Angka Kematian Kasus Covid-19 di Jatim Tembus 7.266, Ini Tanggapan Wagub Emil Dardak

Kompas.com - 23/01/2021, 13:25 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak usai menunaikan shalat jumat di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021). KOMPAS.COM/ANDI HARTIKWakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak usai menunaikan shalat jumat di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021).

MALANG, KOMPAS.com - Angka kematian pasien Covid-19 di Jawa Timur masih tinggi. Tercatat, 7.266 pasien Covid-19 meninggal di Jawa Timur hingga Jumat (22/1/2021).

Sementara itu, total kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jawa Timur sebanyak 104.342 orang. Sebanyak 89.143 pasien sembuh dan 7.933 kasus aktif.

Baca juga: Sekda Ungkap Penyebab Kegaduhan ASN Pemkab Jember, Berawal dari Pesan WhatsApp Bupati

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, pihaknya sudah berupaya maksimal untuk menekan angka kematian pasien Covid-19.

Termasuk angka kematian yang terjadi di kalangan tenaga medis.

Bahkan, Emil mengaku sudah berkoordinasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait banyaknya tenaga medis yang terjangkit Covid-19.

"Saya pernah bertanya kepada IDI, begitu ada tenaga medis yang meninggal. Tolong beri tahu apa yang tidak kita lakukan dan dilakukan daerah lain, enggak ada," kata Emil di Masjid Agung Jami Kota Malang, Jumat (22/1/2021).

Emil menambahkan, tenaga medis yang menangani pasien Covid-19 sudah memenuhi standar operasional prosedur.

Baca juga: Wagub Emil Dardak: Kasus Covid-19 di Jatim Melonjak 3 Kali Lipat

Menurutnya, tenaga medis yang rentan tertular Covid-19 adalah yang membuka praktik di luar rumah sakit.

"Kita telah melakukan semua yang terbaik. Artinya dari jam kerja dokter, kemudian mulai APD untuk dokter. Sampai ikatan dokter mengeluarkan surat, meminta karena yang rawan adalah tenaga medis praktik di luar RS," jelasnya.

 

Begitu juga dengan masyarakat umum. Emil mengaku sudah memberikan pelayanan yang maksimal di seluruh fasilitas kesehatan.

"Nah untuk masyarakat bagaimana, artinya bahwa yang pasti kita mencoba menyediakan pelayanan sebaik-baiknya. Dulu hanya ventilator, sekarang ada high flow nasal cannula. Itu adalah terapi yang saturasi oksigennya turun tetapi belum sampai membutuhkan ventilator. Bisa ditangani itu sudah banyak pasien yang membaik," katanya.

Baca juga: Hak Remisi Napi Penyebar Hoaks Mayor Sugeng Dicabut, Tak Bisa Urus Pembebasan Bersyarat

Emil mengatakan, semua sudah dilakukan untuk menekan angka kematian pasien Covid-19. Termasuk dengan menekan terjadinya penularan virus di tengah masyarakat.

"Kita terus menggali apa saja langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk terus menekan angka kematian. Salah satu di hulunya, kurangi penyebaran Covid-19," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X