Polisi Curi Dompet Pedagang Pasar hingga Hampir Dihajar Warga

Kompas.com - 05/02/2021, 09:52 WIB
Ilustrasi borgol. SHUTTERSTOCKIlustrasi borgol.

NIAS SELATAN, KOMPAS.com – Sebuah video menjadi viral di sejumlah media sosial mengenai seorang oknum diduga polisi yang diduga mencuri dompet seorang pedagang di Pusat Pasar Jepang, Kota Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.

Video yang diunggah di akun YouTube atas nama Channel Umum tersebut telah ditonton sebanyak 13.042 kali sejak ditayangkan pada tanggal 3 Februari 2021.

Video itu ditulis dengan judul "Viral anggota kepolisian Nias Selatan mencuri dompet milik salah satu pedagang pasar".

Dalam video tersebut, terduga oknum polisi bahkan hampir saja dihajar oleh sejumlah orang yang ada di sekitar lokasi kejadian. Beruntung, beberapa ibu berusaha menahan emosi warga setempat.

Terdengar suara keras yang emosional dari ibu pedagang tersebut mengatakan bahwa itu pencurinya dan terduga oknum polisi tersebut masih belum diketahui bernama dan berpangkat apa, serta dari satuan mana.

Baca juga: Polisi Ungkap Ada Ibu Pemberani yang Halangi 3 Pria Keroyok Petugas ATM di Garut

Terlihat terduga oknum polisi meraih tangan ibu pedagang untuk meminta maaf dan menyerahkan dompet berwarna hijau muda ke tangan si ibu pedagang. 

Namun, sejumlah ibu pedagang lainnya menghampiri mereka dan berusaha melerai agar tidak ada penganiayaan.

Si ibu pedagang yang merasa kecurian dompet terus berteriak dan membesarkan suaranya, sembari terus menanyakan tindakan yang diduga oknum polisi tersebut. Namun, sejumlah warga berusaha kembali melerai mereka berdua.

Baca juga: Mesum dengan Oknum Polisi di Ruang Isolasi RSUD Dompu, Perempuan Ini Terinfeksi Covid-19

Hingga video ini semakin beredar, Kompas.com berusaha menghubungi Kapolres Nias Selatan AKBP Arke Furman Ambat baik melalui pesan singkat maupun melalui WhatsApp, tetapi belum ada jawaban.

Kompas.com juga berusaha mendapatkan informasi dari Humas Polres Nias Selatan melalui sejumlah admin akun grup WhatsApp, tetapi belum mendapatkan jawaban pasti mengenai beredarnya video diduga anggota kepolisian Nias Selatan yang mencuri dompet milik salah satu pedagang pasar itu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X