Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/02/2021, 08:27 WIB

BANDUNG BARAT, KOMPAS.com - Pencurian kotak amal masjid semakin marak terjadi selama masa pandemi Covid-19, di Lembang, Bandung Barat. Salah satu masjid di wilayah ini ternyata sudah 20 kali kecurian kotak amal.

Kejadian pencurian pun terekam CCTV masjid yang berlokasi di Kampung Tegal Mantri, Desa Lembang, Kabupaten Bandung Barat.

Kejadian terakhir pencurian kotak amal juga terekam CCTV masjid Jami Nurul Iman.

Baca juga: Fakta 10 Remaja di Pamekasan Curi 18 Kotak Amal untuk Beli Narkoba, Menyasar Masjid hingga SPBU

Ketua RT 03/12 Aang, mengatakan peristiwa terjadi pada Sabtu (30/1/2021) dini hari sekitar pukul 00.37 WIB.

Aksi para pelaku diketahui baru diketahui warga saat hendak shalat Zuhur pada Minggu (31/1/2021).

Menurut dia, saat itu kondisi kotak amal yang ditutup dan dikunci gembok kondisinya sudah rusak.

"Teman saya yang dekat rumah hendak shalat Zuhur melihat kondisi kotak amal sudah terbuka," ujar Aang seperti dikutip dari Tribun Jabar, Senin (1/2/202).

Baca juga: Pencuri Kotak Amal Masjid Ditangkap, Polisi Sempat Perlihatkan Rekaman CCTV ke Istri Pelaku

20 kali terjadi

Aang pun memperlihatkan detik-detik pelaku yang berjumlah tiga orang itu saat mencuri uang di dalam kotak amal.

Kejadian tersebut tidak hanya satu kali saja, menurut Aang. Kejadian serupa sudah puluhan kali terjadi di masjidnya itu.

"Kejadian hilang kotak amal di masjid ini sudah sering lah, hampir 20 kali. Yang terakhir ini, " ucapnya.

Baca juga: Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Tanaman hias juga sering dicuri

Selain kotak amal, kata Aang, di wilayahnya itu sering terjadi pencurian tanaman hias yang kini sedang ramai.

"Selain kotak amal, tanaman hias kaktus di sini sempat pada hilang. sStahun kemarin motor juga hilang di sini, " ujarnya

Ia berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini, sebab masyarakat sudah resah atas aksi pencurian.

"Meskipun enggak seberapa tapi saya ingin pelaku ini bisa ditangkap diduga ini komplotan," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Masjid di Lembang Ini Jadi Langganan Pencurian Kotak Amal, Sudah 20 Kali, Pelaku Tak Juga Tertangkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Pendaftaran SMKN Jateng dan 15 SMK Semi Boarding Dibuka, Catat Tanggalnya!

Regional
Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Wabup Banyuasin Serahkan 1.488 Sertifikat PTSL dan Redistribusi Tanah ke 7 Desa

Regional
Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Tangani Stunting, Walkot Ita Sebut Pemkot Semarang Akan Bangun Daycare

Regional
Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Hadiri Resepsi Puncak Seabad NU di Sidoarjo, Ganjar Tarik Perhatian Ribuan Nahdliyin

Regional
Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Satu Abad NU, Ganjar: NU Punya Banyak Pengalaman dan Kontribusi bagi Pembangunan Bangsa

Regional
Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Bone Bolango Jadi Kabupaten Panutan, Hamim Pou: Kami di Sini Serba Efisien

Regional
Rahasia Satu Abad NU

Rahasia Satu Abad NU

Regional
Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Menteri ATR/BPN Sebut Program PTSL Kota Semarang Terbaik di Indonesia, Walkot Ita Beberkan Rahasianya

Regional
Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Gerakan Memasang Tanda Batas Dinilai Penting untuk Hindarkan Masyarakat dari Konflik Tanah

Regional
Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Ganjar Terlibat Langsung Susun RPD dan RKPD, Bappenas Berikan Apresiasi

Regional
Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Pembangunan Stasiun Pemancar di Maluku Barat Daya Telah Capai 80 Titik Lokasi

Regional
Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Fajar Sadboy dan Cermin Buram Masyarakat Indonesia

Regional
Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Dukung Pelestarian Tenun Bali di Jembrana, Jokowi: Ini Dorong Industri Kreatif Budaya Lokal

Regional
Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Pemkot Semarang dan KPK Ingatkan OPD untuk Kelola PAD secara Tepat dan Maksimal

Regional
Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Respons Banjir Dinar Indah, Walkot Semarang Rencanakan Penghijauan dan Relokasi Permukiman

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.