2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Kompas.com - 20/01/2021, 13:44 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

LOMBOK TIMUR, KOMPAS.com - Dua bocah berinisial HH dan OK masing-masing berumur 7 tahun warga Desa Pengadangan, Lombok Timur, tewas setelah tenggelam saat mandi di sebuah kubangan milik seorang warga setempat, Selasa (19/1/2021)

Kasubag Humas Polres Lotim Iptu L Jaharuddin menyampaikan, kejadiaan bermula saat korban bersama 3 teman lainnya mandi di kubangan sedalam 1,5 meter itu. Namun, setelah beberapa saat, dua korban tersebut menghilang.

"Korban bersama 3 orang temannya, datang ke kubangan air bekas galian milik Amaq Har, dengan maksud untuk mandi, ketika mandi tiba-tiba dua korban menghilang," kata Jaharuddin, saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (20/1/2021).

Karena saat itu kedua korban tidak muncul di permukaan, kemudian salah seorang temannya berinisial  T melaporkan hal itu ke pada warga terdekat.

Baca juga: Mahasiswi yang Tenggelam Ditemukan Tewas di Dasar Air Terjun Kalela, Sumbawa Barat

"Karena takut dan panik kemudian T berlari meminta tolong kepada Ibu Danik yang pada waktu itu sedang berada di dekat TKP," kata Jaharuddin.

Seketika itu juga, Danik meminta tolong kepada Sus untuk mencari anak tersebut.

Mengetahui hal itu, Sus kemudian turun ke kubangan untuk mencari, dan menemukan dua orang anak tersebut di dasar kubangan air.

Saat diangkat dari dasar kolam oleh korban, sudah dalam keadaan tidak bergerak lalu kedua korban dibawa oleh keluarga dan masyarakat ke puskesmas setempat.

Baca juga: Penyanyi Kafe Ini Berhubungan Seks dengan Pelanggan, Ternyata Ada Layanan Prostitusi

Jaharuddin menuturkan, korban meninggal diduga karena tidak bisa berenang, dan kelalaian orangtua dalam menjaga anak.

"Dari keterangan orangtua, korban ini tidak bisa berenang," kata Jahruddin.

Akibat peristiwa tersebut, kedua keluarga korban menerima kejadian ini sebagai kelalaian dan musibah dan tidak akan melaksanakan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Kata Melissa Wanita Perancis yang Menikah dengan Pria Lombok: I Love Him, Dia Ramah...

Regional
Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Berawal dari Panjat Pohon Kelapa, Indra Mampu Luluhkan Hati Melissa Wanita Perancis, Ini Ceritanya

Regional
Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Cerita Bayi Kembar Siam Adam dan Aris, Setahun Dirawat di RS, Sempat Jalani 10 Jam Operasi Pemisahan

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 3 Maret 2021

Regional
Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Tembak Satwa Liar Dilindungi, Pria di NTT Terima Sanksi Adat, Serahkan 5 Ayam hingga Beras 20 Kg

Regional
Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Jadi Penambang karena Pandemi, Suami Istri Ini Tewas Tertimbun Longsor di Tambang Emas Ilegal,

Regional
Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Memburu Mujahidin Indonesia Timur Pimpinan Ali Kalora di Poso, Polisi Sebut Kelompok Sudah Melemah

Regional
Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Cerita Indra Luluhkan Hati Melissa Wanita Asal Perancis, Awalnya Diabaikan, Tetap Chat via Facebook sampai Baper

Regional
Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Bupati Luwu Utara Minta ASN Jadi Garda Terdepan Sukseskan Vaksinasi Covid-19

Regional
Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Belasan Ton Ikan di Danau Batur Mati, Ini Penyebabnya

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Ditangkap, Pelaku Sempat Pura-pura Jadi Pembeli

Regional
Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Cerita Ketua RT Saat Densus 88 Tangkap Terduga Teroris, Senapan Angin Disita

Regional
Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Polisi Akan Panggil Saksi Dugaan Rekayasa Kasus Narkoba Wakil Wali Kota Tegal

Regional
Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Demokrat Jambi Ancam Pecat Kader yang Terlibat GPK-PD, 2 Anggota Terindikasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

[POPULER NUSANTARA] Mantan Bupati Jember Faida Diperiksa Kejari | Warga Suriname Cari Keluarganya di Sleman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X