Kompas.com - 29/01/2021, 10:06 WIB
Evakuasi pasien Covid-19 kabur di depan kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Kamis (28/1/2021). TRIBUNMADURA.COM/WILLY ABRAHAMEvakuasi pasien Covid-19 kabur di depan kantor Bupati Gresik, Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas, Kamis (28/1/2021).

KOMPAS.com - Seorang pasien positif Covid-19 melarikan diri dari RSUD Ibnu Sina Gresik, Jawa Timur.

Beruntung, pelarian pasien yang diketahui sedang hamil itu diketahui petugas rumah sakit dan segera dikembalikan ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun, pasien berinisial S (21) itu dijemput orangtuanya dari lantai 3 gedung ponek ruang Bougenvile rumah sakit.

Baca juga: Tahu Goreng Dikirim ke Lapas via Drive Thru, Saat Diperiksa Mesin X-ray Isinya Ternyata...

Menggunakan kerudung hitam, pasien lantas dibawa kabur ayahnya dengan cara digendong menggunakan kain jarik.

Saat berada di lantai 3, mereka ketahuan petugas keamanan karena masih ada infus yang menempel di tangan pasien.

Baca juga: Ayah, Ibu, dan Anaknya Ditemukan Tewas Sehari Setelah Gelar Tahlilan, Ini Penyebabnya

Drama pengadangan pasien Covid-19 sempat terjadi. Mereka dan petugas keamanan rumah sakit sempat adu mulut.

Tak hanya itu, cairan infus itu lepas, padahal jarum infus masih tertinggal di tangan pasien.

Di depan rumah sakit, mereka berusaha kabur menaiki angkutan umum dari depan rumah sakit.

Petugas keamanan berlari dari IGD untuk memberitahu sopir angkutan umum bahwa itu pasien Covid-19.

Pasien dan ayahnya kemudian berlari dari depan IGD sampai depan kantor Pemkab Gresik.

Satpam dan tim medis berpakaian APD sempat kewalahan mengejar pasien yang didampingi keluarganya tersebut.

Anggota Satpol PP yang berjaga di pos kantor Pemkab Gresik turut membantu petugas keamanan dan tenaga medis yang mengejar.

"Pasiennya perempuan mengeluarkan darah dari tangan," ucap Slamet anggota Satpol PP yang berjaga di Pos depan Kantor Pemda Gresik, dikutip dari Tribunmadura, Kamis (28/1/2021).

Pengejaran ini menarik perhatian para pengendara yang melintas.

Saat petugas keamanan rumah sakit memberitahu bahwa itu pasien Covid-19, tidak ada yang berani mendekat.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X